Peristiwa Daerah

Atet Dedi Handiman: Koperasi dan UMKM Harus Raih Profit

Jumat, 23 September 2022 - 20:17 | 11.62k
Atet Dedi Handiman: Koperasi dan UMKM Harus Raih Profit
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung Atet Dedi Handiman. (Foto: Djarot/TIMES INdonesia)

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Mungkin masih banyak kalangan masyarakat awam yang mengenal koperasi sebagai lembaga yang memberikan solusi keuangan atau simpan panjang. Pandangan seperti tersebut memang tidak ada salahnya. Akan tetapi, tentu akan lebih baik bila kita lebih memahami fungsi koperasi.

“Koperasi itu tidak berbeda dengan Perseroan Terbatas," jelas Atet Dedi Handiman, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung saat berbincang dengan TIMES Indonesia

 Perseroan Terbatas (PT) itu dimiliki oleh satu atau lebih pemegang saham, serta ada pemegang saham mayoritas. Berbeda dengan koperasi yang berdiri atas "kepemilikan" bersama. “Sehingga one man one vote itu berlaku,” kata Atet.

Berbeda bila di PT, lanjutnya, dimana suara pemegang saham akan dominan menentukan arah perusahaan. Sementara, untuk fungsi koperasi, sebetulnya bisa dioptimalkan tidak hanya menyimpan dana dari masyarakat dan mengelolanya. Akan tetapi, juga mengoptimalkan dana tersebut sehingga menjadi berkembang dan memberi keuntungan.

Atet-Dedi-Handiman-2.jpgKepala Dinas Koperasi dan UMKM Atet Dedi Handiman sedang berfoto bersama. (Foto: Dokumen pribadi)

Sampai saat ini, jelas Atet, kebutuhan SDM atau orang yang bisa mengoptimalkan koperasi menjadi usaha yang profit belum banyak. Keterbatasan cara berpikir orang ketika bergelut di koperasi menjadi satu "hal" yang harus mendapatkan solusi.  

“Sebelum menjadi Kadis, saya pun dulu adalah ketua koperasi," ungkapnya.  

Atet dalam setiap diskusi dan pertemuan sering memotivasi orang-orang yang ditemui untuk terlibat dan bahu-membahu di koperasi di daerah sekitarnya masing-masing Harapannya, dengan banyak orang terlibat, akan tersaring orang-orang yang benar-benar menjiwai untuk membesarkan koperasi. 

Koperasi sekarang ini masih didominasi oleh koperasi simpan pinjam, terutama untuk koperasi yang telah lama berdiri. Koperasi yang mengkhususkan pada koperasi produksi itu belum banyak dan kalaupun ada, "hidupnya" belum bisa bertumbuh seperti koperasi Simpan Pinjam. Masyarakat dengan kondisi sekarang, apalagi dengan adanya Undang-Undang Cipta Kerja, semakin dimudahkan dalam perizinan usaha.

“Dulu, untuk pembentukkan sebuah koperasi itu minimal dengan jumlah 20 orang. Sekarang bisa 9 orang termasuk, ketua, sekretaris, dan bendahara,” jelas Atet. 

Harapannya, dengan tidak terlalu ketat pada sektor perizinan, masyarakat termotivasi untuk bisa membuat koperasi dan mengoptimalkan lembaga tersebut untuk usaha di lingkungannya. Misalnya, para perajin sepatu dengan jumlah 9 orang bisa membuat koperasi. Kemudian, menjadikan lembaga koperasi yang didirikan itu untuk kepentingan usahanya di bidang sepatu dan bekerja sama dengan mitra lain untuk kemajuan bersama sama.Dengan cara seperti ini, bila dikerjakan bersungguh-sungguh dan profesional, maka keberadaan koperasi akan memiliki kontribusi positif bagi perekonomian daerahnya.

