Peristiwa Internasional

India Luncurkan Kapal Induk Buatan Sendiri

Sabtu, 03 September 2022 - 06:59 | 19.83k
India Luncurkan Kapal Induk Buatan Sendiri
INS Vikrant adalah kapal induk pertama buatan India.(FOTO : CNN)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTAIndia telah meluncurkan kapal induk pertamanya yang merupakan buatan sendiri, Jumat (2/9/2022) dengan nama INS Vikrant. Peluncuran digelar pada sebuah upacara di Galangan Kapal Cochin, negara bagian Kerala selatan India.

Vikrant berbobot mati 45.000 ton,  mendapat awalan INS (Kapal Angkatan Laut India) pada upacara peresmian resmi, yang dihadiri oleh Perdana Menteri Narendra Modi.

Kapal ini panjangnya 262m (860ft) dan tingginya hampir 60m (197ft). Ini merupakan kapal induk pertama yang dirancang dan dibangun sendiri oleh India dengan kapasitas bisa menampung 30 pesawat tempur dan helikopter.

Narendra Modi sampai-sampai menyebut kapal induk itu sebagai 'kota terapung' dan 'simbol potensi pribumi'. "Dengan INS Vikrant, India telah bergabung dengan daftar negara yang memproduksi kapal induk besar dengan teknologi asli. Ini telah mengisi negara dengan kepercayaan baru," katanya pada upacara commissioning.

Kapal induk India lainnya, INS Vikramaditya, mampu membawa lebih dari 30 pesawat.  Sebagai pembanding, kapal induk Inggris, HMS Queen Elizabeth Angkatan Laut Kerajaan Inggris bisa membawa sekitar 40 dan kapal induk kelas Nimitz Angkatan Laut AS bisa menampung lebih dari 60 pesawat.

Kini India bergabung dengan liga elit kekuatan angkatan laut dunia dengan menugaskan kapal induk pertama yang dibangun di dalam negeri, INS Vikrant ini.

Pembuatan Vikrant menelan biaya sekitar 200 miliar rupee ($ 2,5 miliar; £ 2,1 miliar), dan semula diharapkan akan dilantik menjadi angkatan laut pada tahun 2017. Namun tahap kedua pembangunannya itu dilanda penundaan.

India kini juga berada diantara sejumlah kecil negara yang memikiki lebih dari satu kapal induk atau kapal induk helikopter yang beroperasi dan menjadi negara ketiga, setelah Inggris dan China, yang telah menugaskan kapal induk buatan dalam negeri.

"Tujuannya mungkin sulit. Tantangannya mungkin besar. Tetapi ketika India mengambil keputusan, tidak ada tujuan yang mustahil," kata Modi lagi sebelum naik ke kapal induk dan membentangkan bendera angkatan laut baru negara itu.

"Hingga saat ini kapal induk jenis ini hanya dibuat oleh negara maju. Saat ini, India dengan memasuki liga ini telah mengambil satu langkah lagi untuk menjadi negara maju," kata Modi seraya menambahkan kawasan Indo-Pasifik tetap menjadi “prioritas keamanan utama bagi India.

INS Vikrant bergabung dengan kapal induk INS Vikramaditya, kapal induk era Soviet yang diperbaharui yang dibeli dari Rusia pada tahun 2004, dalam armada India.

INS Vikrant sedikit lebih kecil dari INS Vikramaditya dan kapal induk AS, Cina dan Inggris meskipun lebih besar dari Jepang. Tetapi para analis memuji potensi daya tembaknya.

Ketika sayap udaranya beroperasi penuh selama beberapa tahun ke depan, kapal induk INS Vikrant buatan India ini bisa membawa hingga 30 pesawat, termasuk jet tempur MiG-29K yang akan diluncurkan dari dek bergaya ski-ramp dan helikopter, serta sistem pertahanan termasuk rudal permukaan ke udara. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Berkabung Tragedi Stadion Kanjuruhan, Gubernur Khofifah Batalkan Pesta Rakyat HUT Jatim
    Berkabung Tragedi Stadion Kanjuruhan, Gubernur Khofifah Batalkan Pesta Rakyat HUT Jatim
    06/10/2022 - 23:44
  • Gelar Gathering, KPU Magetan Ajak Media Menulis Berita Positif
    Gelar Gathering, KPU Magetan Ajak Media Menulis Berita Positif
    06/10/2022 - 23:10
  • World Congress ke-28, Emil Dardak Resmi Jadi Presiden EAROPH 2022-2024
    World Congress ke-28, Emil Dardak Resmi Jadi Presiden EAROPH 2022-2024
    06/10/2022 - 22:42
  • Kapolri Sebut Ada 11 Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
    Kapolri Sebut Ada 11 Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
    06/10/2022 - 22:33
  • Tim Putri Garuda Baru Siap Harumkan Indonesia di Ajang SCWC Doha
    Tim Putri Garuda Baru Siap Harumkan Indonesia di Ajang SCWC Doha
    06/10/2022 - 22:25

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32