Hukum dan Kriminal

Fakta-Fakta Perundungan Bocah SMP di Kota Malang: Ditelanjangi, Disulut Rokok dan Dipaksa Minum

Jumat, 02 September 2022 - 21:25 | 25.99k
Fakta-Fakta Perundungan Bocah SMP di Kota Malang: Ditelanjangi, Disulut Rokok dan Dipaksa Minum
Ibu korban Perundungan, Gabriela Putri Lake saat menunjukkan bukti pelaporan ke pihak kepolisian. (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Ibu korban bernama Gabriela Putri Lake mengungkapkan banyak fakta yang dialami anaknya dalam kasus Perundungan sejak satu bulan lalu. Ternyata perundungan tersebut tak hanya dialami satu kali oleh anaknya yang masih berusia 12 tahun tersebut.

Gabriela mendapatkan sejumlah pengakuan dari anaknya yang sering kali mengadu kepadanya akibat dibully oleh teman-temannya.

Selama satu bulan kebelakang, tepatnya sejak bulan Juli 2022 lalu, anaknya sering mengadu jika dirinya dibully. Tepatnya, kala itu masih libur sekolah.

"Yang di video itu waktu liburan mau masuk sekolah. Ada juga kejadian sepulang sekolah sore," ujar Gabriela, Jumat (2/9/2022).

Gabriela awalnya tak tahu bully-an apa yang dialami oleh anaknya. Namun, pada 24 Agustus 2022 setelah ada seseorang yang menunjukkan video perundungan yang dialami oleh anaknya.

Dalam video tersebut, terlihat anaknya dilempari entah dengan bedak atau tepung ke mukanya, kemudian ditelanjangi secara paksa hingga dipukuli dengan bantal dan mainan hingga anaknya pun tak berdaya.

Setelah melihat itu, Gabriela pun langsung melaporkan ke pihak Polsek Lowokwaru dan direkomendasikan untuk membuat laporkan ke Unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota.

Sebelum adanya laporan tersebut hingga viral melalui media mainstream, ibu korban dan keluarganya sempat bertemu dengan orang tua dari keempat pelaku perundungan.

Ibu korban yang ingin mendapat penjelasan dan maaf secara langsung dari pihak orang tua pelaku malah mendapatkan perlakuan yang tak layak.

Pihak orang tua pelaku malahan meremehkan perundungan yang dilakukan anaknya kepada korban. Diakui Gabriela, orang tua pelaku terkesan tak mau tahu dengan apa yang dilakukan anaknya kepada korban perundungan meski dia telah melihat video tersebut.

"Kalau awalnya minta maaf saya legowo (puas), namanya anak-anak. Tapi pas video itu saya tunjukkan ke orang tuanya (pelaku), katanya wes ganok urusan ambek koen, aku wes ngerti videone (sudah aku gak ada urusan sama kamu, aku sudah tahu videonya," ungkapnya.

"Tapi setelah kejadian itu ramai, baru mereka mau minta maaf. Katanya empat pelaku mau minta maaf. Tapi kata adik saya bilang, kemarin kemana saja," imbuhnya.

Tak hanya ditelanjangi dan dipukuli dengan sejumlah benda, Gabriela telah mendapat kesaksian dari anaknya apa saja yang pernah dilakukan kepadanya dalam konteks perundungan.

Gabriela membeberkan ternyata anaknya pernah disuruh minum-minuman keras dan handphonenya pernah diambil oleh para perundung hingga digunakan untuk mengisi video-video porno.

Padahal, korban maupun keempat pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Satreskrim Polresta Malang Kota adalah anak di bawah umur, tepatnya ada yang tengah duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) dan juga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

"Anak saya kalau cerita katanya disuruh minum, terus HP anak saya dipakai diisi video-video porno," katanya.

Tak hanya itu, jika korban tak mau menenggak minuman tersebut, korban disulut oleh rokok oleh para perundung tersebut.

Namun, saat ditanya berapa kali, Gabriela sebagai ibu korban tak mengetahui secara persis, karena ia hanya mendengar cerita dari anaknya.

"Anak saya sering cerita digitukan (disulut rokok). Saya kurang tahu kejadiannya berapa kali, cuma ini cerita dari anak saya. Ada bekasnya (sulutan rokok). Disuruh minum, kalau gak mau minum di conyok (Sulut) rokok. Gitu," bebernya.

Tak berhenti disitu saja, korban pun sering kali dipalak oleh para pelaku Perundungan tersebut untuk digunakan membeli rokok maupun minuman.

"Terus sering dipalak uang Rp 5 ribu, alasannya buat beli rokok sama minum. Kalau gak mau, dicinyok (Sulut) rokok dan dibully itu," tuturnya.

Dengan itu, Gabriela pun mengharapkan hukuman yang setimpal bagi para perundung tersebut. Jika soal maaf, ia memaafkan, tapi jika diminta untuk berdamai, Gabriela secara tegas menolak hal tersebut.

"Harus dihukum lah. Kalau maaf saya kita memaafkan, tapi damai gak mau," tandasnya.

Sebagai informasi, kasus Perundungan yang dialami bocah SMP di kawasan Lowokwaru, Kota Malang tersebut mencuat setelah dirinya melapor ke pihak kepolisian dan mempublikasi ke media mainstream. Kini, setelah laporan, pihak kepolisian melakukan pendalaman dan mengumumkan bahwa empat perundung tersebut kini ditetapkan sebagai tersangka. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    27/09/2022 - 07:03
  • Easy Homemade Recipe for The Popular Korean Potato Cheese Bread
    Easy Homemade Recipe for The Popular Korean Potato Cheese Bread
    27/09/2022 - 03:08
  • Seulgi Red Velvet Siap Debut Solo dengan ‘28 Reasons’
    Seulgi Red Velvet Siap Debut Solo dengan ‘28 Reasons’
    27/09/2022 - 01:31
  • Kaum Julid, Yuk Intip Kekayaan Pimpinan Monarki Inggris Raja Charles III dan Camilla
    Kaum Julid, Yuk Intip Kekayaan Pimpinan Monarki Inggris Raja Charles III dan Camilla
    27/09/2022 - 00:24
  • Wapres KH Ma'ruf Dengarkan Aspirasi Masyarakat Indonesia di Jepang
    Wapres KH Ma'ruf Dengarkan Aspirasi Masyarakat Indonesia di Jepang
    26/09/2022 - 23:06

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    27/09/2022 - 07:03
  • Korupsi Pendidikan Indonesia
    Korupsi Pendidikan Indonesia
    26/09/2022 - 13:16
  • Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    25/09/2022 - 11:17
  • Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    25/09/2022 - 09:13
  • Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    25/09/2022 - 01:29
  • Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    24/09/2022 - 15:32
  • Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    24/09/2022 - 13:37
  • Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    24/09/2022 - 12:34

KULINER

  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01
  • Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    25/09/2022 - 15:42
  • Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    25/09/2022 - 06:39
  • Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    25/09/2022 - 05:01