Pemerintahan

Bupati Bandung Sampaikan Aspirasi Non ASN Pemkab Bandung

Rabu, 21 September 2022 - 20:01 | 21.93k
Bupati Bandung Sampaikan Aspirasi Non ASN Pemkab Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyalurkan aspirasi pegawai non ASN Kab Bandung terkait isu penghapusan tenaga non ASN saat Rakor APKASI Kemenpan RB di Jakarta, (21/9/2022). (Foto: Diskominfo for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, BANDUNGBupati Bandung Dadang Supriatna menyalurkan aspirasi pegawai non ASN Kabupaten Bandung terkait isu penghapusan tenaga non Aparatur Sipil Negara (ASN) pada November mendatang. Hal ini disampaikan melalui pertemuan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi).

Bupati Bandung berharap, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dapat memperhitungkan dan mempertimbangkan jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dibutuhkan di setiap daerah.

“Setiap daerah harus memiliki roadmap kebutuhan ideal PNS-nya. Sehingga tidak ada degradasi dan kekurangan serta kekosongan pegawai untuk pelayanan ke masyarakat,” ucap Bupati Bandung saat Rapat Koordinasi (Rakor) APKASI Kemenpan RB di Puri Agung Convention Hall, Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, (21/9/2022).

Bupati Bandung Dadang Supriatna menyebut jumlah ideal ASN di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung sesuai peta jabatan, lanjut bupati, mencapai 34 ribu orang.

“Saat ini Pemkab Bandung memiliki 13 ribu eksisting PNS, honorer sebanyak 11 ribu dan 2.000 PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja). Berarti kurang sekitar 8.000. Belum lagi jumlah PNS yang pensiun setiap tahunnya mencapai 1.500 orang,” ungkap bupati yang akrab disapa Kang DS itu.

Bupati-Bandung-Dadang-Supriatna-b.jpg

Pada kesempatan itu, Kang DS juga menyoroti proses rekrutmen pegawai non ASN. Ia pun sangat mendukung jika pengrekrutan dilaksanakan secara bertahap.

“Apakah honorer saat ini bisa diangkat otomatis atau diseleksi, tentunya dengan tetap harus mengedepankan kompetensi untuk dijadikan prioritas. Jika keilmuan dari SDM tidak mumpuni, maka tidak bisa memaksakan. Karena saat ini dibutuhkan tenaga kerja yang profesional,” imbuh Kang DS.

Ia berharap Rakot APKASI dapat menghasilkan solusi atas permasalahan Non ASN atau tenaga honorer di lingkungan pemerintah daerah.

“Semoga forum ini akan menghasilkan solusi terbaik bagi pemerintah pusat, pemda, maupun para tenaga non ASN agar tercapai Indonesia Emas Tahun 2025. Dan mudah-mudahan seluruh non ASN di Kabupaten Bandung dapat terakomodir,” harapnya.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi dan Birokrasi (Menpan RB) Abdullah Azwar Anas, mengatakan pemerintah berkomitmen dalam penanganan Non ASN.

“Saat ini kami memiliki beberapa alternatif. Mudah-mudahan bisa segera menghasilkan rumusan yang tepat, dan hari ini diharapkan ada kesamaan persepsi antara pemerintah pusat dan daerah terkait solusinya,” tutur Abdullah.

Tak lupa, dalam kesempatan itu, Menpan RB berharap para kepala daerah lainnya dapat memberi saran dan solusi.

“Saya harap, nanti akan ada diskusi dari para kepala daerah mengenai kondisi di wilayah masing- masing, untuk membahas alternatif solusi penghapusan tenaga non ASN,” tutupnya.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Bandung ikut bereaksi menyikapi rencana pemerintah pusat soal tenaga honorer dihapus tahun 2023.

Sekretaris Komisi A DPRD Kabupaten Bandung Tedi Surahman berharap agar Pemkab Bandung mencari solusi terbaik dalam menindaklanjuti kebijakan pusat ini.

“Alasannya, selama ini sangat banyak para tenaga honorer yang jadi tulang punggung pelayanan di Kabupaten Bandung,” kata Tedi.

Bupati-Bandung-Dadang-Supriatna-b.jpg

“Pemkab Bandung harus melihat dengan segala resiko yang akan ditanggung oleh pemerintah dalam aspek memberi layanan jika tenaga honorer dihapus,” sambungnya.

Tedi meminta kepada Pemkab Bandung untuk segera melakukan langkah strategis. Guna menghindari keresahan PHL atau honorer yang saat ini sudah meresahkan.

“Bagaimana upaya Pemkab Bandung supaya honorer tetap berkarya, dan melaksanakan tugasnya dengan membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kalau para honorer terutama yang saat ini menguasai IT ditiadakan, menurut dia, ada kemungkinan terjadi gangguan pelayanan, karena yang menguasai teknologi mereka.

“Para honorer non ASN itu jelas kontribusinya pada pemerintah. Jadi, jangan karena adanya surat edaran Kemenpan RB keberadaanya dan kinerjanya tak diperhitungkan,” kata Tedi. (*) 

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    07/10/2022 - 21:34
  • Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    07/10/2022 - 21:20
  • BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    07/10/2022 - 20:49
  • Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    07/10/2022 - 20:41
  • Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    07/10/2022 - 20:23

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • 8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    07/10/2022 - 09:34
  • Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    07/10/2022 - 09:02
  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38