Wisata

Sebelum Ijen Geopark, Berikut 6 Geopark di Indonesia yang Masuk Warisan Dunia UNESCO

Jumat, 23 September 2022 - 14:36 | 18.59k
Sebelum Ijen Geopark, Berikut 6 Geopark di Indonesia yang Masuk Warisan Dunia UNESCO
Kawah Ijen salah satu situs geologi Ijen Geopark yang kini lulus sidang council untuk masuk warisan dunia UNESCO (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Muhammad Iqbal

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGOIjen Geopark sudah dinyatakan lulus sidang di Thailand pada 5 September 2022 lalu untuk masuk dalam warisan dunia UNESCO. Situs geopark ini berada di kawasan Kabupaten Bondowoso dan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Selangkah lagi Ijen Geopark akan menjadi anggota UNESCO Global Geopark (UGG). Yakni hanya menunggu ketuk palu atau legalitas pada Tahun 2023 mendatang.

Beragam kekayaan alam (geosite) mulai Kawah Ijen dan letusan gunung purba di kawasan Ijen, memiliki pemandangan yang eksotis. 

Ditambah kekayaan biologi yakni perkebunan kopi dan hutan pelangi. Serta keindahan budaya turun temurun. Sehingga pantas jika Ijen Geopark masuk warisan dunia UNESCO.

Ada tiga kategori situs yang masuk dalam Ijen Geopark yang kemudian diajukan masuk UGG. Yakni geologi, biologi dan budaya.

Di Kabupaten Bondowoso sendiri ada 16 situs yang masuk di Ijen Geopark dan selangkah lagi bakal menjadi warisan dunia UNESCO.

Adapun rinciannya, situs geologi ada sembilan. Terdiri dari Kawah Ijen atau Blue Fire, Kawah Wurung, Aliran Asam Kalipait, Komplek Mata Air Panas Blawan, Lava Blawan, Air Terjun Gentongan, Aliran Lava Plalangan, Dinding Kaldera Ijen Megasari dan Taman Batu So'on Solor di Kecamatan Cermee.

Situs Biologi terdiri dari Hutan Pelangi dan Kopi Bondowoso. Sementara situs budaya yakni Struktur Gua Butha Sumber Canting, Struktur Gua Butha Cermee, Situs Megalitik Maskuning Kulon, Singo Ulung dan Tari Petik Kopi. 

Perlu anda ketahui, jauh sebelum Ijen Geopark diajukan masuk menjadi anggota UGG. Ternyata ada beberapa geopark di Indonesia yang sudah lebih jadi warisan dunia UNESCO. Apa saja berikut penjelasannya.

Geopark Batur

Geopark Batur ternyata menjadi geopark pertama di Indonesia yang masuk sebagai UNESCO Global Geopark Network. Tepatnya pada Tahun 2012. Serta ditetapkan sebagai anggota UGG pada Tahun 2015 lalu.

Di Geopark Batur yang berada di Pulau Bali, terdapat sejumlah situs warisan alam yang tersebar di kawasan tersebut, yakni di Kecamatan Kintamani dan Kabupaten Batur.

Dikutip dari website resmi Batur Global Geopark, tepatnya pada bulan September 2012, kawasan Kaldera Gunung Batur telah ditetapkan oleh UNESCO sebagai bagian dari anggota jaringan Taman Bumi Global Geopark Network (GGN).

Batur Geopark masuk dalam warisan dunia UNESCO karena keelokan alam, jejak arkeologi dan geologi, serta kekhasan budaya masyarakatnya.

Geopark Pegunungan Sewu

Geopark Pegunungan Sewu sendiri ada di sebuah perbukitan antara Yogyakarta dan Pacitan. Geopark Pegunungan Sewu diakui sebagai anggota UNESCO Global Geopark pada 2015 lalu.

Diberi nama Gunung Sewu karena kawasan yang berbukit-bukit. Yakni sesuai dengan karakteristik kawasannya yang disusun oleh perbukitan. Diperkirakan, di kawasan Gunung Sewu berjumlah sekitar 40.000 bukit.

Kawasan Gunung Sewu mencakup 3 segmen. Segmen bagian barat masuk wilayah Kabupaten Gunungkidul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, bagian tengah dimiliki oleh Kabupaten Wonogiri Provinsi Jawa Tengah, sementara bagian timur masuk dalam wilayah Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur.

Geopark Ciletuh

Geopark Ciletuh merupakan Geopark Nasional Indonesia dan menjadi Geopark Internasional atau Global Geopark Network (GGN) pada Tahun 2018.

Geopark Ciletuh memiliki sejumlah objek wisata menarik. Diantaranya Curug Cimarinjung, Puncak Darma, Panenjoan, Pulau Batik, Penangkaran Tukik dan Penumbangan.

Geopark Rinjani

Geopark Gunung Rinjani menjadi anggota UNESCO Global Geoparks pada 2018 lalu.

Geopark Rinjani sendiri merupakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Kawasan ini mencakup empat wilayah di Pulau Lombok. Diantaranya mulai Kabupaten Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Kabupaten Lombok Timur.

Geopark Danau Toba

Kaldera Toba atau Danau Toba diakui sebagai anggota UNESCO Global Geopark pada Tahun 2020 kemarin.

Dikutip dari situs kemlu.go.id, Kaldera Toba, Provinsi Sumatera Utara terbentuk dari ledakan super volkano 74.000 tahun lalu. Dasar kaldera tersebut dipenuhi dengan air dan menjadi danau terbesar di Indonesia. 

Keindahan Kaldera Toba dan kekayaan budaya yang dimiliki menjadikan Danau Toba sebagai salah satu tujuan wisata andalan Indonesia yang masuk dalam daftar '10 Bali Baru'.

Geopark Belitong

Dikutip dari indonesia.go.id Geopark Belitong ditetapkan sebagai UNESCO Global Geoparks pada Sidang ke-211 Dewan Eksekutif UNESCO yang diselenggarakan secara virtual dan dipimpin dari Paris.

Geopark Belitong berada di Pulau Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel), tanpa menyambangi sejumlah lokasi geosite di sana. Setidaknya ada 17 geosite yang memiliki pesona tersendiri di sekitar Belitung.

Itulah 6 Geopark di Indonesia yang sudah ditetapkan sebagai warisan dunia UNESCO dan masuk sebagai anggota UNESCO Global Geopark Network (GGN).

Sementara untuk Ijen Geopark di Kabupaten Bondowoso dan Banyuwangi masih lulus sidang council dan menunggu peresmian. Bersamaan dengan Ijen Geopark, juga lulus sidang tahun ini Maros Pangkep Geopark. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    07/10/2022 - 21:34
  • Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    07/10/2022 - 21:20
  • BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    07/10/2022 - 20:49
  • Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    07/10/2022 - 20:41
  • Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    07/10/2022 - 20:23

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • 8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    07/10/2022 - 09:34
  • Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    07/10/2022 - 09:02
  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38