Ketahanan Informasi

Sosialisasi Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor, Alimin: Jangan Biarkan Kendaraan Kita Bodong

Rabu, 21 September 2022 - 21:59 | 10.68k
Sosialisasi Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor, Alimin: Jangan Biarkan Kendaraan Kita Bodong
Suasana talkshow, di Edelweiss Ballroom Hotel Dafam Cilacap, Rabu (21/9/2022) (FOTO: Estanto Prima Yuniarto/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, CILACAP – DPRD Jateng bersama Bapenda Provinsi Jawa Tengah menggelar roadshow 'Sosialisasi Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor' di seluruh kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Di Kabupaten Cilacap, gelaran tersebut diselenggarakan di Edelweiss Ballroom Hotel Dafam Cilacap, Rabu (21/9/2022), dan merupakan gelaran terakhir.

Acara dikemas secara talkshow dengan moderator Diana, penyiar Satelit TV Banyumas.

Adapun narasumber talkshow yaitu Sekda Cilacap Awaluddin Muuri, Kepala Bidang Pajak Bapenda Provinsi Jawa Tengah Danang Wicaksono, Kasatlantas Polres Cilacap AKP Muhammad Salman Farizi Putera, Kepala Jasa Raharja Perwakilan Banyumas R Harry Prabowo, Kepala BPPKAD Kabupaten Cilacap Warsono, dan Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Hariyanto Baharuddin.

Acara diawali dengan karnaval musik kentongan dari Kantor Samsat Cilacap, Air Mancur kompleks Alun-alun Cilacap, Hotel Dafam Cilacap yang membawakan lagu-lagu parodi 'Ojo Dibodongke' dan 'Pokoke Pajek'.

Hadir Bupati Cilacap yang diwakili Sekda Awaluddin Muuri dan memberikan sambutan serta membuka acara secara resmi.

Tema yang diusung adalah 'Wong Cilacap Motore Aja Ngasi Bodong, Bangga Berplat R Cilacap Atas Namane Dewek, Wani Numpaki Wani Majeki'.

Acara ini merupakan sosialisasi kepada masyarakat terhadap hal-hal yang krusial yaitu pemberlakuan Pasal 74 UU No 22 Tahun 2009, bahwa kendaraan yang mati STNK terlambat pajak selama 2 tahun dapat dicabut/dihapus registrasinya, dan tidak dapat didaftarkan ulang alias bodong selawase (tidak ada surat-suratnya).

Juga masyarakat yang memiliki kendaraan belum atas nama sendiri karena terkendala biaya balik nama, terlebih di masa pandemi Covid-19 pendapatan masyarakat menurun, sehingga banyak yang menunda membayar pajak.

Sehingga tunggakan pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Cilacap hingga 31 Agustus 2022 terungkap jumlah tunggakan sampai dengan 5 tahun total 166.517 objek dengan nilai Rp 80.845.007.200.

Sedangkan jumlah tunggakan yang mati STNK 2 tahun terlambat pajak (potensi menjadi bodong) adalah 175.557 kendaraan dengan nilai tunggakan pajak Rp 20,05 miliar.

Sementara yang tertib membayar pajak sebanyak 326.236 kendaraan bermotor senilai Rp 131.279.508.500, BBNKB sebanyak 26.163 kendaraan bermotor baru senilai Rp 73.060.479.000.

Adapun target tahun 2022 ini pajak kendaraan bermotor sebesar Rp 222.579.099.000 dan sampai bulan Agustus 2022 tercapai ± 59%.

BBNKB sebesar Rp 134.688.030.000, sampai dengann Agustus 2022 tarcapai ± 54 %.

Masyarakat yang terkendala biaya BBNKB II dan denda pajak tentu berpotensi menjadi bodong, karena bila belum atas nama sendiri tidak akan mendapat surat peringatan di mana dikirim sesuai data adalah pemilik lama.

Untuk menghindari hal tersebut, Gubernur Jawa Tengah dengan Pergub No 23 Tahun 2022 memberikan relaksasi berupa
pembebasan BBN II hingga 22 Desember 2022 agar masyarakat segera balik nama, sehingga kendaraan berplat R Cilacap atas namanya sendiri.

"Jika ada pertanyaan dan lain-lain serta nama alamat yang bersangkutan terkomunikasi dengan baik," kata Kepala UPPD-Samsat Cilacap Alimin Supriyatno.

