Kuliah Umum STKIP PGRI Pacitan Bahas Desain Pembelajaran 3D di Revolusi Industri 4.0
STKIP PGRI Pacitan menggelar kuliah umum bertema 'Desain Pembelajaran 3 Dimensi' di Prodi PGSD STKIP PGRI Pacitan, Jumat (17/5/2024). ...

PACITAN – STKIP PGRI Pacitan menggelar kuliah umum bertema 'Desain Pembelajaran 3 Dimensi' di Prodi PGSD STKIP PGRI Pacitan, Jumat (17/5/2024).
Dalam kuliah umum ini Pengembang Teknologi Pembelajaran P4TK Yogyakarta Urip Wahyono, SSn, MSn, menegaskan bahwa di era Revolusi Industri 4.0 yang serba digital, literasi digital menjadi kunci untuk memanfaatkan internet dengan bijak.
"Era seperti ini kita tidak bisa meninggalkan internet. Cukup melalui medsos untuk komentar tanpa datang ke negara lain," ujar Urip Wahyono.

Menurutnya, internet memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, terutama dalam pembuatan materi pembelajaran. Namun, dengan kemudahan akses informasi melalui internet, literasi digital menjadi krusial untuk memastikan penggunaannya yang bertanggung jawab dan bermanfaat.
Urip Wahyono mencontohkan tingginya penggunaan media sosial di Indonesia.
Berdasarkan data yang ia paparkan, Youtube memiliki 153,12 juta pengguna (88 persen), Whatsapp 146,16 juta (84 persen), Facebook 142,68 juta (82 persen), Instagram 137,46 juta (79 persen), Twitter 97,44 juta (56 persen), Line 87 juta (50 persen), Messenger 87 juta (50 persen) dan Linkedin 60,9 juta pengguna (35 persen).
"Total populasi pengguna media sosial di Indonesia mencapai 174 juta," ungkap Urip Wahyono.
Lebih lanjut, Urip Wahyono mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan kecanggihan teknologi, seperti AI, dalam menciptakan perangkat pembelajaran model video animasi. Namun, ia mengingatkan agar mahasiswa tetap kreatif dan menjunjung tinggi etika dalam penggunaan teknologi.
Kuliah umum ini juga diwarnai dengan praktik pembuatan perangkat pembelajaran model video animasi menggunakan AI oleh para mahasiswa. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses belajar mengajar.
Dalam kesempatan itu, Ketua STKIP PGRI Pacitan Dr. Mukodi memberikan catatan, poin terpenting yang harus dipahami bahwa pembelajaran di era digital seperti ini, guru, tenaga kependidikan dan calon guru di dunia persekolahan harus paham dan menguasai teknologi informatika.
"Hidup di era ini penuh dengan Artificial Intelligence (AI), sehingga AI menjadi tools of teaching and learning," ungkapnya.
Dengan demikian, Mukodi menegaskan kepada para mahasiswa harus mampu memanfaatkan teknologi, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
"Tapi harus diingat, AI ibarat sebuah senjata. Guru yang harus mengendalikan dan menentukan. Bukan AI (senjata) yang menentukan guru (the man behind the gun)," jelasnya.
Kuliah umum di STKIP PGRI Pacitan kali ini juga diselingi tanya-jawab mahasiswa tentang bagaimana memanfaatkan teknologi AI untuk membantu tugas mereka selama kuliah.
"Atas nama pimpinan, kami mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Program Studi PGSD, HMP PGSD dan seluruh panitia yang telah mengemas kegiatan ini dengan baik dan menarik," pungkas Ketua STKIP PGRI Pacitan Dr. Mukodi. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.


