Pemerintahan

Upaya Menghadirkan PPHN Lewat Konvensi Ketatanegaraan Dinilai tidak Tepat

Kamis, 28 Juli 2022 - 13:59 | 21.03k
Upaya Menghadirkan PPHN Lewat Konvensi Ketatanegaraan Dinilai tidak Tepat
Gedung MPR/DPR/MPR RI Senayan - (FOTO: dok MPR RI)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Upaya menghidupkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) melalui konvensi ketatanegaraan adalah sesuatu yang tidak bisa diterima secara keilmuan. Upaya penghadiran PPHN lewat konvensi ketatanegaraan seperti rekomendasi Badan Pengkajian MPR RI juga disebut sebagai hal yang mengada-ada.

"Itu ngaco secara keilmuan. Mengada-ada banget. Memang salah satu sumber hukum tata negara adalah konvensi, tapi konvensi artinya praktik yang berulang-ulang kayak pidato presiden 17 Agustus. Tapi kalau mengubah suatu substansi, materi, muatan konstitusi atau UU, tidak ada," tegas pakar hukum konstitusi Bivitri Susanti di Jakarta, Kamis (28/7/2022).

Rapat Gabungan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI bersama pimpinan fraksi dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sebelumnya diketahui menyetujui rencana menghidupkan Pokok-Pokok Haluan Negara atau PPHN tanpa melalui amandemen UUD 1945 sebagaimana inisiasi Ketua MPR Bambang Soesatyo. 

Kendati demikian, partai-partai belum sepakat dengan bentuk payung hukum PPHN. Fraksi Golkar menolak usul PPHN dihadirkan lewat konvensi ketatanegaraan seperti rekomendasi Badan Pengkajian MPR tersebut. 

"Rekomendasi Badan Pengkajian MPR adalah wacana penetapan TAP MPR RI sebagai dasar hukum PPHN tanpa harus melakukan amandemen UUD 1945, yang oleh Badan Pengkajian MPR disebut konvensi ketatanegaraan. Terhadap wacana ini, Fraksi Partai Golkar MPR RI dengan tegas menolak," kata Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI, Idris Laena.

Bivitri menambahkan, konstitusi Indonesia memang sudah tidak lagi punya PPHN. Dengan model pemilihan presiden langsung seperti sekarang, tidak ada haluan negara yang perlu diberikan kepada presiden karena presiden dipilih berdasarkan visi-misi.

"Saya juga orang yang tidak setuju. Karena saya kira argumen dasarnya itu memang konstitusi," ujarnya.

Menurut Bivitri, konvensi ketatanegaraan itu adalah praktik ketatanegaraan yang berulang-ulang dan sudah diterima sebagai praktik. Konvensi ketatanegaraan tidak bisa mengubah konstitusi ataupun Undang-Undang.

Senada, Direktur PSHK Pusat Studi Hukum Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (PSHK FH UII) Anang Zubaidy menilai tidak tepat upaya menghadirkan PPHN lewat konvensi ketatanegaraan.

"Hanya kalau pertanyaannya apakah PPHN itu bisa masuk sebagai bagian dari konvensi ketatanegaraan menurut saya tidak tepat. Karena dia tidak dilakukan berulang-ulang, terlebih lagi setelah MPR mengalami perubahan secara struktur maupun kewenangan pasca-amandemen UUD," ujarnya.

Anang mengatakan, konvensi ketatanegaraan sebenarnya hukum tidak tertulis. Sebagai konvensi ketatanegaraan ketika ada perbuatan hukum yang berulang-ulang, dilakukan terus-menerus, dan seolah-olah menjadi keharusan untuk dilakukan. 

Namun praktik tersebut tidak mempunyai landasan hukum tertulis misalnya upacara ataupun pidato presiden pada sidang MPR. Oleh karena itu PPHN tidak bisa dimasukkan sebagai bagian dari konvensi ketatanegaraan.

"Hanya kalau pertanyaannya apakah PPHN itu bisa masuk sebagai bagian dari konvensi ketatanegaraan menurut saya tidak tepat. Karena dia tidak dilakukan berulang-ulang, terlebih lagi setelah MPR mengalami perubahan secara struktur maupun kewenangan pasca amandemen UUD," lanjutnya.

"Kalau dia (PPHN) masuk sebagai konvensi, jelas tidak bisa ada konsekuensi. Kalau dipaksakan, ke mana? Siapa yang mau dipaksakan? Karena dia tidak punya konsekuensi," lanjutnya.

