Ketahanan Informasi

Prof. Komarudin: UNJ Bentuk Tim Penelaah Untuk Membedah dan Menyempurnakan RUU Sisdiknas

Kamis, 22 September 2022 - 12:42 | 14.54k
Prof. Komarudin: UNJ Bentuk Tim Penelaah Untuk Membedah dan Menyempurnakan RUU Sisdiknas
Seminar Nasional Pendidikan UNJ Dalam Membedah dan Menyempurnakan RUU Sisdiknas. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ditengah polemik Rancangan Undang-Undang Tentang Sistem Pendidikan Nasional (RUUSisdiknas), Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bekerjasama dengan Forum Rektor Indonesia (FRI) turut memfasilitasi polemik tersebut.

Salah satunya melalui kegiatan Seminar Nasional Pendidikan yang mengangkat tema ”Membedah dan Menyempurnakan RUU Sisdiknas”.

Acara yang dilaksanakan pada Kamis, 22 September 2022 di Auditorium Lantai 8, UTC UNJ by Naraya Hotel ini dihadiri oleh pimpinan dilingkungan UNJ dan juga para narasumber serta tamu undangan. Kegiatan ini juga live streaming melalui Zoom dan Chanel Youtube Edura TV UNJ.

Adapun narasumber pada acara ini, antara lain: Syaiful Huda (Ketua Komisi X DPR Republik Indonesia); Anindito Aditono (Kepala BSKAP, Kemdikbudristek Republik Indonesia); Prof. Hafid Abbas (Akademisi & Guru Besar Universitas Negeri Jakarta); Prof. Fasli Jalal (Akademisi & Rektor Universitas Yarsi); Prof. Cecep Darmawan (Akademisi & Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia); Prof. Ilza Mayuni (Akademisi & Guru Besar Universitas Negeri Jakarta); Prof. Muhammad Ali Ramdhani (Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Republik Indonesia); Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd (Ketua Umum PGRI) yang digantikan oleh Sumardiansyah Perdana Kusuma (Ketua Litbang PGRI); Prof. Samsul Rizal (Akademisi & Rektor Univ. Syiah Kuala Periode 2012 – 2022); Dr. Totok Bintoro (Akademisi & Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama UNJ); dan Satriwan Salim (Koordinator Nasional P2G). Pemaparan para narasumber ini dapat ditonton oleh masyarakat pada Chanel Youtube Edura TV UNJ.

Seminar-nasional.jpg

Pada kesempatan acara ini, Prof. Tjitjik Sri Tjahjandarie selaku Plt. Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi yang mewakili Prof. Ir. Nizam selaku Plt. Dirjen Dikti, Kemdikbudristek RI yang berhalangan hadir menyampaikan keynote speaker. Prof. Tjitjik Sri Tjahjandarie menyampaikan bahwa UNJ menjadi role model atas peran perguruan tinggi dalam memfasilitasi polemik suatu kebijakan publik dalam hal ini RUU Sisdiknas yang saat ini sedang hangat menjadi topik pembahasan di publik melalui mimbar akademik ini. RUU Sisdiknas sendiri mengakomodasi perkembangan situasi dan kondisi saat ini dan juga akomodasi keputusan legal oleh Mahkamah Konstitusi terkait 3 undang – undang yang akan diintegrasikan, ungkap Prof. Tjitjik.

Sementara itu menurut Prof. Panut Mulyono selaku Ketua Forum Rektor Indonesia yang dalam kegiatan ini memberikan pengantar seminar menjelaskan bahwa RUU Sisdiknas harus disipkan secara komprehensif dan mengakomodasi argumentatif tidak hanya kesejahteraan guru – dosen tetapi juga pad abidang yg lain di sektor lain sehingga mampu menciptakan SDM yang unggul dan berdaya saing. Forum Rektor Indonesia mengucapkan terima kasih kepada UNJ yang sudah memfasilitasi seminar ini, dan diharapkan acara ini dapat memberikan masukan yang komprehensif dalam rangka penyempurnaan RUU Sisdiknas, ucap Prof. Panut Mulyono.

