Politik

Politisi Kritik Pernyataan Luhut Soal Orang Luar Jawa Jangan Maksa Jadi Presiden

Jumat, 23 September 2022 - 19:34 | 19.92k
Politisi Kritik Pernyataan Luhut Soal Orang Luar Jawa Jangan Maksa Jadi Presiden
Luhut Binsar Panjaitan. (FOTO: Facebook Luhut Binsar Panjaitan)
Pewarta: | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sejumlah politisi mengkritik pernyataan Luhut Binsar Panjaitan soal orang luar Jawa jangan memaksakan diri menjadi presiden. Politikus PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno mengkritik pernyataan Luhut tersebut.

Ia menilai, Luhut sangat tak bijaksana dalam pernyataannya tersebut. "Pernyataan kurang bijaksana dan tendensius," ujarnya kepada awak media, Jumat (23/9/2022).

Menurutnya, soal suku sudah harus ditinggalkan dalam konteks kebangsaan. "Dalam mimpi kolektif kita sebagai negara bangsa, persoalan asal usul suku dan wilayah, sudah seyogyanya kita tanggalkan dan tinggalkan," jelasnya.

Justru, lanjut dia, fakta demografi dan sosiologis yang dikhawatirkan Luhut, harus menjadi tantangan dalam program edukasi. "Dan literasi politik dan keadaban demokrasi yang terus kita bangun," ujarnya.

Selain politikus PDI Perjuangan, Fadli Zon juga mengkritik pernyataan Luhut Binsar Panjaitan soal tersebut. Politikus Partai Gerindra itu pun menyinggung soal politik identitas yang selama ini digaungkan pemerintah untuk diperangi.

"Katanya jangan pakai "politik identitas"?" tulis Fadli Zon di akun Twitternya dikutip TIMES Indonesia, Jumat (23/9/2022).

Pernyataan Luhut itu juga mendapat reaksi dari Rizal Ramli. Ekonom senior itu menilai, apa yang dikatakan oleh Luhut adalah tak mendasar dan disesalkan.

"Pernyataan ngasal. Orang luar Jawa susah jadi Presiden karena sistim pemilihan Presiden Indonesia tidak kompetitif, oligapolistik yg sengaja di rekayasa untuk menguntungkan boneka Oligarki. Kalau sistimnya kompetitif tidak ada lagi pembelahan Jawa vs Non-Jawa," tulisnya di akun Instagram @rizalramli.official dikutip TIMES Indonesia, Jumat (23/9/2022).

"Pada masa pergerakan kemerdekaan pertentangan seperti ini tidak pernah terjadi. Sulit dibayangkan peristiwa seperti Sumpah Pemuda 1928 dapat berlangsung apabila para tokoh saat itu membatasi diri dengan dikotomi Jawa-non Jawa," ujarnya.

Sementara itu, pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga mengatakan, pernyataan Luhut tersebut tentu sangat disesalkan.

Kata dia, sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves), tidak seharusnya Luhut menyatakan hal tersebut.

"Sebab, mulai dari UUD hingga peraturan perundangan yang paling rendah tidak ada yang mengatur hal itu," katanya dalam keterangan tertulis kepada TIMES Indonesia.

Karena itu, lanjut dia, pernyataan Luhut itu dapat menjadi pembenaran bagi kelompok tertentu yang memang dari dulu menginginkan orang Jawa yang harus jadi presiden di Indonesia.

Bahkan, kata dia, ada kompok yang beranggapan Indonesia harus dipimpin secara bergantian orang dari Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mereka menilai Jawa Tengah diwakili Mataram dan Jawa Timur diwakili Majapahit.

"Bahkan saat jabatan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan berakhir, sudah terdengar penggantinya akan dari Jawa Tengah. Ketepatan pengganti SBY berasal dari Solo, Jawa Tengah, Joko Widodo," jelasnya.

