Kopi TIMES

Hari Anak Nasional VS Predator Seksual Anak

Selasa, 26 Juli 2022 - 15:09 | 56.00k
Hari Anak Nasional VS Predator Seksual Anak
Fanny S. Alam, Koordinator Regional Bandung School of Peace Indonesia, US Dept. of State IVLP 2020’s Fellow, Australia Awards for Indonesia 2020’s Fellow, T7 Social Cohesion Team of GID –G7 Germany.

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Sejak tahun 2020 dunia dihantam pandemi Covid-19 yang hingga sekarang belum tentu usai. Pandemi ini telah meluluhlantakkan semua segi kehidupan, tidak terkecuali dialami oleh anak-anak Indonesia. Secara keseluruhan, UNICEF mengekspos terdapat 80 juta anak-anak Indonesia terdampak pandemi Covid-19, mulai dari pendidikan, kesehatan, gizi, dan ketahanan ekonomi mereka.

UNICEF juga menggarisbawahi bahwa pandemi memperparah dampak yang sudah muncul dari awal, seperti ketimpangan dalam gender, kemiskinan, disabilitas, yang akhirnya turut berkontribusi terhadap perkembangan anak.

Pada peringatan Hari Anak Nasional 2022 ini, tema yang diambil “ Anak Terlindungi, Indonesia Maju” dan diusing oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), terlebih karena anak-anak Indonesia sedang memasuki masa paska pandemi, dimana memperlihatkan banyak tahapan penyesuaian dari semua sektor untuk daya dukung kehidupan anak-anak. 

Sementara itu, Valentina Gintings, Asisten Deputi Bidang Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi menggarisbawahi kenaikan angka kekerasan terhadap anak, termasuk kekerasan seksual yang menyentuh angka 1.848 berdasarkan data SIMFONI PPA selama masa pandemi Covid-19 melanda hingga Juni 2020. Bahkan, Kementerian Sosial juga mencatat kenaikan angka tersebut mencapai 2.131 hingga Juli 2021, dengan tambahan 28 orang diantaranya mengalami kehamilan. Jumlah tersebut ditenggarai juga akan terus bertambah karena ada kemungkinan masih banyak yang enggan melaporkan kasus kekerasan seksual, baik dari sisi korban serta keluarganya. Secara umum, kasus kekerasan seksual terhadap anak seakan-akan seperti fenomena bola salju yang menggelinding ke bawah dengan jumlah yang semakin besar serta jenis peristiwa kekerasan yang bahkan jauh lebih sadis daripada yang dapat dibayangkan biasanya. 

Peraturan Vs Peningkatan Kekerasan Seksual pada Anak

Kita masih mengingat kejadian di tahun 2016 silam yang menimpa Yuyun, seorang siswi SMP Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu yang menghilang dan ditemukan meninggal karena mengalami kekerasan seksual, yang dilakukan oleh 14 pemuda. Kasus ini menyita perhatian serta membuat Presidenn Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Presiden Jokowi menerbitkan Perppu nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU Nomor 2 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan mencantumkan berbagai hukuman, termasuk kebiri kimia bagi pelaku kekerasan seksual.

Penerbitan Perppu tersebut tidak lantas menekan jumlah kekerasan seksual yang dialami anak-anak khususnya. Akhir-akhir ini kita disuguhkan banyak kasus-kasus kekerasan seksual terhadap anak atau remaja justru meningkat dan peristiwanya terjadi di lingkungan terdekat mereka, terutama di tempat mereka menimba ilmu, terlebih dengan pernyataan dari Retno Listyarti, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tentang 126 anak perempuan dan 71 laki-laki yang mengalami pelecehan kekerasan seksual oleh para gurunya di lingkungan pendidikan selama 2021 (CNN, 2022).

Untuk mendukung pengentasan kekerasan seksual pada anak yang terjadi di lingkungan pendidikan yang semakin menjadi, maka Presiden Jokowi kembali menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 101 Tahun 2022 tentang Strategi Nasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak . Selain itu, UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang baru disahkan diharapkan dapat menjadi dasar hukum valid untuk memberikan hukuman kepada para pelaku kekerasan seksual, terutama pada perempuan dan anak, terutama ketika istilah kekerasan seksual sendiri sudah mengalami perluasan, tidak melulu mengenai perkosaan. 