Terkait pembebasan denda pajak, SWDKLJJ, dan pokok pajak tahun kelima, sehingga penunggak pajak yang lebih dari 5 tahun bisa menghidupkan kembali STNK-nya, dan hanya membayar pokok pajak tahun lalu maksimal 4 tahun dan tahun berjalan saja.

Ketentuan ini berlaku hingga 22 November 2022.

Relaksasi terakhir ini agar dimanfaatkan masyarakat Cilacap, karena setelah ini akan benar-benar diterapkan penghapusan registrasi kendaraan bermotor yang mati STNK terlambat pajak selama 2 tahun tanpa kecuali.

"Sehingga akan merugikan, karena kendaraan tidak dapat dijalankan lagi dan nilai asetnya turun drastis, tidak lagi menopang proses produktivitas masyarakat," ujar Alimin.

Guna melayani kebutuhan pelayanan masyarakat, UPPD-Samsat Cilacap membuka layanan pagi, siang, dan malam.

"Bahkan, hari Minggu kita layani di titik-titik layanan yang sudah kami tentukan," tandasnya.

Untuk layanan selain pajak ulang tahunan bisa dilayani di Samsat Induk atau Samsat Pembatu sesuai domisili.

Bagi hasil pajak daerah Provinsi Jawa Tengah kepada Pemerintah Kabupaten Cilacap pada tahun 2021 dengan target Rp 233.409.947.000 terealisasi sebesar Rp 296.952.716.456 (105,80%) dan tahun 2022 dengan target Rp 269.544.779.000 sampai dengan 31 Agustus 2022 terealisasi sebesar Rp 148.842.597.049 (55.22%).

Kepada awak media, Alimin mengatakan bahwa Korlantas jaga komitmen. Dan penerapan Pasal 74 UU No 22 Tahun 2009 akan segera dilakukan.

"Supaya masyarakat Cilacap tidak mengalami pembodongan, segera balik nama. Kalau masih plat non Cilacap segera balik nama, mumpung gratis sampai tanggal 22 Desember 2022. Kalau sudah atas nama sendiri, kalau ada apa-apa, ada komunikasi, ada pemberitahuan pasti langsung ke kita. Kalau belum atas nama sendiri, mau memberitahu kan ke orang lain. Kita menanggung risikonya," ucapnya.

Dia menandaskan, pihaknya meminta masyarakat untuk memanfaatkan Pergub No 23 Tahun 2022 yang berpihak kepada masyarakat. Menurutnya, pemutihan untuk membahagiakan masyarakat.

Kasatlantas Polres Cilacap AKP Muhammad Salman Farizi Putera menyatakan untuk plat luar Cilacap tidak ada aturan yang jelas, nanti akan dibicarakan dengan pimpinan.

Disinggung nasib kendaraan bodong, menurut Alimin hal itu tidak bisa dijadikan apa-apa lagi karena kendaraan itu tanpa registrasi yang jelas.

Sedangkan Ketua Komisi C DPRD Provinsi Jawa Tengah Bambang Hariyanto Baharuddin menyatakan kegiatan ini konteksnya
untuk kesadaran kolektif masyarakat bagaimana pentingnya membayar pajak.

"Konteks kemandirian keuangan daerah. Hingga saat ini masih dari pajak kendaraan bermotor. Belum ada kesadaran kolektif di masyarakat membayar pajak," kata Bambang.

Dan masyarakat menilai pajak itu take and give. Padahal pajak bukan take and give, seperti membayar saja ditawar rendah.

Sebenarnya, imbuh dia, secara tidak langsung kita menerima sesuatu itu dari pajak. Juga fasilitas yang diberikan pemerintah itu juga bersumber dari pajak. Dan perwujudan kecintaan kita kepada negara, salah satunya dari pajak. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    07/10/2022 - 20:49
  • Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    07/10/2022 - 20:41
  • Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    07/10/2022 - 20:23
  • DPRD Lombok Utara Minta Pemkab Lombok Utara Segera Tuntaskan Aspirasi Masyarakat
    DPRD Lombok Utara Minta Pemkab Lombok Utara Segera Tuntaskan Aspirasi Masyarakat
    07/10/2022 - 20:16
  • Bupati Jombang: Grebeg Tahu Jadi Icon Kebanggaan
    Bupati Jombang: Grebeg Tahu Jadi Icon Kebanggaan
    07/10/2022 - 20:09

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • 8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    07/10/2022 - 09:34
  • Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    07/10/2022 - 09:02
  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38