Advertisement
Peristiwa Daerah

"Penyuluh Pertanian Harus Ikuti Perkembangan Zaman"

Penyuluh pertanian dituntut adaptif dan mengikuti perkembangan zaman. Pernyataan itu disampaikan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDM Kementerian Pertanian, Dr Ir Siti Munifah MSi di hadapan ratusan penyuluh pertanian se-Jawa Timur, Kamis (6/12/2018)

TIMES Indonesia,
"Penyuluh Pertanian Harus Ikuti Perkembangan Zaman"
Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDM Kementerian Pertanian, Dr Ir Siti Munifah MSi saat memberikan arahan kepada ratusan penyuluh pertanian se-Jatim di Aula Sasana Giri Sabha Polbangtan Malang. (FOTO: Ferry/TIMES Indonesia)
A-AA+

MALANG Penyuluh pertanian dituntut adaptif dan mengikuti perkembangan zaman. Pernyataan itu disampaikan Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDM Kementerian Pertanian, Dr Ir Siti Munifah MSi di hadapan ratusan penyuluh pertanian se-Jawa Timur, Kamis (6/12/2018) di Aula Sasana Giri Sabha Polbangtan Malang.

Siti Munifah mengatakan, ada beberapa hal yang mencirikan penyuluh pertanian yang maju dan mengikuti perkembangan zaman, yaitu bekerja cepat serta mampu memanfaatkan teknologi informasi komunikasi dan Ilmu pengetahuan dengan baik.

Advertisement

Siti-Munifah-2.jpg

Dia mencontohkan, dalam hal pemanfaatan teknologi informasi, penyuluh pertanian Indonesia masih kalah dibandingkan negara Asia Tenggara lainnya seperti Thailand, Malaysia, dan Filipina.

"Perlu dilakukan evaluasi dan sharing bersama," ujar perempuan yang pernah menjabat Ketua STPP Malang ini.

BACA JUGA: Ratusan Penyuluh Pertanian Kumpul di Polbangtan Malang, Ada Apa?

Siti Munifah kembali menandaskan pentingnya bagi penyuluh pertanian memiliki kecakapan dalam pemanfaatan teknologi informasi komunikasi dan ilmu pengetahuan dalam upaya memajukan pertanian Indonesia. (*)

Advertisement

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Ferry Agusta Satrio
PenulisFerry Agusta SatrioLulusan Universitas Brawijaya Malang dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Bergabung dengan TIMES Indonesia pada 2015.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia