Wisata

Wisata Sambil Belajar, Inilah 4 Ekowisata di Kabupaten Malang

Kamis, 22 September 2022 - 10:12 | 38.09k
Wisata Sambil Belajar, Inilah 4 Ekowisata di Kabupaten Malang
Ekowisata Boonpring, salah satu Ekowisata di Kabupaten Malang yang menyajikan ratusan Arboretum Bambu. (Foto: Binar Gumilang/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ferry Agusta Satrio

TIMESINDONESIA, MALANG – Potensi ekowisata di Kabupaten Malang sangat beragam. Ekowisata merupakan salah satu kegiatan pariwisata lingkungan yang mengedepankan konservasi, sosial, budaya, ekonomi, pembelajaran dan pendidikan.

Seperti diketahui bersama, Kabupaten Malang memiliki kaya potensi wisata alamnya. Sehingga, ekowisata di Kabupaten Malang juga terus tumbuh dan berkembang.

Dilansir berbagai sumber, banyak bermunculan ekowisata di Kabupaten Malang. Dalam pengembangannya, melibatkan masyarakat desa atau lokal, hingga perguruan tinggi.

Selain itu, ekowisata di Kabupaten Malang bisa terbilang menjadi ikon daerah. Di tempat ekowisata, wisatawan tidak hanya berlibur. Melainkan bisa belajar banyak mengenai potensi yang ada di masing-masing destinasi.

Terlebih ekowisata di Kabupaten Malang memang mengenalkan apa yang menjadi potensi unggulan dari daerah terluas nomor dua di Jawa Timur setelah Banyuwangi itu.

Berikut Destinasi 4 ekowisata di Kabupaten Malang :

1. Ekowisata Boonpring Andeman

Ekowisata-Kabupaten-Malang-2.jpgSuasana ekowisata CMC Tiga Warna yang mengedepankan pelestarian lingkungan dan wisata pantai. (Foto: dok TIMES Indonesia)

Destinasi Ekowisata Boonpring Andeman terletak di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Di tempat ini, disuguhi potensi alam berupa tanaman bambu.

Terdapat ratusan jenis arboretum bambu yang berada di tempat ini. Boonpring Andeman biasa dikenal dengan laboratorium bambu terbesar. Karena sekeliling tempat itu banyak tumbuh berbagai jenis tanaman bambu.

Area ekowisata air Boonpring Andeman seluas 36,8 hektar, sekitar tiga hektare merupakan hamparan hutan bambu. Sedangkan di tengah-tengahnya terdapat danau alami yang bisa digunakan untuk bermain perahu.

Aktivis bermain air lainnya juga bisa dilakukan di tempat tersebut. Selain itu, juga terdapat kolam renang yang bisa digunakan anak-anak untuk bermain air.

Berbagai perguruan tinggi maupun lembaga pendidikan memilih Boonpring Andeman sebagai destinasi utama untuk belajar bambu asli dari Indonesia tersebut.

2. Sumber Maron

Ekowisata-Kabupaten-Malang-3.jpgFasilitas PLTMH yang menjadi andalan di Ekowisata Sumber Maron. (Foto: dok TIMES Indonesia)

Siapa yang tidak kenal dengan wisata Sumber Maron. Obyek wisata di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang ini selalu menjadi jujugan wisatawan untuk bermain air dan susur sungai.

Ternyata, destinasi wisata ini juga menerapkan ekowisata. Karena ada unsur pembelajaran di destinasi wisata tersebut. Potensi ekowisatanya ada PLTMH yang memanfaatkan aliran air dijadikan energi listrik.

Selain sebagai obyek wisata alam, Sumber Maron dijadikan obyek wisata edukasi teknologi untuk pelajar. Untuk mahasiswa juga bisa melakukan kunjungan edukasi ke area ini.

Keberadaan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro atau PLTMH menjadi daya tarik utama untuk wisata edukasi di lokasi ini. Pengunjung mendapat kesempatan untuk mempelajari cara kerja PLTMH dalam memasok listrik untuk empat desa sekitar Sumber maron.

3. CMC Tiga Warna

Clungup Mangrove Conservation Tiga Warna (CMC Tiga Warna) terletak di Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang.

Dilansir melalui situs resmi CMC Tiga Warna, Ekowisata ini dikelola oleh masyarakat lokal Sendang Biru yang tergabung dalam Yayasan Bhakti Alam Sendang Biru. Jumlah masyarakat yang terlibat mencapai 107 orang.

Sebagian besar masyarakat dulunya berprofesi sebagai perambah hutan, nelayan yang menangkap ikan dengan cara yang tidak ramah lngkungan dan pencuri kayu.

Pendekatan dan sosialisasi gencar dilakukan, sehingga terjadi perubahan perilaku. Saat ini mereka dilibatkan sebagai pemandu wisata, penjaga pantai dan lain-lain dalam kegiatan ekowisata.

4. Ekowisata Kebun Kopi Amadanom.

Ekowisata kebun kopi Amadanom terletak di Desa Amadanom, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang. Terletak di bagian Malang Selatan dan akses utama menuju Lumajang.

Destinasi ini merupakan salah satu objek wisata di Kabupaten Malang yang cukup potensial untuk dikembangkan dalam rangka meningkatkan ekonomi lokal.

Selain itu ekowisata ini merupakan ekowisata pertama di Jawa Timur yang dikelola oleh kelompok tani. Sehingga, petani memiliki nilai lebih dalam mengelola destinasi ini.

Di tempat tersebut, wisatawan bisa belajar mengenai bercocok tanam kopi. Hingga mengolah hasil tanaman kopi menjadi serbuk kopi. Karena di tempat itu terdapat alat penggiling kopi layaknya barista.

Kopi Dampit selama ini sudah dikenal secara nasional bahkan hingga Internasional. Karena termasuk dalam Kopi Amstirdam yang menjadi potensi Kabupaten Malang. Sehingga destinasi ini juga menjadi salah satu ikon Ekowisata di Kabupaten Malang. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    07/10/2022 - 21:34
  • Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    07/10/2022 - 21:20
  • BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    07/10/2022 - 20:49
  • Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    07/10/2022 - 20:41
  • Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    07/10/2022 - 20:23

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • 8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    07/10/2022 - 09:34
  • Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    07/10/2022 - 09:02
  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38