Anang Zubaidy menduga ada pihak yang ingin mengembalikan fungsi MPR sebagai lembaga tertinggi dengan kewenangannya. 

"Menurut saya begini, MPR RI ataupun DPD yang menginginkan itu sebagai bagian dari konvensi ketatanegaraan, karena mereka menganggap MPR pasca-amendemen ini kan sebagai lembaga yang tidak punya kewenangan. Dia ada kayak tidak ada. Kemudian cari-cari alasan, peluang yang bisa digunakan. Bisa jadi begitu," ucapnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • 77 Bendera Merah Putih Dikibarkan di Bundaran Glaser Probolinggo
    77 Bendera Merah Putih Dikibarkan di Bundaran Glaser Probolinggo
    17/08/2022 - 20:36
  • Membanggakan! Siswi Banyuwangi Jadi Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana
    Membanggakan! Siswi Banyuwangi Jadi Pembawa Baki Upacara Penurunan Bendera di Istana
    17/08/2022 - 20:30
  • Pecah Rekor, Polresta Bandung Ungkap Kasus Narkotika Terbesar di Wilayah Hukumnya
    Pecah Rekor, Polresta Bandung Ungkap Kasus Narkotika Terbesar di Wilayah Hukumnya
    17/08/2022 - 20:24
  • Haedar Nashir: TIMES Indonesia Banyak Kontribusi Mencerdaskan Generasi
    Haedar Nashir: TIMES Indonesia Banyak Kontribusi Mencerdaskan Generasi
    17/08/2022 - 20:06
  • HUT ke-77 RI, Puncak Gunung Lawu Jadi Jujugan Pendaki 
    HUT ke-77 RI, Puncak Gunung Lawu Jadi Jujugan Pendaki 
    17/08/2022 - 20:00

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Tujuan Indonesia Merdeka
    Tujuan Indonesia Merdeka
    17/08/2022 - 18:17
  • Lingkaran Togog Membunuh Dursasana
    Lingkaran Togog Membunuh Dursasana
    17/08/2022 - 10:46
  • 17 (pitulasan) ke 77: Pitulungan, Pituduh, Pitutur
    17 (pitulasan) ke 77: Pitulungan, Pituduh, Pitutur
    17/08/2022 - 05:33
  • Bangkit Lebih Kuat dalam Mengisi Kemerdekaan
    Bangkit Lebih Kuat dalam Mengisi Kemerdekaan
    17/08/2022 - 04:02
  • Gus Men & Pelaksanaan Haji Paripurna Pasca Corona
    Gus Men & Pelaksanaan Haji Paripurna Pasca Corona
    16/08/2022 - 07:32
  • Perlukah 'Motif' dalam Kasus Irjen Ferdy Sambo?
    Perlukah 'Motif' dalam Kasus Irjen Ferdy Sambo?
    15/08/2022 - 17:14
  • Retrospeksi 77 tahun Kemerdekaan di Sektor Pendidikan
    Retrospeksi 77 tahun Kemerdekaan di Sektor Pendidikan
    15/08/2022 - 16:11
  • KKN di Perguruan Tinggi: Sebuah Pengabdian atau Sekadar Penggugur Kewajiban?
    KKN di Perguruan Tinggi: Sebuah Pengabdian atau Sekadar Penggugur Kewajiban?
    15/08/2022 - 15:29

KULINER

  • Pepes Ayam Kemangi, Olahan Tak Biasa yang Bikin Kangen 
    Pepes Ayam Kemangi, Olahan Tak Biasa yang Bikin Kangen 
    17/08/2022 - 00:47
  • Ragam Kue Beras, Makanan Khas Korea yang Sering Muncul di Drakor
    Ragam Kue Beras, Makanan Khas Korea yang Sering Muncul di Drakor
    16/08/2022 - 10:07
  • Bola-Bola Nasi Keju, Menu Bekal Enak Pasti Kenyang
    Bola-Bola Nasi Keju, Menu Bekal Enak Pasti Kenyang
    16/08/2022 - 05:00
  • Bola-Bola Nasi Keju, Menu Bekal Enak Pasti Kenyang
    Bola-Bola Nasi Keju, Menu Bekal Enak Pasti Kenyang
    16/08/2022 - 05:00
  • Dijual di Pusat Perbelanjaan, Jajanan Jadul Khas Gresik Naik Kelas
    Dijual di Pusat Perbelanjaan, Jajanan Jadul Khas Gresik Naik Kelas
    15/08/2022 - 19:04