Kopi TIMES

Balada Santribritis: Momentum untuk Dakwah atau Sekedar Lifestyle Semata

Senin, 08 Agustus 2022 - 18:48 | 36.03k
Balada Santribritis: Momentum untuk Dakwah atau Sekedar Lifestyle Semata
Ayu Mutmmainnah, Mahasiswi Tadris/Pendidikan Bahasa Inggris (TBIG) IAI Darussalam Blokagung.

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Mesin waktu bolehlah terus berjalan tapi waktu tak boleh sedikitpun diabaikan. 

Dulu manusia begitu menggandrungi telo godok(ubi rebus) namun sekarang jika ingin makan telo harus di modifikasi terlebih dahulu. Jika tak dimodifikasi, maka itu akan berpengaruh dalam harga dan juga cita rasa. Agar lebih aesthetic, ubi itu diolah ala Korean style menjadi Goguma latte, ala restoran style telo godok diubah menjadi Strudel Ubi. Tentu tampak lebih menarik.

Inti dari sebuah makanan itu hakikatnnya bukan hanya di lihat dari sudut tampilan dan sajiannya saja. Tetapi yang paling inti adalah histori dibalik makanan itu. Umumnya yang suka makanan ubi rebus adalah penduduk desa dan dijual di warung-warung dengan harga yang murah meriah. Meskipun deemikian, perlu diketahui bahwa ada banyak potongan kisah klasik dibalik cara pembuatannya. 

Si pemilik warung membelinya dari petani, petani menanam dan memanennya dengan susah payah. Mulai dari bergelut dengan terik matahari lalu harus sigap menghadapi tawar menawar dari para pembeli. Belum lagi jika menawarnya tak sesuai harga yang semestinya, harga teman misalnya. Jiwa sosial serta kekuatan hati harus dikorbankan disini. 

Sama halnya dengan makanan, gaya hidup manusia pun turut dipertimbangkan. Contoh fenomena Santribritis. Gabungan kata dari santri dan selebritis. Dulu sebelum santri melek teknologi, setiap dari mereka hanya berkecimpung dengan kesibukannya masing-masing. Saat di pesantren mereka disibukkan dengan kegiatan belajar mengajar kitab kuning, hafalan al-Quran atau nadzom. Ketika  kegiatan usai maka di kembalikan ke masing-masing santri. 

Ada santri yang rajin, setelah kegiatan belajar ia mengulas kembali pelajaran tersebut. Adapula santri yang seusai belajar lalu beranjak pergi. Bahkan ada juga yang tidur kembali. Namun dari usainya kegiatan tersebut tak ada satupun dari mereka yang berinisiatif untuk mengekspos di media sosial media. Contohnya adalah Instsgram. 

Pengguna Instagram di Indonesia bertambah 3,9 juta pada Kuartal IV 2021. (Databoks.katadata.co.id). Dalam kalkulasi tersebut juga termasuk data pengguna dari para santri. Dewasa ini, santri mulai tertarik dengan Instagram. Banyak dari mereka yang turut berkontribusi di dalamnya. Baik itu menggunakan akun yang dikelola oleh pihak pondok pesantren atau akun pribadi.

Menjadi Santribritis atau seleb di media sosial tentu sangat menguntungkan. Entah untuk santri itu sendiri maupun untuk pesantren. Mengapa demikian? Karena, selain dikenal banyak khalayak, fenomena ini juga merupakan peluang bisnis untuk menghasilkan uang. Bisa diperoleh  melalui  job/endorse dari salah satu produk. Selain itu, pondok pesantren juga akan berkembang sehingga dapat menggaet  banyak santri.

Seorang santri bisa dikatakan selebritis jika ia memiliki ribuan followers dan jumlah like yang tak sedikit. Sebagai orang yang memiliki banyak  followers, tentunya segala sesuatu yang diposting oleh Santribritis akan menjadi perhatian netizen. Karenanya, para Santribritis harus lebih berhati-hati dalam memposting status, foto dan video. Sebab, hal itu bisa jadi membawa efek kepada pengikutnya.

Jika yang diposting hanyalah sebuah foto yang dipoles dengan filter yang disediakan oleh Instagram, tentu unfaedah. Akan sia-sia tak dampak yang pasti bagi para penikmat sosmed. Jangan sampai terlena dengan dunia maya dan hiruk pikuk dunia lalu lupa dengan kewajibannya. Bagaimana pun tugas santri adalah Khairunnas anfa’uhum linnas, menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lain. Dalam arti, yang kita posting wajib mengandung nilai-nilai ke-Islaman walaupun  hanya secuil. Dengan demikian, para Santribritis sudah menunaikan tugasnya sebagai khalifah(pimpinan atau utusan) di muka bumi. Mereka telah berdakwah mengajak orang lain dalam kebaikan. 

