Foto

Gereja Merah Jadi Salah Satu Landmark Probolinggo

Selasa, 16 Juli 2019 - 16:51 | 102.57k

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Sebagai salah satu landmark, yang menjadi kebanggaan kota, Gereja Merah di Kota Probolinggo, Jawa Timur menjadi destinasi wisata sejarah yang layak dikunjungi.

Terletak di Jalan Suroyo 32 Probolinggo, Gereja yang memiliki nama resmi Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel, Probolinggo ini dibangun pada masa kependudukan VOC di Indonesia, tahun 1862. 

Hal itu bisa dilihat dari tulisan berwarna putih, yang ada di anak tangga saat akan memasuki gereja, dengan tulisan berbahasa  Belanda Gebouwd Anno 1862. Apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia artinya Dibangun Tahun 1862.

Gereja Merah secara keseluruhan dibangun menggunakan struktur berbahan terbuat dari baja, dan dibangun dengan sistem knock down. 

Seluruh bahan-bahannya dibuat di Belanda, diangkut langsung menggunakan kapal menuju Pelabuhan Tanjung Tembaga, dan dirakit kembali setelah sampai di lokasi. 

Dengan segala jejak sejarah yang ada, Gereja Merah sering sekali dikunjungan dari para wisatawan baik domestik atau mancanegara, khususnya wisatawan dari Belanda.

Sejatinya, Gereja Merah di Kota Probolinggo ini dahulunya tidaklah berwarna merah menyala melainkan berwarna putih. Hal tersebut dapat dilihat dari foto di pajang pada dinding ruang pastori gereja. (*)


Fotografer : Adhitya Hendra
Editor : Faizal R Arief
Publisher : Rizal Dani
Reaksi Anda
KOMENTAR

FOTO LAINNYA

TIMES VLOG

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

Bedah Buku: Bincang-bincang Perempuan

28/07/2020 - 12:12

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan

Implementasi Pancasila dalam Dunia Pendidikan
Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?

Pilkada Serentak 2020 di Papua. Sudah Tepatkah Waktunya?
Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil

Ngevlog Bareng Owner Bubur Ayam Abah Odil
Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang

Peduli Kampung Tangguh, Ibu Panglima TNI Bantu Masker Batik untuk Warga di Malang