Indikator
  • USD → IDR Jual: 13,307 • USD → IDR Beli: 13,321
  • EUR → IDR Jual: 15,495 • EUR → IDR Beli: 15,515
  • HKD → IDR Jual: 1,704 • HKD → IDR Beli: 1,706
  • JPY → IDR Jual: 119 • JPY → IDR Beli: 119
  • AUD → IDR Jual: 10,531 • AUD → IDR Beli: 10,548
  • SGD → IDR Jual: 9,754 • SGD → IDR Beli: 9,772
  • Emas Jual → 550,000 • Emas Beli → 528,000
  • Perak Jual → 10,300
  • Update Tanggal 22-07-2017
Hari Kartini

Ini Cerita Tiga Wali Murid saat Jadi Juri Paduan Suara

Home / Ketahanan Informasi / Ini Cerita Tiga Wali Murid saat Jadi Juri Paduan Suara
Ini Cerita Tiga Wali Murid saat Jadi Juri Paduan Suara Lomba Paduan Suara MIM PENA Purbalingga, dalam Peringatan Hari Kartini, Jumat (21/4/2017) (Foto: MIM PENA/TIMES Indonesia)
Ketahanan Informasi Budaya

TIMESINDONESIA, PURBALINGGA – Profesionalitas tiga ibu rumah tangga yang sekaligus wali murid di uji dalam acara Lomba Paduan Suara Peringatan Hari Kartini Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Penaruban (MIM PENA), Kecamatan Kaligondang, Purbalingga, Jawa Tengah.

Ketiganya adalah ibu rumah tangga dengan profesi yang berbeda. Nur Fitriyah dan Indah Permaningsih adalah wiraswasta dan Ari Felsa yang berprofesi sebagai PNS.

Hari-Kartini-MIM-PENA-AqBmYS.jpg

Ari Felsa menceritakan bahwa, sebelumnya ia pernah menjadi juri pada kegiatan yang sama di lingkungan kantornya bekerja dan di kegiatan masyarakat lain.

“Kali ini menjadi pengalaman yang berbeda. Karena yang kita nilai salah satu dari peserta lomba adalah anak kami. Maka disitulah, saya diuji profesionalitasnya,” kata Ari, Jumat (21/4/2017).

Menurut Ari, kegiatan tersebut cukup membuat Ia kagum dengan potensi dan bakat anak-anak. Mulai dari penampilan hingga dirigenya. Dan kegiatan tersebut bisa menjadi media untuk menyalurkan bakat dan prestasi.

Berbeda dengan Ari, menurut Nur Fitriyah dan Indah Permaningsih kegiatan itu menjadi pengalaman kali pertamanya dan cukup menantang.

“Pengalaman yang luar biasa dan cukup membuat bingung dalam penilian. Karena mereka lucu-lucu dan bisa berekspresi dengan baik,” kata Nur Fitriyah bersama Indah Permaningsih.

Sementara itu, Kepala MIM PENA, Siti Nurlaely menambahkan bahwa, meskipun lomba itu bersifat memeriahkan Peringatan Hari Kartini. Namun para juri tetap berusaha menunjukan hasil yang terbaik sebagai contoh bagi  anak-anak.

BACA JUGA : Peringatan Hari Kartini dan Isra Miraj dalam Sehari

“Dan ternyata mereka berharap lomba paduan suara bisa di selenggarakan setiap tahun, dengan membawakan dua lagu yakni lagu Kartini dan Mars Purbalingga,” kata Siti.(*)

Berita Terkait

Komentar

Top
Tim.my.id Wawanita.com satriamedia.com