Fakta adanya, semakin menarik, semakin unik konten yang disajikan maka akan bertambah jumlah pengikut yang didapatkan. Terlebih lagi jika sajiannya kontoversial, otomatis akan tambah meroket lagi followersnya. Layaknya selebgram lainnya, Santribritis juga bisa memiliki kedekatan hubungan yang lebih dengan para pengikutnya. Karena setiap gerak-gerik yang dilakukan akan diikuti. Antara selebritis dengan penggemar dapat dengan mudah untuk saling membalas komentar bahkan tak segan untuk bertukar kabar.

Kesempatan menjadi seleb harus digunakan sebaik mungkin. Menurut Psikolog A. Kasandra Putranto dalam GenPI.co, Jumat, (19/6), keinginan untuk selalu tampil sempurna tersebut disebabkan oleh beberapa alasan yakni karena finansial, sosial dan emosional. Jangan hanya karena memenuhi hawa nafsu untuk tampil apik nan sempurna  di Instagram, namun tak sempurna di mata Tuhan. 

Sebagai seorang santri alangkah lebih baik jika mengambil ibrah(pelajaran) dari  kisah Uwais al-Qarni, seorang hamba pemuda asal negeri Yaman yang tidak banyak orang mengenalnya. Uwais Al-Qarni berasal dari kabilah Murad yang tak masyhur di muka bumi, tetapi begitu masyhur  di langit. Oleh karena itu, janganlah kita menjadi insan yang tersohor di dunia, namun tidak tercatat sebagai hamba yang shalih atau orang yang beriman di hadapan Yang Esa. Sebab akhir-akhir ini begitu banyak orang yang popoler dan bangga dengan duniawinya, jabatannya dan statusnya namun dihadapan Allah tak ada nilainya.

***

*) Oleh: Ayu Mutmmainnah, Mahasiswi Tadris/Pendidikan Bahasa Inggris (TBIG) IAI Darussalam Blokagung.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Bicara Buku Pustaka Bersama Wakil Rakyat, Fadel Muhammad: Setiap Masalah Pasti Ada Jalan Keluarnya
    Bicara Buku Pustaka Bersama Wakil Rakyat, Fadel Muhammad: Setiap Masalah Pasti Ada Jalan Keluarnya
    28/09/2022 - 14:15
  • Bangunan Soliditas dalam Verifikasi Partai Politik
    Bangunan Soliditas dalam Verifikasi Partai Politik
    28/09/2022 - 14:03
  • Kebakaran di Paciran Lamongan Tewaskan Ibu dan Anak
    Kebakaran di Paciran Lamongan Tewaskan Ibu dan Anak
    28/09/2022 - 13:39
  • Kasus Kematian Demam Berdarah di Jatim Capai 110 Orang
    Kasus Kematian Demam Berdarah di Jatim Capai 110 Orang
    28/09/2022 - 13:27
  • Soundquriang 9 Padukan Hiburan, Promosi Budaya Indonesia dan Konser Amal
    Soundquriang 9 Padukan Hiburan, Promosi Budaya Indonesia dan Konser Amal
    28/09/2022 - 12:47

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Bangunan Soliditas dalam Verifikasi Partai Politik
    Bangunan Soliditas dalam Verifikasi Partai Politik
    28/09/2022 - 14:03
  • Politik Identitas Jujur vs Palsu 
    Politik Identitas Jujur vs Palsu 
    28/09/2022 - 08:44
  • Metamorfosa Asimetris
    Metamorfosa Asimetris
    27/09/2022 - 17:58
  • Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    Gotong-Royong Menyempurnakan RUU Sisdiknas
    27/09/2022 - 07:03
  • Korupsi Pendidikan Indonesia
    Korupsi Pendidikan Indonesia
    26/09/2022 - 13:16
  • Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    Penegakan Hukum; Problem Struktur Hukum dan Etika Profesi
    25/09/2022 - 11:17
  • Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    Demam Sound Horeg dan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan
    25/09/2022 - 09:13
  • Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    Nasib Petani Tanaman Pangan Kita
    25/09/2022 - 01:29

KULINER

  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01
  • Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    Menikmati Sorabi Legendaris Abah Rahman di Alun-Alun Kota Banjar
    25/09/2022 - 15:42
  • Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    Pecel Mbok Marem, Menu Sarapan Legendaris di Kabupaten Blitar 
    25/09/2022 - 06:39
  • Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    Resep Potato Cheese Bread Ala Korea yang Tengah Viral
    25/09/2022 - 05:01