Politik

Soal Klaim Pemilu 2024 Curang, Pengamat: Pendapat SBY Akan Sangat Terukur

Kamis, 22 September 2022 - 13:05 | 16.14k
Soal Klaim Pemilu 2024 Curang, Pengamat: Pendapat SBY Akan Sangat Terukur
Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
Pewarta: | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai, kekhawatiran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang adanya indikasi kecurangan pada Pemilu 2024 seyogyanya tidak direspons dengan nada negatif, apalagi sampai menyudutkan.

"SBY bukanlah tipikal responsif yang gegabah menyampaikan pendapatnya. Apalagi hanya menebar rumor, itu bukanlah tipikal SBY," katanya kepada TIMES Indonesia, Kamis (22/9/2022).

Sebagai mantan presiden, jenderal intelektual, dan doktor, lanjut dia, SBY dikenal sosok yang sangat berhati-hati dalam berpendapat. Ia menilai, SBY tak akan menyampaikan pendapatnya yang masih spekulatif.

"Sebagai mantan presiden, tentu ia masih punya akses untuk mendapatkan data yang paling rahasia pun di Indonesia. Karena itu, SBY diyakini mempunyai data terkait adanya indikasi kecurangan Pilpres 2024," ujarnya.

Jadi, menurutnya, kalau SBY berpendapat, apalagi terkait hal yang sensitif seperti indikasi kecurangan Pilpres 2024, tentulah didasari data yang akurat dan sintesa yang komprehensif. "Karena itu, pendapat SBY akan sangat terukur dan dapat dipertanggungjawabkannya," katanya.

Karena itu, kata dia, pendapat SBY seyogyanya dijadikan peringatan dini bagi semua pihak, khususnya yang cinta demokrasi, untuk memelototi proses pencapresan 2024. Dengan begitu, kekhawatiran SBY akan ada kecurangan di Pemilu 2024 dapat dicegah.

Ia juga menilai, pendapat SBY itu tampaknya tidak berkaitan dengan kekhawatiran anaknya Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY tidak laku menjadi capres atau cawapres. SBY hanya ingin memastikan tidak ada skenario untuk memaksakan hanya dua pasangan pada Pilpres 2024.

"Skenario itu memang sudah mencuat sejak lama. Bertebaran rumor yang mengatakan, Demokrat dan PKS, diujung pendaftaran pasangan capres akan ditinggal. Dengan begitu, dua partai tersebut tidak cukup suara untuk mengusung pasangan capres," jelasnya.

"Partai pendukung pemerintah saat ini memang dirumorkan akan mengusung dua pasangan. Satu pasangan memang akan dimenangkan, sementara satu pasangan diciptakan untuk dikalahkan. Rumor ini memang masih perlu diklarifikasi kebenarannya," ujarnya.

Jadi, kata dia, jika khalayak umum saja sudah mendapat rumor tersebut, tentu peluang SBY mendapat data yang akurat akan lebih terbuka. "Karena itu, pendapat SBY bukan untuk dihujat tapi bantahlah kalau itu tidak benar," katanya.

SBY memang sempat menyatakan bakal 'turun gunung' menghadapi Pemilu 2024 nanti. Kata dia, pihaknya mendapat informasi penyelenggaraan pemilu akan curang.

"Para kader, mengapa saya harus turun gunung menghadapi Pemilihan Umum 2024 mendatang?  Saya mendengar, mengetahui, bahwa ada tanda-tanda Pemilu 2024 bisa tidak jujur dan tidak adil," kata SBY saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Tahun 2022 di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Kamis (15/9/2022) lalu.

Tanggapan Mahfud MD

Mahfud-MD-2.jpg

Menkopolhukam Mahfud MD. (FOTO: dok pribadi)

Menkopolhukam Mahfud MD turut menanggapi pernyataan mantan Presiden SBY, soal penyelenggaraan Pemilu 2024 diprediksi bakal terjadi kecurangan tersebut.

"Pemilu pasti diwarnai kecurangan. Pada zaman Pak SBY juga banyak kecurangan. Sebagai hakim MK (mahkamah Konstitusi)  ketika itu saya tahu itu," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Ia menyampaikan, kecurangan pemilu masa SBY bukan dilakukan Pemerintah terhadap parpol, melainkan kecurangan antar-pendukung parpol sebagai kontestan pemilu.

Hal itu lanjut dia, terbukti ketika ada gugatan hasil pemilu ke MK atas hasil perolehan suara yang diperoleh partai lain. "Ada juga yang menggugat karena merasa dicurangi oleh sesama anggota partai," jelasnya.

Ia pun membedakan kecurangan pemilu zaman Orde Baru di bawah pemerintahan Soeharto dengan era reformasi saat ini. Ia menjelaskan, zaman Orba, kecurangan langsung dilakukan oleh penguasa.  "Sekarang curangnya horizontal terjadi antar kelompok rakyat yang sama-sama ikut pemilu," ujarnya.

PDI Perjuangan juga menanggapi pernyataan SBY tersebut. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, sesungguhnya ini bukan pertama kalinya SBY turun gunung. Ia pun meminta SBY untuk tidak memfitnah Presiden Jokowi (Joko Widodo).

"Beliau tidak pernah lagi naik gunung. Jadi,  turun gunungnya Pak SBY sudah lama dan berulang kali. Monggo turun gunung," ujar Hasto dalam keterangan tertulis

"Kalau turun gunungnya itu mau menyebarkan fitnah kepada Pak Jokowi,  maka PDI Perjuangan akan naik gunung agar bisa melihat dengan jelas apa yang akan dilakukan oleh Pak SBY. Sebab,  informasi yang diterima Pak SBY sangat tidak tepat," ujarnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    07/10/2022 - 21:34
  • Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    07/10/2022 - 21:20
  • BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    07/10/2022 - 20:49
  • Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    07/10/2022 - 20:41
  • Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    07/10/2022 - 20:23

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • 8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    07/10/2022 - 09:34
  • Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    07/10/2022 - 09:02
  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38