Kopi TIMES

Kelindan Environment Ethic di Bumi Wonosalam, Jombang

Senin, 08 Agustus 2022 - 19:28 | 50.89k
Kelindan Environment Ethic di Bumi Wonosalam, Jombang
Wahyu Umattulloh Al, Alumni Mahasiswa Sosiologi FISIP Universitas Muhammadiyah Malang
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JOMBANG – Keberlanjutan ekologi harus terus diprioritaskan untuk menjadi marwah dasar kelindan environment di bumi Wonosalam, Kabupaten Jombang. Wonosalam harus terus jadi jantung dan paru-paru kabupaten Jombang.

Keberlangsungan siklus environment atau lingkungan alam harus tetap dijaga untuk semua wilayah regional maupun nasional bahkan dunia demi menjaga keberlangsungan mahkluk hidup di dunia. Semua elemen masyarakat mulai dari masyarakat lokalitas hingga stakeholders (pemangku kepentingan) harus bersama menjaga keberlangsungan itu. Peran pemerintah Kabupaten Jombang dalam hal ini adalah sebagai fasilitator dan penggeraknya. Kontribusi dari berbagai macam elemen untuk penyelamatan lingkungan atau perlindungan terhadap ecology space juga harus benar-benar dilakukan secara holistik (menyeluruh), tidak setengah-setengah.

Basis lingkungan memiliki peran yang sangat penting untuk menopang sistem-sistem kehidupan seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Jombang. Sistemnya dibangun secara komperhensif oleh masyarakat setempat melalui berbagai macam cara mulai dari budaya, sosial, hingga ekonomi. Sistem tersebut harus dielaborasikan atau diintegrasikan dengan lingkungan alam yang ada, sebab lingkungan alam adalah oikus (tempat tinggal) yang memberikan kebutuhan-kebutuhan hidup bagi masyarakat dan menjadi support system bagi kontruksi sistem yang sudah dibangun oleh masyarakat setempat.

Manusia dan lingkungan alam memiliki pola yang saling terkait serta saling terhubung. Manusia bukan hanya sebagai makhluk hidup sosial, melainkan manusia sebagai human ecological. Manusia tidak akan bisa berkembang menjadi dirinya yang utuh tanpa adanya ekosistem dan relasi dengan ekosistem seluruhnya. Kompleksitas tersebut memberikan pemahaman kepada kita mengenai kelindan environment terhadap perkembangan entitas manusia.

Kelindan sendiri, jika dilihat secara empiris dapat diartikan sebagai benang merah hubungan manusia dengan deep ecology space untuk menggerakkan kincir sistem kehidupan di bumi untuk saling terikat dan mengikat satu sama lainnya. Sehingga perlu kelindan environtment ethic (etika lingkungan) di seluruh wilayah.

Potensi Wonosalam

WIlayah Wonosalam ada di lereng gunung Anjasmoro. Wilayah ini punya SDA melimpah. Mulai dari hutan, sungai, sumber mata air, perkebunan, dan sejumlah wisata berbasis ecotourism. Melimpahnya  sumber daya alam tersebut dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sebagian masyarakat Jombang.

Semakin SDA Wonosalam tetap terjaga keasriannya maka tingkat kontribusinya untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat Jombang akan tetap berlanjut. Sebaliknya apabila SDA di bumi Wonosalam mengalami ekspolitasi maka aspek kebutuhan hidup akan mengalami degradasi. Baik secara sosial, kesehatan, dan ekonomi.

Selama ini, masyarakat Wonosalam memiliki kepedulian sosial yang tinggi terhadap kelestarian lingkungan alam dengan mendirikan berbagai macam komunitas akar rumput (grass roots) berbasis lingkungan, ekowisata, dan pengetahuan lokalitas yang masyarakat Wonosalam miliki. Kepedulian ini tidak lepas dari peran fasilitator yakni DLH Jombang, dan Dinas Kehutanan Jombang serta peran LSM berbasis penyelamatan lingkungan. Kolaborasi mereka berupa gerakan penyelamatan lingkungan dan pemeliharaan lingkungan itu berfokus kepada peningkatan etika lingkungan atau environment ethic kepada khalayak.

