Peristiwa Daerah

Lagi, KPK RI Sita Aset Milik Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari

Rabu, 21 September 2022 - 19:46 | 44.57k
Lagi, KPK RI Sita Aset Milik Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari
Lahan berpagar seng warna biru milik Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari di Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, telah disita KPK RI. (FOTO: Dicko W/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Muhammad Iqbal

TIMESINDONESIA, PROBOLINGGO – Lama tak terdengar kabar, Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK RI rupanya masih belum rampung melakukan penyitaan aset kasus dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU dan gratifikasi dengan tersangka Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari.

Terbaru, KPK menyita lahan kosong milik pasangan suami istri tersebut, di pinggir Jalan Raya Panglima Sudirman, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, kabupaten setempat.

Hasan Aminuddin adalah Bupati Probolinggo periode 2003-2008, dan peridoe 2008-2013. Jabatan itu diteruskan istrinya, Puput Tantriana Sari yang juga menjabat dua periode. Yakni periode 2013-2018, dan periode 2018-2023. Namun sebelum masa jabatannya habis, keduanya ditangkap KPK RI.

Penyitaan aset milik keduanya, dilakukan oleh penyidik KPK pada Rabu (21/9/2022) pagi. Lahan yang disita KPK berada tepat di utara jalan raya, dan telah dipasang pagar penutup dari seng berwarna biru. Di depan pagar tersebut terdapat papan penyitaan milik KPK.

Papan berlogo KPK itu bertuliskan, 'Berdasarkan Surat Perintah Penyitaan Nomor Sprin.sita/322/dik.01.05/20 - 23/09/2021 tanggal 16 September 2021 dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU)'.

eca1ee3963bf.jpgHasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari saat dibawa ke Mapolda Jatim, usai ditangkap KPK RI, setahun lalu. (FOTO: Dokumen TIMES Indonesia)

Penyitaan sendiri dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB. Penyidik KPK datang dengan menggunakan 5 kendaraan roda empat. Empat kendaraan diantaranya ditumpangi para penyidik, dan 1 kendaraan pikap digunakan untuk membawa papan penyitaan.

Dari pantauan TIMES Indonesia, di atas bak pikap tersebut terdapat 11 papan penyitaan KPK. Belum diketahui, apakah ada aset lain milik Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari yang juga akan disita.

"Sekitar 30 menitan proses penyitaannya, setelah itu KPK langsung geser ke arah timur, tadi hanya minta bantuan untuk memasang papan penyitaan itu," kata Agus Riadi, salah seorang warga sekitar.

Menurut Agus, selain membantu memasangkan papan penyitaan, dirinya juga sempat diberitahu sertifikat kepemilikan tanah oleh penyidik KPK. Dalam sertifikat tersebut, tertera nama terdakwa Hasan Aminuddin, sebagai pemilik tanah bekas Madrasah Tsanawiyah (MTS) tersebut.

"Dulunya ini digunakan untuk madrasah, tapi bangunannya sudah dibongkar sebelum dikasih pagar. Kalau untuk luas dan lebar tanahnya ini kurang tahu, hanya saja tadi saya dikasih tahu sertifikat tanah ini yang atas namanya Hasan Aminuddin," ungkap Agus.

Agus menambahkan, di lahan tersebut sudah tidak ada bangunan apapun, hanya saja ada satu bangunan semi permanen berupa kandang hewan yang belum dibongkar dan sudah tidak lagi beroperasi sejak tahun 2021 atau sejak Hasan Aminuddin ditangkap KPK.

"Kalau sebelum ditangkap, kandangnya ini masih berfungsi dan bahkan setiap hari Jumat pak Hasan pasti menyembelih hewan di sini, tapi sejak ditangkap sudah tidak beroperasi lagi," tutur Agus.

Diketahui, Hasan Aminuddin dan Puput Tantriana Sari ditangkap KPK RI melalui operasi tangkap tangan (OTT), pada 30 Agustus 2021. Keduanya ditangkap atas kasus dugaan jual beli jabatan Pj kades. Namun berjalannya waktu, KPK mengendus bahwa keduanya juga melakukan praktik dugaan TPPU dan gratifikasi. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    07/10/2022 - 20:49
  • Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    Alfamart dan DLH Tanam 200 Pohon Durian di Pogar Urban Forest Pasuruan
    07/10/2022 - 20:41
  • Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    Adaptasi Digitalisasi, Banyuwangi Luncurkan Mal Pelayanan Publik Digital
    07/10/2022 - 20:23
  • DPRD Lombok Utara Minta Pemkab Lombok Utara Segera Tuntaskan Aspirasi Masyarakat
    DPRD Lombok Utara Minta Pemkab Lombok Utara Segera Tuntaskan Aspirasi Masyarakat
    07/10/2022 - 20:16
  • Bupati Jombang: Grebeg Tahu Jadi Icon Kebanggaan
    Bupati Jombang: Grebeg Tahu Jadi Icon Kebanggaan
    07/10/2022 - 20:09

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • 8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    07/10/2022 - 09:34
  • Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    07/10/2022 - 09:02
  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38