Peristiwa Daerah

Disidak DPRD, Proyek Pasar Baru Kota Probolinggo Dinilai Amburadul

Kamis, 22 September 2022 - 17:14 | 22.15k
Disidak DPRD, Proyek Pasar Baru Kota Probolinggo Dinilai Amburadul
Komisi II dan III DPRD Kota Probolinggo sidak melihat progres proyek Pasar Baru. (FOTO: Agus Purwoko/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Muhammad Iqbal

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Komisi II dan III DPRD Kota Probolinggo, akan memanggil sejumlah pihak yang terkait dengan pembangunan revitalisasi Pasar Baru Kota Probolinggo. Sebab, proyek yang menelan anggaran Rp 1,6 miliar tersebut dinilai amburadul.

Hal itu dilakukan, karena komisi gabungan menemukan sejumlah proyek yang diduga tidak sesuai bestek. Selain itu ada ketidakselarasan antara Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) dengan Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), soal bedak atau lapak di Pasar Baru Kota Probolinggo

Dinas PUPR menyebut, bedak yang berdekatan dengan lapak penjual daging itu, untuk pedagang kue. Sedang DKUPP bersikeras akan ditempati pedagang buah. Ketidaksamaan fungsi tersebut terungkap, saat Komisi II dan III DPRD setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Baru Probolinggo, Kamis (22/9/2022) siang. 

Dalam sidak gabungan itu, dewan juga menyayangkan stand atau lapak pedagang buah atau kue yang dibiarkan terbuka tanpa penutup kaca. Selain itu, tempat memajang dagangan yang terbuat dari pelat besi biasa, bukan stanless. 

“Ya harus stanless. Kalau pelat besi biasa kan karaten. Kalau nempel ke buah atau kue, kan bahaya,” ujar Syaiful Rahman.

Komisi-II-dan-III-DPRD-Kota-Probolinggo-a.jpgKepala DKUPP Fitriawati (berkerudung) mendengar arahan ketua Komisi II DPRD Kota Probolinggo, Mukhlas Kurniawan (kanan). (FOTO: Agus Purwoko/TIMES Indonesia)

Wakil rakyat itu juga menemukan ketidaksinkronan antara proyek baru dengan proyek sebelumnya. Peninggalan proyek lama berupa dag yang beralih fungsi sebagai penutup, atap atau langit-langit dibiarkan. Tidak dicat dan masih tampak warna semennya serta tampak kasar alias tidak halus. 

Robit, salah satu anggota Komisi III meminta agar sisa proyek sebelumnya tidak dibiarkan seperti itu. Tetapi diplamir dan dicat putih agar sama dengan proyek pasar saat ini. 

“Masak mau dibiarkan seperti ini, ya jelek. Bawah baru, sedang atas, lama. Kami minta untuk dicat agar nyambung dengan proyek yang baru,” katanya. 

Tak hanya itu, komisi gabungan juga meminta tegel keramik dibongkar. Mengingat, dipasang asal-asalan dan tidak siku. Diduga, keramik yang dipasang campuran, sehingga ukurannya tidak sama.

“Ya, semuanya dibongkar. Karena dipasang asal-asalan. Nat atau harak antar keramik tidak sama. Ini KW 2. Yang dipojok mestinya dipotong miring, sehingga kalau digadukkan, ketemu. Ini kan enggak, akhirnya jadi begini,” ujar Syafiuddin, anggota DPRD dari PKB.

Hal senada juga diungkap ketua Komisi II Mukhlas Kurniawan. Politikus Partai Golkar ini juga meminta, seluruh temuan komisi harus diperbaiki. Bahkan jika perlu dibongkar. Utamanya, saluran air di tempat penjualan ikan dan daging yang tidak ada.

Ia juga meminta talang proyek sebelumnya juga diganti. "Dibedak penjualan kue atau buah, harusnya ditutup dengan kaca,” katanya. 

Terkait perbedaan fungsi, pihaknya masih akan mempertemukan atau mengundang instansi terkait dan seluruh kalangan yang terlibat dalam proyek revitalisasi Pasar Baru tersebut.

Pihaknya akan menggelar rapat dengar pendapat (RDP), hanya saja belum diketahui pasti waktunya. “Akan kami pertemukan. Ya, kami akan menggelar RDP. Semuanya kami undang. RDP gabungan,” katanya. 

Sementara itu, kepala DKUPP, Fitriawati menegaskan, bedak yang dipermasalahkan akan ditempati penjual buah, bukan kue. Ia menyanyakan terjadinya perbedaan fungsi, padahal sebelumnya sudah dirapatkan dengan pihak Dinas PUPR. “Sudah fiks kok. Untuk buah, bukan kue. Sudah kami rapatkan dengan PU,” terangnya. 

Terkait permintaan dewan agar mempertimbangkan jualan buah di dalam pasar yang diprediksi tidak akan laku, dengan alasan masih banyak yang berjualan buah di luaran atau pinggir jalan, Fitri -sapaan akrabnya- masih akan berkoordinasi dengan OPD terkait. “Ya, pak dewan. Terima kasih sarannya. Kami masih akan berkoordinasi,” katanya. 

Sementara perwakilan Dinas PUPR Sunarko mengatakan, pihaknya akan melaksanakan seluruh permintaan atau rekomendasi DPRD seperti, pengecatan atau perbaikan proyek lama.

Pihaknya juga akan mengunci klaster yang dipasang di atas stand, agar tidak ambrol yang dimungkinkan mengenai pengunjung pasar. 

Diketahui, tatakan atau susunan angin-angin dan glasses box tersebut diketahui tidak dikunci oleh Robit Riyanto, anggota komisi III. Ia meminta agar klaster dikunci di sisi kanan-kirinya agar tidak jatuh atau ambrol ketika diterjang angin.

“Ya, kami benahi nanti. Pakai kelebihan anggaran yang tidak dipakai. Kan nilai proyek ini Rp 2 miliar, cuman yang dipakai Rp 1,6 miliar. Ada sisa Rp 400 juta. Itu yang kami pakai,” jelas Sunarko.

Diketahui, proyek Pasar Baru Kota Probolinggo itu sudah dilakukan sejak era Wali Kota Rukmini. Namun hingga kini di era Wali Kota Habib Hadi Zainal Abidin, proyek tersebut tak kunjung rampung. DPRD Kota Probolinggo sampai bolak balik melakukan sidak untuk mengecek progres proyek tersebut. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    07/10/2022 - 21:34
  • Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    07/10/2022 - 21:20
  • BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    07/10/2022 - 20:49
  • Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    07/10/2022 - 20:41
  • Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    07/10/2022 - 20:23

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • 8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    07/10/2022 - 09:34
  • Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    07/10/2022 - 09:02
  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38