Peristiwa Internasional

Nasib Jurnalis di Dunia, Dipenjara di Rusia dan Dipecat di Jerman

Selasa, 06 September 2022 - 07:03 | 18.48k
Nasib Jurnalis di Dunia, Dipenjara di Rusia dan Dipecat di Jerman
Safronov, 32, mengatakan ia akan menulis kepada semua orang, kepada dirinya sendiri,
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTARusia menghukum seorang jurnalisnya, Ivan Safronov selama 22 tahun penjara karena dituduh berkhianat, sementara media Deutsche Welle di Jerman memecat jurnalisnya karena persoalan anti-Semitisme.

Pengadilan Moskow, Senin (5/9/2022) menjatuhkan hukuman 22 tahun penjara kepada reporter Ivan Safronov karena dituduh berkhianat. Ini hukuman pengkhianatan pertama Ruaia untuk seorang jurnalis sejak 2001.

The Moscow Times melansir, Safronov adalah seorang jurnalis pertahanan di surat kabar top Rusia, Kommersant dan Vedomosti. Ia kemudian bekerja untuk badan antariksa negara Roscosmos.

Ia dihukum karena mengumpulkan informasi rahasia tentang militer Rusia dan menyerahkannya kepada mata-mata untuk Republik Ceko.  Namun Safronov menyangkal. Ia menuduh vonis itu berkaitan langsung dengan jurnalismenya.

Pendukung Safronov percaya, bahwa kasus ini adalah balas dendam karena melaporkan kesepakatan senjata Rusia. Para pendukung itu kemudian  meneriakkan "kebebasan" dan bertepuk tangan untuk wartawan saat putusan dibacakan.

Tim pembelanya mengatakan mereka akan mengajukan banding atas putusan, yang dua tahun kurang dari 24 tahun seperti tuntutan jaksa sebelumnya.

"Saya akan menulis kepada semua orang. Menulis kepada saya. Aku mencintaimu,” kata Safronov, 32, sebelum dia dibawa keluar dari ruang sidang.

Putusan itu dengan cepat dikutuk oleh para pendukung, pengacara dan aktivis hak asasi manusia. "Ivan Safronov telah dijatuhi hukuman biadab, hukuman yang sangat kejam, yang mencerminkan realitas saat ini di Rusia," tulis pengacara hak asasi manusia, Pavel Chikov di Telegram.

Advokat hak asasi manusia Rusia, Marina Litvinovich mengatakan sidang pengadilan  itu dirancang untuk menakuti semua orang.

Menjelang sidang pengadilan pada hari Senin, sejumlah media Rusia, termasuk Meduza, TV Rain, Novaya Gazeta Europe dan The Moscow Times' Russian Service, merilis pernyataan yang mendukung pembebasan Safronov.

"Alasan memenjarakan Ivan Safronov bukanlah pengkhianatan, belum terbukti, tetapi karya jurnalistiknya," kata pernyataan mereka.

Namun pejabat Rusia bersikeras bahwa kasus itu tidak terkait dengan pekerjaan Safronov sebagai jurnalis. 

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan secara tidak benar pada tahun 2020 bahwa kasus pidana tersebut menyangkut pekerjaan Safronov di Roscosmos, tetapi Kremlin kemudian mengklaim bahwa ini adalah "kekeliruan lidah".

Jurnalis Jerman Dipecat

Sementara itu pemerintah Jerman memecat jurnalis Palestina-Yordania, Farah Maraqa, penyiar milik negara Jerman Deutsche Welle (DW) atas tuduhan anti-Semitisme yang 'tidak dapat dibenarkan secara hukum'.

"Ini melegakan bahwa hakim memutuskan untuk mendukung Farah dan meminta pertanggungjawaban Deutsche Welle atas pemecatan ilegal ini," kata Giovanni Fassina, direktur ELSC, yang mengadvokasi hak-hak hukum Palestina di Eropa, Senin (5/9/2022).

Maraqa dipecat bersama enam karyawan Arab DW lainnya Februari lalu .

Namun Maraqa kemudian menggugat DW dan pada bulan Juli, berdasarkan rekomendasi dari pengacaranya, pengadilan mengatakan bahwa kedua belah pihak harus mengeluarkan pernyataan bersama dalam upaya untuk merehabilitasi reputasi Maraqa.

Tuduhan terhadap Maraqa muncul setelah penyelidikan eksternal yang menjelajahi artikel sebelumnya dan postingan di media sosial dari mantan karyawan. 

Semua karyawan itu adalah orang Palestina atau Lebanon, dan penyelidikan itu mendasarkan temuannya pada definisi kontroversial Aliansi Peringatan Holocaust Internasional (IHRA) tentang anti-Semitisme.

Definisi itu telah diadopsi oleh Jerman, namun mendapatkan kritikan sebagai sarana untuk membungkam dukungan pro-Palestina dan perbedaan pendapat terhadap kebijakan Israel.

Di saat jurnalis DW Jerman Farah Maraqa dan enam karyawannya dipecat, Rusia menjatuhkan hukuman 22 tahun penjara kepada jurnalis, Ivan Safronov dengan tuduhan pengkhianatan. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Berkabung Tragedi Stadion Kanjuruhan, Gubernur Khofifah Batalkan Pesta Rakyat HUT Jatim
    Berkabung Tragedi Stadion Kanjuruhan, Gubernur Khofifah Batalkan Pesta Rakyat HUT Jatim
    06/10/2022 - 23:44
  • Gelar Gathering, KPU Magetan Ajak Media Menulis Berita Positif
    Gelar Gathering, KPU Magetan Ajak Media Menulis Berita Positif
    06/10/2022 - 23:10
  • World Congress ke-28, Emil Dardak Resmi Jadi Presiden EAROPH 2022-2024
    World Congress ke-28, Emil Dardak Resmi Jadi Presiden EAROPH 2022-2024
    06/10/2022 - 22:42
  • Kapolri Sebut Ada 11 Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
    Kapolri Sebut Ada 11 Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
    06/10/2022 - 22:33
  • Tim Putri Garuda Baru Siap Harumkan Indonesia di Ajang SCWC Doha
    Tim Putri Garuda Baru Siap Harumkan Indonesia di Ajang SCWC Doha
    06/10/2022 - 22:25

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32