Ketahanan Informasi

Tim Ekspedisi Sungai Batanghari Turut Mandi Safar, Tradisi Budaya dari Desa Air Hitam Laut

Kamis, 22 September 2022 - 20:15 | 8.42k
Tim Ekspedisi Sungai Batanghari Turut Mandi Safar, Tradisi Budaya dari Desa Air Hitam Laut
Kegiatan tradisi budaya mandi Safar. (FOTO: dok. Panitia Kegiatan)
Pewarta: | Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Tim Ekspedisi Sungai Batanghari inisiasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang mulai berangkat Agustus lalu dari Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, tiba di Tanjung Jabung Timur, Jambi, Selasa (20/9/2022). 

Tim yang beranggotokan peneliti, akademisi, pegiat budaya, komunitas, dan mahasiswa langsung menuju Pesantren Waii Petu, Desa Air Hitam Laut, Sadu, dan turut dalam tradisi budaya mandi Safar.

Mandi Safar merupakan tradisi masyarakat pesisir laut di Jambi guna membersihkan diri dan terhindar dari bahaya, atau tolak balak. Uniknya, Mandi Safar di Prov Jambi ini dilakukan di pantai dengan air laut bewarna hitam. Adapun warna hitam air laut tersebut terjadi akibat bias warna dari gambut di dasar laut.

Awalnya tradisi Mandi Safar memang hanya dilaksanakan masyarakat di rumah masing-masing. Kemudian diputuskan dilakukan secara serentak menjadi pesta budaya guna menyambung silaturahmi dan menjadi destinasi wisata.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Safril mengatakan, di daerah Air Hitam Laut amat banyak budaya dapat dinikmati dan pesona alam layak dikunjungi sehingga memang sepatutnya menjadi destinasi wisata. 

“Seperti mandi Safar itu murni budaya rutin tahunan. Dilakukan di setiap Hari Rabu di minggu akhir bulan Safar, bermakna yakni untuk mengingat masa lalu, memperbaiki diri ke depannya, hingga menolak bala. Selain itu juga sebagai tradisi mengingatkan kepada kondisi lingkungan,” ujar Safril, dalam keterangannya pada Kamis (22/9/2022).

Oleh sebab itu, Safril menuturkan, momentum Kenduri Swarnabhumi yang sedang diselenggarakan pemerintah daerah setempat sepanjang aliran Sungai Batanghari harus menjadi semangat baru untuk semua pihak bersama-sama menjaga lingkungan.

“Dengan begitu kita akan menghormati para leluhur yang telah menurunkan tradisi peradaban kebudayaan hasil hubungan manusia dengan alam sehingga terbentuk seperti saat ini,” ucap Safril.

Ketua Adat Desa Air Laut Hitam dan Pondok Pesantren Wali Setu KH As’ad Arsyad menceritakan, dulunya tradisi Mandi Safar di Desa Air Hitam Laut hanya terlaksana di masing-masing rumah warga saja. Menjelang Rabu bulan Safar dalam kalendar Islam. 

Arsyad menjabarkan, sudah dikabari ke warga bahwa akan dilaksanakan mandi Safar.

“Masing-masing warga membersihkan diri dengan menyelupkan doa yang ditulis kertas ke dalam bak mandi,” imbuh Arsyad.

Kendati begitu kebiasaan Mandi Safar di rumah pun berubah menjadi mencerbukan diri ke Air Hitam Laut warga mengusulkan kepada Kepala Desa agar dilakukan perubahan cara sekaligus menjadi ajang tamasya bersama.

“Mandi Safar ini bagaikan Lebaran. Maraknya sudah hampir sama dengan Idul Fitri. Jadi masing-masing warga memasak ketupat, opor ayam, ayam bakar, dan lainnya lalu dibawa ke tradisi mandi Safar,” tukas Arsyad.

Dalam kedatangan ke Pesantren Wali Petu, tim Ekspedisi Sungai Batanghari melihat secara langsung para santri menuliskan doa-doa di daun yang akan digunakan untuk mandi Safar. 

Biasanya, nantinya akan dicelupkan ke air lalu dipercikkan kepada pemimpin mereka dengan doa dan bersyukur sebagai tradisi menolak bala.

Ekspedisi Sungai Batanghari mengusung narasi menghubungkan kembali masyarakat dengan lingkungan sungai. Tim ekspedisi Menyusur sungai, merekat ketersambungan warisan budaya Indonesia menjadi bagian dari rangkaian Kenduri Swarnabhumi 2022. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Top 4 Wonders of the Underwater World in Malang
    Top 4 Wonders of the Underwater World in Malang
    02/10/2022 - 04:26
  • Gas Air Mata di Tragedi Stadion Kanjuruhan Langgar Aturan FIFA
    Gas Air Mata di Tragedi Stadion Kanjuruhan Langgar Aturan FIFA
    02/10/2022 - 03:39
  • Berikut Kronologis Tragedi Kanjuruhan dari Pantauan di Lapangan
    Berikut Kronologis Tragedi Kanjuruhan dari Pantauan di Lapangan
    02/10/2022 - 03:18
  • QR Art Batik, Upaya Mr D One Finger Lestarikan Budaya Bangsa
    QR Art Batik, Upaya Mr D One Finger Lestarikan Budaya Bangsa
    02/10/2022 - 03:16
  • Tragedi Stadion Kanjuruhan, Puluhan Aremania Meninggal, LIB Hentikan Liga 1
    Tragedi Stadion Kanjuruhan, Puluhan Aremania Meninggal, LIB Hentikan Liga 1
    02/10/2022 - 03:02

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    01/10/2022 - 16:19
  • Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    01/10/2022 - 15:14
  • Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    01/10/2022 - 14:00
  • Pancasila Sakti
    Pancasila Sakti
    01/10/2022 - 06:01
  • Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    30/09/2022 - 09:01
  • Dampak Limbah Peternakan
    Dampak Limbah Peternakan
    29/09/2022 - 20:43
  • Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    29/09/2022 - 12:12
  • Konsep Manajemen Dalam Islam
    Konsep Manajemen Dalam Islam
    29/09/2022 - 11:10

KULINER

  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01