Kemudian Prof. Komarudin selaku Rektor UNJ dalam sambutannya menjelaskan bahwa UNJ sebagai perguruan tinggi LPTK dan Pokja Pendidikan-MBKM FRI berperan penting dalam mengawal dan merespon isu-isu strategis pendidikan nasional, khususnya isu terkini mengenai RUU Sisdiknas yang masih menuai banyak protes dari publik atau masyarakat. Berangkat dari realitas tersebut, UNJ merespon dengan membuat Tim Penelaah dan Rekomendasi untuk memberikan masukan pada penyempurnaan RUU Sisdiknas. Seminar Nasional Pendidikan hari ini merupakan salah satu langkah konkrit dari Tim Penelaah RUU Sisdiknas yang dibentuk UNJ untuk menghimpun masukan-masukan para akademisi, pemerintah, DPR, dan publik/masyarakat, ucap Prof. Komarudin.

Seminar-nasional-unj.jpg

Prof. Komarudin menambahkan bahwa Tim Penelaah ini juga telah melakukan lokakarya pertama pada 19-20 September lalu dan akan dilanjutkan lokakarya kedua pada 23-25 september mendatang. Dari sisi substantif, setidaknya ada 9 point penting yang menjadi pokok bahasan penelahaan, yaitu:

1. Ketentuan Umum, Landasan, dan Tujuan (Mencerminkan Konsep Dasar dan Landasan Filosofis, Sosiologis, Historis, dan Yuridis);

2. Standar Nasional Pendidikan;

3. Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah;

4. Pendidikan Tinggi;

5. Lembaga Pendidikan Tinggi Kependidikan (LPTK) sebagai Lembaga penghasil guru dan Penyelenggara PPG;

6. Pendidikan VOKASI;

7. Pendidikan Masyarakat - Pendidikan Khusus;

8. Pembiayaan Pendidikan; dan

9. Kesejahteraan Pendidik dan Tenaga Kependidikan.

"Semoga dengan acara seminar nasional pendidikan ini dan Tim Penelaah RUU Sisdiknas yang dibentuk UNJ dapat memberi masukan dan penyempurnaan RUU Sisdiknas, dan nantinya UNJ akan memberikan dokumen masukan RUU Sisdiknas ini ke pihak Kemendikbud Ristek dan DPR RI," tutup Prof. Komarudin. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Tinjau Lokasi Tragedi Stadion Kanjuruhan, Presiden RI: Evaluasi Total Pertandingan
    Tinjau Lokasi Tragedi Stadion Kanjuruhan, Presiden RI: Evaluasi Total Pertandingan
    05/10/2022 - 15:20
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang, Presiden RI Jokowi: Kita Ingin Usut Tuntas
    TGIPF Tragedi Kanjuruhan Malang, Presiden RI Jokowi: Kita Ingin Usut Tuntas
    05/10/2022 - 14:57
  • Operasi Zebra Semeru 2022, 7 Jenis Pelanggaran Jadi Prioritas Target Polres Ponorogo
    Operasi Zebra Semeru 2022, 7 Jenis Pelanggaran Jadi Prioritas Target Polres Ponorogo
    05/10/2022 - 14:35
  • Soal Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ini Pesan Kapten Timnas Indonesia
    Soal Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ini Pesan Kapten Timnas Indonesia
    05/10/2022 - 14:26

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14
  • Bangun Sportifitas Olahraga di Tengah Euforia Usainya Pandemi
    Bangun Sportifitas Olahraga di Tengah Euforia Usainya Pandemi
    04/10/2022 - 00:32
  • Ingatan 30 September,
    Ingatan 30 September, "PKI No dan Komunis Yes"
    03/10/2022 - 17:35
  • Merawat Budaya Leluhur adalah Bagian dari Nasionalisme
    Merawat Budaya Leluhur adalah Bagian dari Nasionalisme
    03/10/2022 - 17:34

KULINER

  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32