Ketahanan Informasi

BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Siap Sukseskan Program 1 Desa 100 Pekerja Rentan

Jumat, 23 September 2022 - 21:42 | 10.83k
BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Siap Sukseskan Program 1 Desa 100 Pekerja Rentan
Kegiatan Optimalisasi Jaminan Sosisal Ketenagakerjaan Bagi Aparatur Pemerintahan Desa, yang digelar Kemendagri dan BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek). (Foto: BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANYUWANGIBPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi (BP Jamsostek Banyuwangi), Jawa Timur, siap mensukseskan gerakan 1 Desa 100 Pekerja Rentan.

Program sosial dengan tujuan memperluas perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja di pedesaan tersebut dinilai sangat penting.

Mengingat, risiko saat melaksanakan tugas atau pekerjaan tidak bisa dihindari oleh siapapun.

Program 1 desa 100 pekerja rentan, merupakan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja pada ekosistem desa. Terkhusus untuk pekerja non Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pekerja rentan seperti pemulung, nelayan, marbot masjid, dan masih banyak lagi lainnya.

“Kami mendukung pemerintah daerah dan pemerintah desa untung mencanangkan Program 1 desa 100 pekerja rentan, supaya dapat menjamin kesejahteraan para pekerja,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi, Eneng Siti Hasanah, Jumat (23/9/2022).

Hal itu selaras dengan yang disampaikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa dalam kegiatan sosialisasi bertajuk Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi Aparatur Pemerintahan Desa di Jakarta, pada Rabu lalu (21/9/2022).

Dalam kesempatan itu, Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri Yusharto Huntoyungo mengimbau kepada pemerintah daerah dan pemerintah desa untuk lekas mencanangkan dan merealisasikan program supaya dapat segera menghadirkan perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) secara lebih merata.

“Pemerintah daerah hingga pemerintah desa diharapkan dapat menyusun dan menetapkan regulasi, serta mengalokasikan anggaran untuk mendukung pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk pekerja non ASN di pemerintahan desa ataupun untuk para pekerja lainnya di wilayahnya masing-masing,” tegas Yusharto.

Imbauan tersebut tak lain dan tak bukan adalah tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 02 Tahun 2021.

Yang membahas terkait optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan, serta perjanjian kerjasama antara Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kemendagri dengan BPJS Ketenagakerjaan Nomor 117/1762/BPD tentang fasilitasi penyelenggaraan program perlindungan Jamsostek bagi pemerintahan desa.

Direktur Kepesertaan BP Jamsostek, Zainudin pun angkat bicara mengenai hal itu. Ia mengapresiasi Ditjen Bina Pemdes Kemendagri atas tindak lanjut yang amat sigap dan tanggap. Selain itu, ia menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk berkolaborasi bersama dengan seluruh Pemerintah Daerah.

“Kami siap sosialisasi manfaat program, agar seluruh perangkat honorer di desa, badan permusyawaratan desa (BPD), serta RT/RW mengetahui arti pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” katanya.

Untuk mempercepat perluasan perlindungan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki skema agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia atau PERISAI namanya.

“PERISAI merupakan pekerja yang bertugas untuk mensosialisasikan sekaligus merekrut pekerja untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mana meliputi program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT) ,” urainya.

Zainudin menyampaikan bahwa PERISAI dapat dikerjasamakan dengan badan usaha milik desa atau BUMDES. Sehingga hal ini dapat serta di gunakan sebagai penambah lapangan pekerjaan sekaligus memberi manfaat perlindungan bagi seluruh masyarakat di pedesaan.

Untuk diketahui, hingga bulan Agustus tahun 2022, 66,51% atau 841 ribu orang Perangkat Desa, 24% atau 73 ribu orang perangkat BPD, dan 14,35% atau 295 ribu orang di tingkat RT/RW telah terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan, yang artinya masih banyak pekerja di pemerintahan desa hingga RT/RW belum memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Zainudin membeberkan data dari BPS, hampir 64 juta orang pekerja berada di pedesaan, dimana 52% di antaranya atau sekitar 33 juta orang bekerja di sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan.

“UUD mengatakan, setiap orang berhak atas jaminan sosial yang memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang bermartabat, hal ini juga telah dipertegas dengan Instruksi Presiden Joko Widodo,” tandasnya.

 Ia berharap bahwa apa yang telah diinstruksikan presiden dan juga respon positif yang dilakukan oleh pemerintah pusat dalam hal ini Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, dapat ditindaklanjuti bersama oleh pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, guna saling bahu membahu menciptakan ekosistem pekerja di desa yang sejahtera. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Tidak Membersihkan Make Up saat Tidur? Waspadai Risikonya
    Tidak Membersihkan Make Up saat Tidur? Waspadai Risikonya
    03/10/2022 - 01:21
  • Tidur Nyenyak dan Nyaman dengan Langkah Sederhana Ini
    Tidur Nyenyak dan Nyaman dengan Langkah Sederhana Ini
    03/10/2022 - 00:32
  • Komentar Tidak Sopan Terhadap Tragedi Stadion Kanjuruhan, Polres Bantul Pastikan Akun Twitter Polsek Srandakan Diretas
    Komentar Tidak Sopan Terhadap Tragedi Stadion Kanjuruhan, Polres Bantul Pastikan Akun Twitter Polsek Srandakan Diretas
    02/10/2022 - 23:48
  • Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ketum Persedikab Sampaikan Duka untuk Korban
    Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ketum Persedikab Sampaikan Duka untuk Korban
    02/10/2022 - 23:25
  • Hari Batik Nasional, Remaja Kota Kediri Antusias Belajar Canting dan Mewarnai Batik
    Hari Batik Nasional, Remaja Kota Kediri Antusias Belajar Canting dan Mewarnai Batik
    02/10/2022 - 23:11

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    01/10/2022 - 16:19
  • Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    01/10/2022 - 15:14
  • Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    01/10/2022 - 14:00
  • Pancasila Sakti
    Pancasila Sakti
    01/10/2022 - 06:01
  • Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    30/09/2022 - 09:01
  • Dampak Limbah Peternakan
    Dampak Limbah Peternakan
    29/09/2022 - 20:43
  • Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    29/09/2022 - 12:12
  • Konsep Manajemen Dalam Islam
    Konsep Manajemen Dalam Islam
    29/09/2022 - 11:10

KULINER

  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01