Kesehatan

DBD Capai 446 Kasus, Warga Garut Diimbau Galakan PSN

Selasa, 06 September 2022 - 22:04 | 28.38k
DBD Capai 446 Kasus, Warga Garut Diimbau Galakan PSN
Kegiatan fogging digelar di lingkungan RW 09 Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (6/9/2022). (Foto: Fani Ferdiansyah/TIMES Indonesia) 

TIMESINDONESIA, GARUT – Saat ini Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Garut tercatat sebanyak 446 kasus. Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mengimbau masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti. Nyamuk tersebut banyak berkembang biak di genangan-genangan air yang ada di lingkungan sekitar kita.

"Jadi prioritaskan PSN dulu, pemberantasan sarang nyamuk, dengan cara menghilangkan tempat berkembang biaknya vektor di air-air tergenang. Kemudian yang jelas adalah PHBS, Prilaku Hidup Bersih dan Sehat," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Garut, Asep Surachman, Selasa (6/9/2022).

Ia mengungkapkan, dari angka 446 kasus DBD di Kabupaten Garut, 6 orang di antaranya meninggal dunia. Menurut Asep, angka tersebut menurun dibanding tahun 2021.

"Pada 2021 sebanyak 1.014 orang yang terkena DBD, 10 diantaranya meninggal dunia," ujarnya.

fogging-sirnajaya-a.jpgKegiatan fogging digelar di lingkungan RW 09 Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Selasa (6/9/2022). (Foto: Fani Ferdiansyah/TIMES Indonesia)

Asep juga menyatakan jika kasus DBD tahun ini akan mengalami penurunan. Pasalnya saat ini sudah masuk di musim kemarau.

"Kita tahu bahwasannya musim hujan identik dengan penyebaran DBD, di mana banyaknya genangan air pada tempat-tempat tertentu yang dijadikan tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti atau nyamuk yang menularkan membawa virus DBD tersebut," tutur Asep.

Berdasarkan data yang ia miliki, lanjut Asep, penyebaran kasus DBD hampir merata di 42 kecamatan di Kabupaten Garut. Guna menekan angka kasus DBD, pihaknya melakukan upaya promosi dan preventif. 

"Nah upaya promosi terutama edukasi, edukasi bagaimana jangan sampai orang terinveksi atau tergigit Nyamuk aedes aegypti sebagai media penularan virus DBD tersebut. Tentunya melalui upaya-upaya edukasi di lapangan, contohnya menghilangkan tempat-tempat perindukan vektor, misalkan dengan membuang wadah-wadah tertentu dengan menguburnya, atau membakarnya," paparnya.

Langkah fogging, jelas Asep, merupakan langkah terakhir bilamana sudah terjadi banyak kasus DBD di suatu daerah.

"Tetapi ini hanya bersifat sementara, besok lusa pun bisa terjadi lagi atau kembali lagi nyamuknya. Yang terpenting memang yang paling utama dan prioritas adalah bagaimana PSN yang lebih diprioritaskan," ungkapnya.

Salah satu daerah yang melaksanakan fogging nyamuk aedes aegypti yakni di lingkungan RW 09, Desa Sirnajaya, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut. Ketua RW 9 Desa Sirnajaya, Yusep Tresna, memamparkan jika kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin dalam rangka pemberantasan Nyamuk Aedes Aegypti.

Ia juga menjelaskan jika di wilayahnya sudah ada 4 orang warga yang terkena DBD. Penderita di wilayah ini, kata Yusep, didominasi oleh anak-anak.

Fogging sendiri digelar bekerjasama antara pihaknya dengan Puskesmas Cipanas Tarogong. Pihaknya juga setiap saat melakukan kampanye mengantisipasi meluasnya wabah DBD.

"Mari kita wujudkan lingkungan yang bersih, indah, sehat, aman, serta tertib dan sejahtera atau BISATIBRA sesuai dengan visi RW 09," ujar Yusep. (*) 

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Kasus Kematian Demam Berdarah di Jatim Capai 110 Orang
    Kasus Kematian Demam Berdarah di Jatim Capai 110 Orang
    28/09/2022 - 13:27
  • Soundquriang 9 Padukan Hiburan, Promosi Budaya Indonesia dan Konser Amal
    Soundquriang 9 Padukan Hiburan, Promosi Budaya Indonesia dan Konser Amal
    28/09/2022 - 12:47
  • Inilah Makna Dada Madopo Malomo,  Gelar Presiden RI Jokowi dari Kesultanan Ternate
    Inilah Makna Dada Madopo Malomo, Gelar Presiden RI Jokowi dari Kesultanan Ternate
    28/09/2022 - 12:33
  • Momen Bersejarah Kunjungan KRI Bima Suci di Kota Cairns Australia
    Momen Bersejarah Kunjungan KRI Bima Suci di Kota Cairns Australia
    28/09/2022 - 12:25
  • Cha Eun Woo dan Han So Hee Muncul dalam Poster Webtun The Villainess Is A Marionette
    Cha Eun Woo dan Han So Hee Muncul dalam Poster Webtun The Villainess Is A Marionette
    28/09/2022 - 12:12

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Politik Identitas Jujur vs Palsu 
    Politik Identitas Jujur vs Palsu 
    28/09/2022 - 08:44
  • Metamorfosa Asimetris
    Metamorfosa Asimetris
    27/09/2022 - 17:58
  • Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    27/09/2022 - 07:03
  • Korupsi Pendidikan Indonesia
    Korupsi Pendidikan Indonesia
    26/09/2022 - 13:16
  • Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    25/09/2022 - 11:17
  • Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    25/09/2022 - 09:13
  • Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    25/09/2022 - 01:29
  • Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    24/09/2022 - 15:32

KULINER

  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01
  • Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    25/09/2022 - 15:42
  • Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    25/09/2022 - 06:39
  • Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    25/09/2022 - 05:01