Pendidikan

Filosofi Gigantik, Logo Resmi PKKMB 2022 ITN Malang

Selasa, 06 September 2022 - 15:40 | 21.00k
Filosofi Gigantik, Logo Resmi PKKMB 2022 ITN Malang
ITN Malang resmi merilis logo PKKMB 2022. (Foto: dok. Humas ITN Malang for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Panitia Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) secara resmi merilis nama dan logo PKKMB ITN Malang 2022. “Gigantik” memiliki arti "sangat besar".

Kata yang dapat dimaknai sebagai awal memantapkan diri menjadi seseorang yang lebih "besar". Besar dalam karya, kesuksesan, kepandaian, dan besar jiwanya. Gigantik adalah arah jiwa besar para calon pemimpin, dan intelektual yang lahir dari Kampus Biru ITN Malang.

Sementara logo Gigantik merupakan perpaduan dari beberapa bentuk. Seperti, roda bergerigi, obor api, lingkaran tengah, siluet gajah, dengan memilih paduan warna biru muda, biru tua, merah, oranye, dan kuning. Makna masing-masing warna dan gambar bisa dibaca secara lengkap di Info PKKMB 2022 di website ITN Malang.

Moh. Syahru Romadhon Sholeh, ST., M.Ars, Koordinator Sie Acara PKKMB ITN Malang 2022 menjelaskan, mulai tahun ini nama dan logo PKKMB akan terus dipakai. Sehingga, tiap tahun yang akan berubah hanya tema PKKMB. Untuk PKKMB ITN Malang 2022 mengangkat tema "Initiative, Collaborative and Innovative".

“Kemarin sudah dirilis logonya. Lengkap dengan filosofi, bentuk, dan warna. Gigantik arti katanya “sangat besar”, logonya bernuansa teknologi. Harapannya, mahasiswa kelak di masa depan menjadi orang yang besar, dengan capaian-capaian besar. Yang jelas dari kata Gigantik mempresentasikan di moment (PKKMB) tersebut mahasiswa memiliki sumbangsih ide perubahan,” jelas Adhon sapaan akrab Moh. Syahru Romadhon Sholeh, dalam keterangan tertulisnya yang diterima TIMES Indonesia, Selasa (6/9/2022).

PKKMB ITN Malang dulunya bernama OSPEK ITN Malang menjadi momen yang ditunggu-tunggu oleh mahasiswa baru (maba). Gerbang memasuki dunia perkuliahan ini tidak hanya mengenalkan dunia akademik, namun juga sebagai titik tolak pembinaan idealisme, penguatan rasa cinta tanah air, dan kepedulian terhadap lingkungan, juga dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter, religius, nasionalis, mandiri, gotong royong, dan berintegritas.

Maka, tema Initiative, Collaborative and Innovative menjadi representasi menyeluruh dari tujuan dan juga capaian dari diselenggarakannya PKKMB ITN Malang. “Tiga kata ini berurutan. Tidak bisa dibalik, karena merupakan proses, dan ada maknanya,” imbuh Adhon.

Initiative (inisiasi), istilah mahasiswa baru menjadi momen terbaik masa transisi dari siswa menjadi mahasiswa untuk melakukan dan menghasilkan ide-ide terbaik sebagai hasil yang akan dicapai selama menjalani masa belajar di pendidikan tinggi. Kegiatan PKKMB, memberikan ruang seluas-luasnya untuk mahasiswa baru menginisiasi ide-ide yang akan dikembangkan dan diwujudkan pada masa menjalani pendidikan tinggi maupun setelah selesai pendidikan tinggi.

Collaborative (kolaborasi), kegiatan PKKMB menjadi sarana dan wadah bagi maba untuk saling mengenal satu sama lain baik sesama teman, maupun warga kampus. Dengan saling mengenal satu sama lain, inisiasi pada tema PKKMB ITN Malang tahun ini, akan menjadi berkembang dengan adanya kolaborasi.

Innovative (inovasi), kegiatan PKKMB menjadi sarana dan wadah bagi mahasiswa baru. Setelah menginisiasi ide, berkolaborasi mewujudkan ide, dan berikutnya menghasilkan inovasi-inovasi.

“Ketika momen maba masuk ke perguruan tinggi, saling mengenal satu sama lain dengan identitas masing-masing.  Kemudian bersama-sama berkolaborasi mewujudkan ide-idenya, maka lahirlah inovasi,” ujar Adhon.

PKKMB ITN Malang 2022 mengangkat tiga isu besar. Yakni, sustainable development goals sebagai isu global, Indonesia Emas 2045 sebagai isu nasional, dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) sebagai isu pendidikan.

Menurut Adhon, tiga isu tersebut menjadi penyerta/tambahan dari materi-materi PKKMB sesuai arahan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbud Ristek RI). Sementara materi wajib yang diangkat yaitu, sistem pendidikan tinggi di Indonesia, anti narkoba, anti korupsi dan radikalisme, (riset, inovasi dan perkembangan teknologi di era metaverse) perguruan tinggi di era revolusi industri 4.0 dan kehidupan kampus pada masa pandemi (generasi muda no cyber bullying), pengembangan karakter mahasiswa sebagai intelektual dan anti kekerasan,kampus sehat (kesadaran lingkungan hidup, manajemen resiko dan kampus sehat).

“Harapannya tiga isu tersebut bisa menjadi gambaran untuk bekal bagi maba menghasilkan ide-ide besar. Harapannya ide itu menjadi tujuan dia selama belajar di ITN Malang. Mereka belajar lebih semangat karena memiliki ide untuk diwujudkan,” tandasnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Tidak Membersihkan Make Up saat Tidur? Waspadai Risikonya
    Tidak Membersihkan Make Up saat Tidur? Waspadai Risikonya
    03/10/2022 - 01:21
  • Komentar Tidak Sopan Terhadap Tragedi Stadion Kanjuruhan, Polres Bantul Pastikan Akun Twitter Polsek Srandakan Diretas
    Komentar Tidak Sopan Terhadap Tragedi Stadion Kanjuruhan, Polres Bantul Pastikan Akun Twitter Polsek Srandakan Diretas
    02/10/2022 - 23:48
  • Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ketum Persedikab Sampaikan Duka untuk Korban
    Tragedi Stadion Kanjuruhan, Ketum Persedikab Sampaikan Duka untuk Korban
    02/10/2022 - 23:25
  • Hari Batik Nasional, Remaja Kota Kediri Antusias Belajar Canting dan Mewarnai Batik
    Hari Batik Nasional, Remaja Kota Kediri Antusias Belajar Canting dan Mewarnai Batik
    02/10/2022 - 23:11
  • Tragedi Stadion Kanjuruhan, ASKAB PSSI Lombok Utara Turut Berduka
    Tragedi Stadion Kanjuruhan, ASKAB PSSI Lombok Utara Turut Berduka
    02/10/2022 - 23:04

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    01/10/2022 - 16:19
  • Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    01/10/2022 - 15:14
  • Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    01/10/2022 - 14:00
  • Pancasila Sakti
    Pancasila Sakti
    01/10/2022 - 06:01
  • Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    30/09/2022 - 09:01
  • Dampak Limbah Peternakan
    Dampak Limbah Peternakan
    29/09/2022 - 20:43
  • Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    29/09/2022 - 12:12
  • Konsep Manajemen Dalam Islam
    Konsep Manajemen Dalam Islam
    29/09/2022 - 11:10

KULINER

  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01