Pola pikir itu, menurut dia, seharusnya dikikis karena memang tidak sesuai dengan konstitusi Indonesia. Bahkan hal itu bertentangan dengan prinsip bhineka tunggal ika.

"Sebagai pemimpin, Luhut seyogyanya tidak mengangkat hal itu ke publik. Sebab, hal itu dapat menyuburkan etnosentrisme di Indonesia," katanya.

Sebelumnya, Luhut saat berbincang dengan pengamat politik Rocky Gerung di akun YouTube RGTV Channel bicara soal kemungkinan tokoh dari luar Jawa terpilih sebagai Presiden Indonesia.

Menurutnya, orang-orang dari luar Jawa harus sadar diri jika berpikir ingin maju sebagai orang nomor satu di republik ini.

"Apa harus jadi presiden saja kau bisa mengabdi? Harus tahu diri juga lah. Kalau kau bukan orang Jawa," kata Luhut saat berbincang dengan Rocky Gerung.

"Ini bicara antropologi. Kalau Anda bukan orang Jawa dan pemilihan langsung hari ini, saya gak tahu 25 tahun lagi, Uda lupain deh. Gak usah kita memaksakan diri kita, sakit hati," ujarnya lagi. 

Seperti diketahui, sebagian besar Presiden RI berasal dari Pulau Jawa. Mulai Soekarno hingga Joko Widodo. Ada satu yang berasal dari luar Jawa, yakni BJ Habibie yang berasal dari Pare-Pare, Sulawesi Selatan. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Menilik Makam Tua Peninggalan Belanda di Kota Malang
    Menilik Makam Tua Peninggalan Belanda di Kota Malang
    25/09/2022 - 07:25
  • Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    25/09/2022 - 06:39
  • Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    25/09/2022 - 05:01
  • Tips Tolak Harga Teman Pada Temanmu
    Tips Tolak Harga Teman Pada Temanmu
    25/09/2022 - 04:22
  • Yook Sung Jae Gantikan Big Mouse, Drakor The Golden Spoon Langsung Raih Rating Tinggi
    Yook Sung Jae Gantikan Big Mouse, Drakor The Golden Spoon Langsung Raih Rating Tinggi
    25/09/2022 - 02:21

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    25/09/2022 - 01:29
  • Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    24/09/2022 - 15:32
  • Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    24/09/2022 - 13:37
  • Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    24/09/2022 - 12:34
  • Membersihkan Penumpang Gelap Kemerdekaan Pers
    Membersihkan Penumpang Gelap Kemerdekaan Pers
    23/09/2022 - 21:06
  • Eksistensi Pesantren di Tengah Peliknya Persoalan
    Eksistensi Pesantren di Tengah Peliknya Persoalan
    23/09/2022 - 17:21
  • 10 Tahun Tuntas Mengabdi (1)
    10 Tahun Tuntas Mengabdi (1)
    22/09/2022 - 10:54
  • Barisan Penjaga Peradaban di Padepokan Karangtumaritis
    Barisan Penjaga Peradaban di Padepokan Karangtumaritis
    21/09/2022 - 12:22

KULINER

  • Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    25/09/2022 - 06:39
  • Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    25/09/2022 - 05:01
  • Kafe Arumi Java Kraksaan Probolinggo, Tempat Nongkrong Nuansa Kekinian yang Nyaman
    Kafe Arumi Java Kraksaan Probolinggo, Tempat Nongkrong Nuansa Kekinian yang Nyaman
    23/09/2022 - 14:02
  • House of Tjihapit Bandung, Tempat Ngopi yang Unik dan Asyik
    House of Tjihapit Bandung, Tempat Ngopi yang Unik dan Asyik
    22/09/2022 - 16:59
  • Kalian Harus Coba! Soto Qona’ah UIN Malang, Soto Legendaris Harga Merakyat
    Kalian Harus Coba! Soto Qona’ah UIN Malang, Soto Legendaris Harga Merakyat
    22/09/2022 - 07:21