Peristiwa Daerah

Demo Ratusan Warga Minta Bupati Indramayu Turun Jabatan, Ini 12 Alasannya

Selasa, 20 September 2022 - 18:17 | 42.14k
Demo Ratusan Warga Minta Bupati Indramayu Turun Jabatan, Ini 12 Alasannya
Ratusan warga mengatasnamakan Aliansi Rakyat Indramayu (ARI), menggelar unjuk rasa menuntut Bupati Indramayu Nina Agustina turun dari jabatannya dan dipulangkan ke Jakarta. (Foto: Nurhidayat/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, INDRAMAYU – Ratusan warga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat kembali menggelar aksi unjuk, Selasa (20/9/2022). Mengatasnamakan Aliansi Rakyat Indramayu (ARI), merupakan yang ketiga kalinya dan menuntut Bupati Indramayu Nina Agustina turun dari jabatannya dan dipulangkan ke Jakarta.

Aksi menuntu Bupati Indramayu turun ini dimulai dengan berjalan kaki beberapa kilometer dari Gelanggang Olahraga (GOR) Singalodra menuju pendopo Indramayu dan berlanjut di gedung DPRD Indramayu. 

Sempat berorasi di depan kantor Bupati Indramayu, massa kemudian bergerak ke gedung dewan karena aksi mereka tidak mendapat respon dari pemda. Tak ada satupun perwakilan Pendopo yang mau menemui massa aksi.

Massa pun melanjutkan demo menuntut Bupati Indramayu turun jabatan dengan berjalan kaki menuju gedung legislatif. Warga juga membawa beberapa poster dan spanduk dengan tulisan "Turunkan Nina, Pulangkan ke Jakarta".

Demo-Warga-Indramayu-2.jpg

Di depan gedung wakil rakyat, warga mendesak DPRD Indramayu menggunakan Hak Angket menyikapi carut marutnya pengelolaan Pemerintah Daerah. Mereka menilai, Hak Interpelasi yang sebelumnya digunakan DPRD tidak ditindaklanjuti dengan baik oleh Bupati Indramayu Nina Agustina sehingga wajib dilanjutkan dengan Hak Angket.

Menurut Koordinator Aksi, Masdi, masyarakat sudah terlalu marah dan kecewa dengan wajah birokrasi yang dipimpin Bupati Nina yang dinilai tidak berpihak kepada rakyat dan terkesan serampangan.

"Aksi kami yang utama menuntut dewan untuk segera mengeluarkan Hak Angket dan menurunkan Bupati Indramayu serta memulangkannya ke Jakarta," ujar Masdi.

Carut marutnya pengelolaan pemerintahan dapat digambarkan dalam 12 poin tuntutan yang diusung massa aksi. Antara lain yakni:

1. Perizinan/infrastruktur skala prioritas
2. Ketidakharmonisan Bupati dan Wakil Bupati Indramayu 
3. Bubarkan Perumda
4. Tegakan reforma agraria
5. Bayar honor guru madrasah dan nakes satgas Covid-19 
6. Batalkan 6.001 penari topeng yang biayanya dibebankan kepada wali murid dan dana BOS setiap sekolah 
7. Batalkan rancangan APBD yang tidak berpihak kepada rakyat
8. Kriminalisasi Banprov RSUD Indramayu
9. Tolak marger sekolah dasar
10. Usut dugaan pengkondisian proyek APBD
11. Terapkan SOP distribusi pupuk bersubsidi
12. Bubarkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Indramayu

Diuraikan Masdi, poin-poin kebijakan Bupati Indramayu tersebut menciderai hati nurani masyarakat Indramayu dan menunjukkan sikap arogan.

Mulai dari kebijakan yang tebang pilih, perizinan yang dipersulit, pembangunan infrastruktur yang tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat luas, honor guru madrasah yang tidak dibayar. Selain itu juga kegiatan pecah rekor muri tari topeng yang biaya kostumnya dibebankan kepada wali murid dan sekolah, hingga soal ketidakharmonisannya Bupati dan Wakil Bupati Indramayu.

Massa meminta ketegasan DPRD sebagai penyambung aspirasi masyarakat dan menindaklanjutinya dalam keputusan resmi institusi legislatif.

"Sekali lagi, turunkan Bupati Indramayu Nina dan pulangkan ke Jakarta. Indramayu tidak butuh pemimpin yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil," ujar Masdi. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Tujuh Hari Tragedi Kanjuruhan, Puluhan Ribu Aremania Kirim Doa
    Tujuh Hari Tragedi Kanjuruhan, Puluhan Ribu Aremania Kirim Doa
    07/10/2022 - 22:49
  • UINSA, UIN Maliki, dan PTKIS Se-Jatim Gelar Doa dan Tahlil untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang
    UINSA, UIN Maliki, dan PTKIS Se-Jatim Gelar Doa dan Tahlil untuk Korban Tragedi Kanjuruhan Malang
    07/10/2022 - 22:26
  • Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    Anies Baswedan dan AHY, Lawan Jadi Kawan Bahkan Mungkin Berpasangan
    07/10/2022 - 21:34
  • Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    Ziarah ke RPH.M. Noer, Gubernur Khofifah Ajak Teladani Filosofi Agawe Wong Cilik Melu Gemuyu
    07/10/2022 - 21:20
  • BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    BHS Pastikan Pasar Tradisional Wonokromo Segera Raih Predikat SNI
    07/10/2022 - 20:49

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • 8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    8 Rekomendasi Menu yang Wajib Dicoba di Sushikun
    07/10/2022 - 09:34
  • Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    Sushikun, Tempat makan Sushi yang Unik dan Murah
    07/10/2022 - 09:02
  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38