Koperasinya maju tentu anggota di dalamnya pun turut maju. Pemerintah berharap, segala kendala pendirian usaha, pendidikan keilmuannya, serta jejaring usaha tidak selalu jadi persoalan karena Dinas Koperasi dan UMKM akan memfasilitasi dan mensolusikannya apabila ada kendala. 

Atet-Dedi-Handiman-3.jpgKepala Dinas Koperasi dan UMKM Atet Dedi Handiman sedang memberi sambutan. (Foto: Dokumen pribadi)

Mengenai UMKM, lanjutnya, lokasi PKL binaan di jalan Malabar akan jadi percontohan Food Street Bandung Halal di taman Palkenet. Kawasan ini akan dikenal dengan KHAS, Kawasan Halal dan Sehat. Produk produk PKL tersebut sudah lolos dari sektor kesehatan dan tidak mengandung bahan bahan berbahaya dan sudah diuji oleh Dinas Kesehatan.

“Semoga produk produk PKL tersebut bisa tetap terjaga, sehat dan tidak mengandung bahan bahan berbahaya. Untuk kehalalanya sudah tiga gerai yang lolos,” jelas Atet.  

Untuk kehalalan produk, produk yang mengandung daging itu lebih sulit karena ada asessment lanjutan berbeda dengan produk semisal produk keripik atau berbahan sayur yang lebih cepat proses kehalalannya.

Selanjutnya, mengenai koperasi dan UMKM, kata Atet, aspek pelaku usaha atau koperasi (SDM) adalah yang masih jadi kendala dalam kemajuannya. Banyak keinginan untuk lebih meningkatkan pola pikir yang maju. Apalagi di UMKM, , dengan kondisi penjualan yang salah satunya via online, mengharuskan pelaku usaha harus bisa menguasai digitalisasi marketing atau penjualan via marketplace dimana proses dan penjualan banyak di online,” paparnya.

Sampai sekarang, katanya, Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung selalu memfasilitasi peningkatan keilmuan ataupun kemampuan digital sales dan marketing melalui pelatihan. 

Kemudian terkait, bantuan dari pemerintah, Atet mengatakan bahwa pemberian dana bantuan yang tahun sebelumnya itu sudah direalisasikan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Bandung. “Nah, sisanya yang belum mendapat, datanya dikirim ke pusat dan nanti pusat yang akan menyelesaikannya,” jelas Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    27/09/2022 - 07:03
  • Easy Homemade Recipe for The Popular Korean Potato Cheese Bread
    Easy Homemade Recipe for The Popular Korean Potato Cheese Bread
    27/09/2022 - 03:08
  • Seulgi Red Velvet Siap Debut Solo dengan ‘28 Reasons’
    Seulgi Red Velvet Siap Debut Solo dengan ‘28 Reasons’
    27/09/2022 - 01:31
  • Kaum Julid, Yuk Intip Kekayaan Pimpinan Monarki Inggris Raja Charles III dan Camilla
    Kaum Julid, Yuk Intip Kekayaan Pimpinan Monarki Inggris Raja Charles III dan Camilla
    27/09/2022 - 00:24
  • Wapres KH Ma'ruf Dengarkan Aspirasi Masyarakat Indonesia di Jepang
    Wapres KH Ma'ruf Dengarkan Aspirasi Masyarakat Indonesia di Jepang
    26/09/2022 - 23:06

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    27/09/2022 - 07:03
  • Korupsi Pendidikan Indonesia
    Korupsi Pendidikan Indonesia
    26/09/2022 - 13:16
  • Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    25/09/2022 - 11:17
  • Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    25/09/2022 - 09:13
  • Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    25/09/2022 - 01:29
  • Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    24/09/2022 - 15:32
  • Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    24/09/2022 - 13:37
  • Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    24/09/2022 - 12:34

KULINER

  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01
  • Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    25/09/2022 - 15:42
  • Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    25/09/2022 - 06:39
  • Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    25/09/2022 - 05:01