Peristiwa Daerah

Dana Otsus Era Lukas Enembe Rp500 T, Mahfud MD: Rakyatnya Tetap Miskin, Pejabatnya Foya-Foya

Jumat, 23 September 2022 - 21:37 | 25.58k
Dana Otsus Era Lukas Enembe Rp500 T, Mahfud MD: Rakyatnya Tetap Miskin, Pejabatnya Foya-Foya
Menko Polhukam RI Mahfud MD di Unisma Malang. (FOTO: Adhitya Hendra/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Menko Polhukam RI Mahfud MD marah karena negara merasa dirugikan ulah Gubernur Papua Lukas Enembe yang terjerat kasus korupsi.

Mahfud MD menegaskan penegakan hukum pidana korupsi yang melibatkan Gubernur Papua, Lukas Enembe harus ditegakkan dan tidak boleh dipolitisasi.

"Kasus Lukas Enembe sekali lagi saya tegaskan itu adalah kasus hukum bukan kasus politik. Itu adalah atas perintah undang-undang dan aspirasi masyarakat Papua agar Lukas Enembe diproses secara hukum karena indikasi korupsinya sudah cukup secara hukum," tegas Mahfud MD di Malang, Jumat (23/9/2022).

Lukas Enembe ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan bukti awal penerimaan gratifikasi senilai Rp1 miliar.

"Saya jelaskan Rp1 M itu hanya bukti awal yang sudah bisa menjerat dia karena sudah ada siapa yang mentransfer, uangnya dari mana, dan untuk apa. Itu sudah ada. Ketemu," lanjutnya.

Kemudian menyusul dugaan korupsi yang mencapai Rp566 miliar. Lalu pemblokiran uang tunai dari rekening Lukas senilai Rp71 miliar.

"Kita blokir," tegas Mahfud.

Mahfud juga mengatakan, di Papua banyak dilakukan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT). PDTT adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan tujuan khusus, diluar pemeriksaan keuangan dan pemeriksaan kinerja. Termasuk dalam PDTT ini adalah pemeriksaan atas hal-hal lain yang berkaitan dengan keuangan dan pemeriksaan investigatif.

"Nah, yang luar biasa di Papua, dana yang dikeluarkan pemerintah itu selama Otsus jumlahnya Rp1007 triliun. Tidak jadi apa-apa. Rakyatnya tetap miskin. Marah kita ini. Negara nurunkan uang. Rakyatnya miskin kayak gitu. 1007 triliun itu sejak tahun 2001 ada UU Otsus. Sejak jaman pak Lukas Enembe, Rp500 triliun lebih Ndak jadi apa-apa juga. Rakyatnya tetap miskin. Pejabatnya foya-foya," beber Mahfud.

Ia juga mengklarifikasi bahwa ada banyak pembangunan infrastruktur di Papua. Namun pembangunan tersebut merupakan proyek pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR RI.

"Saya sudah cek. Yang dari dana Otsus itu banyak yang dikorupsi seperti ini," imbuhnya.

Jika dilihat perbandingan dana jatah per kepala penduduk dari pemerintah untuk pembangunan Papua, Papua sendiri mendapatkan Rp14.7 juta per kepala penduduk.

Sedangkan Papua Barat mendapatkan Rp10,2 juta per kepala penduduk. Kaltim hanya Rp4,9 juta per kepala, Aceh Rp6,9 juta dan NTT Rp4,2 juta.

"Jadi Papua itu, negara nurunkan banyak sekali tapi rakyatnya tetap gitu-gitu. Jangan main-main, ini negara hukum. Kalau negara ini ingin baik itu hukumnya harus ditegakkan," pungkas Mahfud MD. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Tidak Membersihkan Make Up saat Tidur? Waspadai Risikonya
    Tidak Membersihkan Make Up saat Tidur? Waspadai Risikonya
    03/10/2022 - 01:21
  • Tidur Nyenyak dan Nyaman dengan Langkah Sederhana Ini
    Tidur Nyenyak dan Nyaman dengan Langkah Sederhana Ini
    03/10/2022 - 00:32
  • Komentar Tidak Sopan Terhadap Tragedi Stadion Kanjuruhan, Polres Bantul Pastikan Akun Twitter Polsek Srandakan Diretas
    Komentar Tidak Sopan Terhadap Tragedi Stadion Kanjuruhan, Polres Bantul Pastikan Akun Twitter Polsek Srandakan Diretas
    02/10/2022 - 23:48
  • Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ketum Persedikab Sampaikan Duka untuk Korban
    Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ketum Persedikab Sampaikan Duka untuk Korban
    02/10/2022 - 23:25
  • Hari Batik Nasional, Remaja Kota Kediri Antusias Belajar Canting dan Mewarnai Batik
    Hari Batik Nasional, Remaja Kota Kediri Antusias Belajar Canting dan Mewarnai Batik
    02/10/2022 - 23:11

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    01/10/2022 - 16:19
  • Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    01/10/2022 - 15:14
  • Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    01/10/2022 - 14:00
  • Pancasila Sakti
    Pancasila Sakti
    01/10/2022 - 06:01
  • Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    30/09/2022 - 09:01
  • Dampak Limbah Peternakan
    Dampak Limbah Peternakan
    29/09/2022 - 20:43
  • Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    29/09/2022 - 12:12
  • Konsep Manajemen Dalam Islam
    Konsep Manajemen Dalam Islam
    29/09/2022 - 11:10

KULINER

  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01