Gaya Hidup

Rumah Baca Lebah Madu Majalengka, Menjauhkan Anak dari Kecanduan Gadget

Minggu, 18 September 2022 - 08:26 | 29.02k
Rumah Baca Lebah Madu Majalengka, Menjauhkan Anak dari Kecanduan Gadget
Koleksi buku di rumah baca lebah madu Majalengka. (FOTO: Herik Diana/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Sebagai orangtua yang ingin melihat anaknya tumbuh lebih baik, juga tidak mau kecanduan ponsel atau gadget Ahmad Yanto mulai membuka komunitas rumah baca di tempat tinggalnya yang diberi nama Rumah Baca Lebah Madu

Rumahnya tidak terlalu jauh dari pusat kota Majalengka, Jawa Barat. Rumah Baca Lebah Madu berdiri pada April tahun 2019 lalu. Tujuannya sebagai upaya menarik aktivitas anak-anak, agar tidak ketergantungan pada smartphone/gadget atau ponsel cerdas, yang saat ini keberadaannya nyaris tak bisa lepas dari aktivitas keseharian kita. 

Pengelola Rumah Baca Lebah Madu Ahmad Yanto, atau akrab disapa Kang Yayan mengatakan, awalnya ia hanya prihatin melihat anaknya yang sering memegang handphone/ponsel. Sehingga untuk mengalihkannya, ia mengarahkan untuk mengajaknya baca-baca buku. 

"Hanya saja, baca buku itu susah sekali untuk mengajaknya. Saya tidak hanya menyuruh, tapi memberikan contoh baca buku. Tapi yang namanya anak itu susah banget diajaknya. Kemudian, saya mulai mengajak teman-teman anak saya yang seumurannya, akhirnya dia mau baca buku, karena teman-temannya juga baca buku," ujarnya saat ditemui di Rumah Baca Lebah Madu, Sabtu (17/9/2022).

Koleksi-buku-di-rumah-baca-lebah-madu-Majalengka-a.jpgSekjen Forum TBM Majalengka mengunjungi Rumah Baca Lebah Madu. (FOTO: Herik Diana/TIMES Indonesia)

Kang Yayan menambahkan, aktivitas membaca buku di Rumah Baca Lebah Madu bersama anak-anak yang rata rata di atas lima tahun dan anak-anak sekolah dasar itu, kemudian mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan.

Ia pun mendapatkan banyak sumbangan buku gratis. Buku-buku itu ia pajang di sudut bagian rumah tengah di tempat tinggalnya ‎di Lingkungan Sukajaya Kelurahan Cijati Kecamatan/Kabupaten Majalengka.

Pemilihan nama komunitas rumah baca ini bukan sembarangan. Nama Lebah Madu berfilosofi suka berpetualangan dan suka menebar kebaikan. 

"Gampang-gampang susah untuk mengajak anak atau remaja untuk bisa berkumpul dan baca buku. Untungnya jika ada giat autbond atau aktivitas di luar ruangan, anak anak suka saya ajak, dan mereka mau. Setelah itu, saya sebarkan buku ke tangan anak-anak, mereka pun akhirnya membaca buku, sejenak melupakan hape," ungkapnya. 

Rumah Baca Lebah Madu Ada 600 Buku Terpampang

Pengelola Rumah Baca Lebah Madu lainnya, Onih mengatakan saat ini jumlah koleksi buku yang ada di Rumah Baca Lebah Madu di kisaran 600 -an buku dengan berbagai judul dan genre. ‎Genre bacaannya seperti novel, buku biografi, sejarah, bilogi, majalah dan ilmu pengetahuan umum lainnya ada di rumah baca lebah madu ini. 

"Alhamdulillah, banyak donatur penyumbang buku. Awalnya kita hanya punya sedikit. Sekarang mah sudah ada 600 -an buku," ungkapnya. 

Onih menambahkan, saat ini ‎program Rumah Baca Lebah Madu ini lebih pada giat autbond atau aktivitas di luar ruangan. Sambil terus menanamkan aktivitas pentingnya membaca buku. Hape atau Ponsel yang ada saat ini memang sangat membantu pekerjaan. Hanya saja, perlu dipikirkan tentang batasan-batasannya. 

