Kesehatan

Waspadai Demam Berdarah, Anak Usia Sekolah Paling Rentan

Senin, 29 Agustus 2022 - 22:41 | 28.92k
Waspadai Demam Berdarah, Anak Usia Sekolah Paling Rentan
Ilustrasi - Nyamuk Demam Berdarah. (FOTO: pixabay)

TIMESINDONESIA, KEDIRI – Sepanjang 2022, terdapat lebih dari seribu kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kediri. Dari jumlah itu 179 positif DBD dengan 3 diantaranya meninggal dunia.  

Kasi Pencegahan Pengendalian Penyakit Menular (P3M) Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Retno Handayani, SKM, M.Kes mengungkapkan dari jumlah tersebut hampir 80 persen didominasi oleh anak-anak usia sekolah. Sedangkan untuk yang meninggal usianya di bawah 12 tahun. 

"Kalau untuk yang positif (DBD) itu hampir 80 persen usia balita dan anak sekolah, karena aktivitasnya sudah mulai di luar rumah. Sisanya baru usia-usia diatasnya," tutur Retno, Senin (29/08/2022). 

Untuk sebaran kasus sendiri, menurut Retno terjadi di sekitar wilayah Pare. Namun Retno menegaskan penemuan kasus terbanyak itu bukan berarti penanggulangan sarang nyamuk di Pare buruk, namun justru sebaliknya. 

"Bukan berarti PSN tidak bagus tapi banyak rumah sakit sehingga kita cepat menemukan (kasus). Di wilayah Pare mulai dari klinik sampai rumah sakit setidaknya ada 20. Jadi jika penemuan kasusnya juga lebih cepat kemungkinan terselamatkan itu juga lebih cepat. Karena kalau sudah panas tiga hari (dalam kasus DBD) harus segera ditangani," tambahnya lagi. 

Menurut Retno untuk membedakan antara panas biasa, panas karena gejala demam berdarah, dan yang terbaru panas karena covid-19 perlu dilakukan secara klinis untuk mempercepat penanganan. Termasuk melakukan rapid test untuk covid-19 dan cek trombosit untuk demam berdarah. 

Untuk pasien yang mengalami demam atau panas namun dari pemeriksaan diketahui trombosit masih atas 100 sampai 150, belum masuk ke DBD. Apalagi jika ternyata dipantau hari berikutnya tidak masalah. 

"Jadi masyarakat kalau misalnya panas ada kecurigaan tertentu disarankan langsung cek kesehatan untuk memastikan apakah itu Covid-19 atau DBD. Masa inkubasi DBD sendiri satu sampai tujuh hari. Ketika panasnya sudah di hari ketiga dan menurun itu bisa fase perbaikan atau fase semakin menurun. Jika virusnya semakin merusak, daya tahan tubuh pasien itu bisa melawan, dia bisa naik trombositnya," tutur Retno.

Retno mengungkapkan untuk meningkatkan trombosit, pasien harus mendapat asupan atau mendapat bantuan infus.  

"Ketika mendapat tambahan infus, otomatis dia ada kemampuan untuk meningkatkan trombosit. Begitu dapat infus di hari keempat-kelima bisa melawan, maka fase kritisnya yang seharusnya tujuh hari lebih cepat terlewati, dan lebih cepat sembuh," pungkas Retno terkait penyakit Demam Berdarah. (*) 

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    27/09/2022 - 07:03
  • Easy Homemade Recipe for The Popular Korean Potato Cheese Bread
    Easy Homemade Recipe for The Popular Korean Potato Cheese Bread
    27/09/2022 - 03:08
  • Seulgi Red Velvet Siap Debut Solo dengan ‘28 Reasons’
    Seulgi Red Velvet Siap Debut Solo dengan ‘28 Reasons’
    27/09/2022 - 01:31
  • Kaum Julid, Yuk Intip Kekayaan Pimpinan Monarki Inggris Raja Charles III dan Camilla
    Kaum Julid, Yuk Intip Kekayaan Pimpinan Monarki Inggris Raja Charles III dan Camilla
    27/09/2022 - 00:24
  • Wapres KH Ma'ruf Dengarkan Aspirasi Masyarakat Indonesia di Jepang
    Wapres KH Ma'ruf Dengarkan Aspirasi Masyarakat Indonesia di Jepang
    26/09/2022 - 23:06

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    27/09/2022 - 07:03
  • Korupsi Pendidikan Indonesia
    Korupsi Pendidikan Indonesia
    26/09/2022 - 13:16
  • Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    25/09/2022 - 11:17
  • Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    25/09/2022 - 09:13
  • Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    25/09/2022 - 01:29
  • Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    Misi Kesejahteraan Guru dalam RUU SISDIKNAS
    24/09/2022 - 15:32
  • Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    Pesantren, Hutan dan Sumber Mata Air Adalah Identitas Kabupaten Jombang
    24/09/2022 - 13:37
  • Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    Membongkar Tipu Muslihat Berbasis Wacana Feodalisme-Relasi Kuasa-Struktur Metafisis
    24/09/2022 - 12:34

KULINER

  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01
  • Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    25/09/2022 - 15:42
  • Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    25/09/2022 - 06:39
  • Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    25/09/2022 - 05:01