Praktik edukasi berbasis kesadaran etika lingkungan terus dilakukan. Seperti edukasi berbasis kesadaran etika lingkungan dengan memanfaatkan pengetahuan lokal aktor penyelamat lingkungan Wonosalam. Salah satunya adalah lewat kearifan lokal yang ada: Memayu hayuning bawana. Kearfian lokal yang berupaya untuk memperindah bumi menjadi indah.

Dengan memadukan memayu hayuning bawana dengan konsep etika lingkungan, masyarakat diajak lagi untuk mempertahankan lingkungan alam yang sudah indah, memperbaiki lingkungan alam yang rusak, dan mengembangkan lingkungan alam agar lebih konservatif bagi semua manusia khususnya masyarkat Kabupaten Jombang. 

Dengan meningkatnya pemahaman wisatawan saat ini bahwa ecotourism bukan hanya untuk bersenang-senang saja, tapi ada ada faktor healing (penyembuhan) juga di sana. Maka sosialisasi kepada para wisatawan soal etika lingkungan akan jauh lebih mudah. Lebih dari itu. para wisatawan diberikan tugas atau kewajiiban yang berhubungan dengan etika lingkungan, seperti mewajibkan menanam pohon, mewajibkan merawat pohon, dan melakukan biotilik (memantau kesehatan sungai)  di sungai-sungai atau di sumber mata air. 

Aksi kolaboratif aktor masyarakat Wonosalam dengan pemangku kepentingan untuk menerapkan etika lingkungan sangat diperlukan agar SDA yang ada di Wonosalam tetap lestari, terjaga dan terus bermanfaat. Dengan menjaga SDA di Wonosalam maka keberlangsungan hidup masyarakat Jombang tetap akan terjaga. Mulai saat ini, ayo kita optimalisasikan logika berpikir ekosistem untuk menjaga kesatuan ekosistem di sekitar kita. Tidak hanya di bumi Wonosalam saja, melainkan di seluruh Kabupaten Jombang agar tetap terjaga biological diversity for humanity. 

***

*) Oleh: Wahyu Umattulloh Al, Alumni Mahasiswa Sosiologi FISIP Universitas Muhammadiyah Malang.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Gelar Gathering, KPU Magetan Ajak Media Menulis Berita Positif
    Gelar Gathering, KPU Magetan Ajak Media Menulis Berita Positif
    06/10/2022 - 23:10
  • World Congress ke-28, Emil Dardak Resmi Jadi Presiden EAROPH 2022-2024
    World Congress ke-28, Emil Dardak Resmi Jadi Presiden EAROPH 2022-2024
    06/10/2022 - 22:42
  • Kapolri Sebut Ada 11 Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
    Kapolri Sebut Ada 11 Tembakan Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
    06/10/2022 - 22:33
  • Tim Putri Garuda Baru Siap Harumkan Indonesia di Ajang SCWC Doha
    Tim Putri Garuda Baru Siap Harumkan Indonesia di Ajang SCWC Doha
    06/10/2022 - 22:25
  • Melalui Dermayon Fashion Show Street, IWAPI Indramayu Kenalkan Batik Paoman
    Melalui Dermayon Fashion Show Street, IWAPI Indramayu Kenalkan Batik Paoman
    06/10/2022 - 22:18

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    Sepak Bola dan Problem Kemanusiaan
    06/10/2022 - 15:12
  • Sosial Budaya Dalam Beragama
    Sosial Budaya Dalam Beragama
    06/10/2022 - 11:14
  • Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    Menatap Masa Depan Sepakbola Indonesia
    06/10/2022 - 10:00
  • Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    Duka Petruk Sebelum Menjadi Raja
    05/10/2022 - 15:05
  • Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    Stop Tragedi Kemanusiaan Atas Nama Sepak Bola
    04/10/2022 - 14:26
  • Nasihat Seorang Ibu:
    Nasihat Seorang Ibu: "Jangan Nonton Sepak Bola Nak...."
    04/10/2022 - 13:33
  • Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    Nyawa Lebih Berharga Dari Pada Sepak Bola
    04/10/2022 - 12:55
  • Tragedy Kanjuruhan Malang
    Tragedy Kanjuruhan Malang
    04/10/2022 - 11:14

KULINER

  • Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    Apang Pella, Kue Khas Bugis Mulai Menjamur di Kota Tasikmalaya
    05/10/2022 - 00:20
  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32