Koleksi-buku-di-rumah-baca-lebah-madu-Majalengka-6.jpgKoleksi buku di rumah baca lebah madu Majalengka. (FOTO: Herik Diana/TIMES Indonesia)

"Yang terpenting jangan sampai, anak-anak kita ‎kecanduan hape/ponsel, kecanduan game online, sehingga lupa pada semuanya. Kadang lupa makan dan minum, itu kan sangat berbahaya. Makanya perlu ada aktivitas lain, salah satunya baca buku, rekreasi yang penuh edukatif, sambil mengenalkan buku-buku referensi mengenai apapun dalam setiap obrolan ketika berkumpul sama anak-anak," ungkapnya. 

Buku Tak Tergantikan oleh Handphone

Hal senada diungkapkan Ketua Forum Taman Bacaan Masyarakat (Forum TBM) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, melalui sekretaris Forum TBM, Tata Irawan mengatakan ‎perpustakaan atau rumah baca, atau apapun nomenklatur nama komunitas literasi itu masuk dalam kategori Taman Bacaan Masyarakat. 

"Pengelola rumah baca ini sifatnya relawan, karena yang namanya mengenalkan buku atau mengenalkan bacaan itu sangat penting kepada anak-anak. Memang betul bahwa anak-anak kita sudah belajar di sekolah, tapi alangkah baiknya ketika di rumah pun, kita sebagai orangtuanya tetap mendidik dan mengenalkan pentingnya bacaan berbentuk buku. Buku tak tergantikan oleh hape atau ponsel. Buku itu lebih fokus dan enak dibaca," ujarnya. 

Tata menambahkan, buku atau bacaan tak bisa digantikan oleh hape/ponsel cerdas yang selama ini sering dipegang setiap menit. Ponsel yang dibuka dan diaktifkan terlalu silau dan membuat mata menyipit, ketika membaca suatu informasi atau menonton video. 

"Nah, di sinilah pentingnya aktivitas membaca buku. Bacaan yang tercetak saat ini memang mahal harganya. Tapi kabar baiknya adalah, nyaris semua hal yang berkaitan dengan sejarah, referensi ilmiah, akan lebih mudah dibaca dalam bentuk buku. Bacaan yang tercetak tidak terganggu oleh mension dan notifikasi-notifikasi atau pemberitahuan pesan masuk. Jadi lebih fokus untuk memahami ilmu dan informasi penting. Ini perlu dikenalkan pada anak-anak sebagai penerus bangsa," ungkap Sekjen Forum TBM Majalengka. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Kiat Agar Selalu Semangat di Pagi Hari
    Kiat Agar Selalu Semangat di Pagi Hari
    03/10/2022 - 04:27
  • Jangan Ragu Makan Buah Leci, Manfaatnya Menakjubkan Lho
    Jangan Ragu Makan Buah Leci, Manfaatnya Menakjubkan Lho
    03/10/2022 - 03:22
  • Tidak Membersihkan Make Up saat Tidur? Waspadai Risikonya
    Tidak Membersihkan Make Up saat Tidur? Waspadai Risikonya
    03/10/2022 - 01:21
  • Tidur Nyenyak dan Nyaman dengan Langkah Sederhana Ini
    Tidur Nyenyak dan Nyaman dengan Langkah Sederhana Ini
    03/10/2022 - 00:32
  • Komentar Tidak Sopan Terhadap Tragedi Stadion Kanjuruhan, Polres Bantul Pastikan Akun Twitter Polsek Srandakan Diretas
    Komentar Tidak Sopan Terhadap Tragedi Stadion Kanjuruhan, Polres Bantul Pastikan Akun Twitter Polsek Srandakan Diretas
    02/10/2022 - 23:48

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    01/10/2022 - 16:19
  • Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    01/10/2022 - 15:14
  • Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    01/10/2022 - 14:00
  • Pancasila Sakti
    Pancasila Sakti
    01/10/2022 - 06:01
  • Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    30/09/2022 - 09:01
  • Dampak Limbah Peternakan
    Dampak Limbah Peternakan
    29/09/2022 - 20:43
  • Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    29/09/2022 - 12:12
  • Konsep Manajemen Dalam Islam
    Konsep Manajemen Dalam Islam
    29/09/2022 - 11:10

KULINER

  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01