Wisata

Menikmati Sunset dari Puncak Bukit Paralayang

Minggu, 16 Oktober 2022 - 04:33 | 31.99k
Menikmati Sunset dari Puncak Bukit Paralayang
Pemandangan pantai selatan dari puncak bukit paralayang. (Foto: Totok Hidayat/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Waktu menunjukan pukul 16.00 WIB, saat sekelompok muda - mudi menaiki tangga menuju puncak bukit paralayang. Sampai di puncak mereka langsung mencari spot paling strategis, untuk melihat pantai selatan. Sebelum naik mereka membawa makanan, untuk dinikmati sambil menunggu matahari terbenam atau sunset di pantai selatan

Mendekati waktu matahari tenggelam, jumlah pengunjung yang datang semakin banyak. Memfasilitasi pengunjung untuk dapat menikmati pemandangan dengan nyaman dan aman, pengelola sengaja menyediakan meja dan kursi, di tepi tebing yang berpagar besi. Bahkan bagi pengunjung yang lupa membawa makanan dan minuman tak perlu khawatir karena tersedia warung makan di area puncak bukit. 

Guntoro selaku pengelola puncak bukit paralayang mengaku, pada hari biasa jumlah pengunjung mencapai 400. Pada akhir pekan angka ini dapat meningkat mencapai 1.000. Bahkan pada hari libur mencapai 1.200 pengunjung setiap hari. Sebagian besar pengunjung berasal dari kelompok milenial, meski terdapat juga rombongan keluarga. 

Jauh sebelum dibuka sebagai obyek wisata pada tahun 2017. Puncak bukit paralayang di Kalurahan Giri Cahyo Purwosari Gunung Kidul ini, sudah cukup dikenal masyarakat. Khususnya oleh penggemar olahraga paralayang. Karena menjadi lokasi pusat pelatihan atlet paralayang DIY, sehingga hanya ramai pada saat tertentu saja.

Agar puncak bukit yang berada di timur pantai Parangtritis ini tetap ramai, pengelola berupaya berinovasi dengan konsep wisata yang lain. Salah satunya melihat view pantai pantai selatan yang sangat indah dari atas bukit. Pengelola mengemasnya sebagai paket wisata alam dengan tiket masuk Rp5.000.

Melihat potensi wisatawan yang sangat besar, pengelola sudah mengantisipasi kemungkinan terjadinya penumpukan. Pengelola membuka dua bukit lain menjadi destinasi serupa, yaitu bukit Soka dan Watu Paris yang posisinya juga menghadap pantai selatan. Selain itu pengelola juga membuat spot foto untuk wisatawan.

Wahana paralayang tetap dipertahankan, meski hanya saat cuaca memungkinkan. Langkah ini sebagai bentuk penghargaan untuk kegiatan yang turut mengangkat nama puncak bukti paralayang. Meski dahulu warga lebih sering menyebut dengan puncak bukit watu gupit.

Untuk dapat merasakan terbang dengan paralayang, pengunjung harus merogoh kocek Rp450 Ribu. Dengan durasi 10 menit, landing di pantai parang endog. Bagi pengunjung yang belum berani terbang sendiri, juga dapat melakukan terbang tandem bersama instruktur yang berpengalaman. 

Guntoro mengakui, posisi puncak bukit paralayang yang berbatasan langsung dengan pantai Parangtritis memiliki banyak keuntungan dari sisi promosi. Karena pengunjung pantai Parangtritis dapat melihat secara langsung lokasi puncak bukit paralayang.

"Untuk memasifkan kegiatan promosi, akan dipasang land mark di puncak bukit paralayang," jelas Guntoro, Sabtu (15/10/2022).

Panewu Purwosari Gunungkidul Wahyu Ardi Nugroho, juga mengakui posisi strategis puncak bukit paralayang. Bertolak dari kondisi ini, Kapanewon Purwosari akan menjadikan pintu masuk wisatawan ke Gunung KIdul. Sekaligus magnet bagi obyek wisata lain di wilayah Purwosari.

Setelah wisatawan berkunjung ke puncak bukit paralayang, diharapkan akan berkunjung ke obyek wisata lain. Sebab di Kapanewon Purwosari terdapat beberapa rintisan obyek wisata baru. Diharapkan dapat dibuat paket wisata dengan puncak bukit paralayang sebagai destinasi utama.

Meski belum melakukan perhitungan secara detail. Namun dirinya meyakini kegiatan pariwisata seperti puncak bukit paralayang ini sudah dapat meningkatkan kesejahteraan warga. Agar lebih optimal, terdapat potensi yang harus digarap dengan serius. Seperti budaya, kuliner dan oleh - oleh. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.



Editor : Deasy Mayasari
Publisher : Rizal Dani

TERBARU

KOPI TIMES