Hukum dan Kriminal

Kapolda Maluku soal Tak Boleh Salah Tangkap: Kalau Itu Terjadi pada Dirimu Bagaimana?

Kamis, 22 September 2022 - 13:34 | 6.32k
Kapolda Maluku soal Tak Boleh Salah Tangkap: Kalau Itu Terjadi pada Dirimu Bagaimana?
Kapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif. (Foto: Humas Polda Maluku for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, AMBONKapolda Maluku Irjen Pol Lotharia Latif menegaskan, Polri tidak boleh melakukan salah tangkap atau tahan orang yang belum terbukti melakukan kasus tindak pidana.

Penegasan Kapolda Maluku diungkapkan untuk menyikapi adanya tuntutan masyarakat untuk segera mengungkap kasus-kasus dugaan pidana.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang menuntut Polri untuk mengungkap pelaku kejahatan, dan itu medorong kami untuk terus berupaya dalam mengungkap setiap kasus yang terjadi di wilayah hukum Polda Maluku . Tetapi kami juga tidak boleh sampai salah tangkap orang," kata Kapolda Maluku di Mapolda Maluku, Kamis (22/9/2022).

Kapolda Maluku mengatakan sudah banyak kasus yang diungkap dan maju ke pengadilan. Tapi pasti ada juga yang masih terkendala karena harus dipenuhi dengan alat bukti hukum. Hal ini untuk menghindari salah tangkap.

"Yang jelas, Polri melakukan penegakan hukum secara profesional dan proporsional untuk semua lapisan masyarakat di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Terlebih, khusus untuk wilayah hukum Polda Maluku," tegas Kapolda Maluku.

Pengungkapan sebuah kasus pidana, lanjut Kapolda Maluku, harus sesuai dengan aturan dan fakta hukum yang berlaku. Selain itu, harus memenuhi alat bukti hukum untuk menindak setiap pelaku tindak pidana.

"Alat bukti itulah yang nanti harus dipertanggung jawabkan oleh penyidik di sidang pengadilan," ujarnya.

Kapolda Maluku menegaskan, dalam penegakan hukum Polri tidak boleh salah. Pasalnya, bila Polri salah dalam penegakan hukum akan digugat hukum juga oleh masyarakat yang merasa dirugikan.

Kapolda Maluku pun meminta masyarakat agar dapat mengerti dan paham terkait penegakan hukum. 

"Masyarakat harus paham tentang hal ini dan jangan menyederhanakan masalah atau malah bahkan mendorong polisi melanggar aturan hukum," pinta Kapolda Maluku.

Kapolda Maluku mengakui semua orang menginginkan setiap pelaku pidana segera ditangkap. Tapi, penangkapan tidak semudah membalikkan telapak tangan karena harus sesuai dengan alat bukti yang dimiliki.  

"Semua ingin cepat-cepat tangkap orang, tahan orang ini, tahan orang itu, sementara alat bukti yang ada tidak memenuhi unsur pasal yang dipersangkakan. Jadi, harus menahan yang tepat dan mendapatkan alat bukti sehingga tepat sasaran," papar Kapolda Maluku.

Ia menambahkan, prosedur seperti itu yang harus dilakukan Polri dalam setiap menangani kasus. Itu selalu diawasi baik secara internal maupun eksternal.

Selain itu, Kapolda Maluku menyebutkan, dalam setiap penanganan kasus, Polri selalu terbuka untuk masyarakat. Sehingga masyarakat bisa sama-sama melihat penanganan kasus.

"Bahkan bila mau bergabung kita persilakan untuk memberikan informasi dan pentunjuk yang ada. Kalau perlu, ikut gelar bersama penanganan kasus tersebut," terang dia. 

Kapolda Maluku  kembali menegaskan, apabila masyarakat meminta atau memaksa Polri bekerja tanpa dasar hukum dan tidak sesuai aturan yang ada, maka secara tegas Polri akan menolak hal tersebut.

"Kalau tidak sesuai dengan aturan yang digariskan, itu zalim namanya. Bayangkan, kalau sekarang dirimu atau keluargamu ditangkap dan ditahan tanpa alasan hukum yang kuat dan jelas bagaimana perasaan?" tanya Kapolda Maluku.

Ia pun mengajak seluruh lapisan elemen masyarakat untuk bekerja sama dengan Polri secara baik dan benar, yang diatur oleh Undang-undang.

"Mari kita bekerja sama yang baik, pahami aturan hukum sebelum menyampaikan aspirasinya. Ikuti proses penanganan hukum yang dilakukan oleh Polri," tutup Kapolda Maluku. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Merasakan Live Experience Pesta Megah di Hotel Platinum Tunjungan
    Merasakan Live Experience Pesta Megah di Hotel Platinum Tunjungan
    29/09/2022 - 01:25
  • Awas! Ini Bahaya Main HP sebelum Tidur
    Awas! Ini Bahaya Main HP sebelum Tidur
    29/09/2022 - 00:36
  • DKPKP Pangandaran Dapat Bantuan RMU Senilai Rp5 Miliar
    DKPKP Pangandaran Dapat Bantuan RMU Senilai Rp5 Miliar
    28/09/2022 - 23:54
  • Kabupaten Blitar Punya Minuman Olahan Nanas
    Kabupaten Blitar Punya Minuman Olahan Nanas
    28/09/2022 - 23:31
  • RSUD Pandega Pangandaran Gelar Edukasi Melalui Kelas Diabetes
    RSUD Pandega Pangandaran Gelar Edukasi Melalui Kelas Diabetes
    28/09/2022 - 23:01

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Bangunan Soliditas dalam Verifikasi Partai Politik
    Bangunan Soliditas dalam Verifikasi Partai Politik
    28/09/2022 - 14:03
  • Politik Identitas Jujur vs Palsu 
    Politik Identitas Jujur vs Palsu 
    28/09/2022 - 08:44
  • Metamorfosa Asimetris
    Metamorfosa Asimetris
    27/09/2022 - 17:58
  • Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    27/09/2022 - 07:03
  • Korupsi Pendidikan Indonesia
    Korupsi Pendidikan Indonesia
    26/09/2022 - 13:16
  • Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    25/09/2022 - 11:17
  • Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    25/09/2022 - 09:13
  • Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    25/09/2022 - 01:29

KULINER

  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01
  • Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    25/09/2022 - 15:42
  • Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    25/09/2022 - 06:39
  • Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    25/09/2022 - 05:01