Hari Anak Nasional VS Predator Kekerasan Seksual Anak

Peringatan Hari Anak Nasional 2022 dengan tema “Anak Terlindungi, Indonesia Maju” yang mengetengahkan resiilensi anak-anak dalam menghadapi pandemi Covid-19 semakin tertantang dengan banyaknya predator kekerasan pada anak, terutama yang berada di lingkungan pendidikan dan dilakukan oleh tenaga pendidik. Kita semua pasti masih terhenyak dengan kasus pemerkosaan terhadap 13 santri perempuan oleh Herry Wirawan. Lalu, Julianto Eko Putra yang ditenggarai telah melakukan pelecehan seksual pada siswi-siswi Sekolah Selamat Pagi Indonesia, Batu, Malang sejak 2009. 

Hari Anak Nasional dengan tema di atas sudah seharusnya membuka jalan bagi korban kekerasan seksual, terutama anak-anak dan remaja untuk lebih berani berbicara tentang apa yang mereka alami, serta menjadi peringatan bagi aparat hukum untuk lebih mengedepankan perspektif korban dalam penanganannya. Korban banyak tidak melapor karena relasi kuasa timpang antara predator dan korban dengan memperlihatkan kekuatan ekonomi dan sosial yang dimiliki predator. Sementara, korban, beserta keluarganya, berada dalam posisi terjepit karena predator menekan dengan bermacam alasan, serta belum ada keberpihakan masyarakat terhadap korban, yang justru lebih bertendensi menyalahkan korban. 

Hari Anak Nasional tahun ini memperlihatkan kenyataan bahwa institusi pendidikan, terutama, harus mereformasi internalnya untuk terus berkembang sebagai tempat aman bagi mereka yang belajar di sana. Hal ini juga menuntut dukungan dari berbagai pihak, seperti aparat, advokat, serta masyarakat untuk berani melihat bahwa kekerasan seksual pada anak itu adalah nyata adanya dan bukanlah aib yang harus ditutupi, tetapi harus dicegah. 

***

*) Oleh: Fanny S. Alam, Koordinator Regional Bandung School of Peace Indonesia, US Dept. of State IVLP 2020’s Fellow, Australia Awards for Indonesia 2020’s Fellow, T7 Social Cohesion Team of GID –G7 Germany.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Voca Erudita of UNS Won Tokyo International Choir Competition
    Voca Erudita of UNS Won Tokyo International Choir Competition
    12/08/2022 - 06:25
  • Merasa Sudah Dewasa? Yuk Kenali Tandanya dari Pola Pikir dan Mental
    Merasa Sudah Dewasa? Yuk Kenali Tandanya dari Pola Pikir dan Mental
    12/08/2022 - 05:19
  • Resep Ayam Popcorn Renyah, Cocok Buat Bekal Anak
    Resep Ayam Popcorn Renyah, Cocok Buat Bekal Anak
    12/08/2022 - 04:00
  • Get a Premium Mooncake of Vasa Hotel Surabaya
    Get a Premium Mooncake of Vasa Hotel Surabaya
    12/08/2022 - 03:11
  • Kebaya Goes to UNESCO, the Indonesian Way to Support the Program
    Kebaya Goes to UNESCO, the Indonesian Way to Support the Program
    12/08/2022 - 02:18

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Idealitas Ruang Publik dalam Citayam Fashion Week
    Idealitas Ruang Publik dalam Citayam Fashion Week
    11/08/2022 - 16:16
  • Diskresi SKB 4 Menteri di Tengah Pandemi
    Diskresi SKB 4 Menteri di Tengah Pandemi
    11/08/2022 - 15:58
  • Bergerak dengan Hati hingga Menjadi Dambaan Hati
    Bergerak dengan Hati hingga Menjadi Dambaan Hati
    11/08/2022 - 13:29
  • Pekan ASI: Ayo Kerja Sama Mengasihi!
    Pekan ASI: Ayo Kerja Sama Mengasihi!
    10/08/2022 - 16:40
  • Pendampingan UKM dan Kolaborasi Kegiatan Inisiasi Eduwisata Bersama Kampus UMM
    Pendampingan UKM dan Kolaborasi Kegiatan Inisiasi Eduwisata Bersama Kampus UMM
    10/08/2022 - 15:09
  • Kali ini Bagong yang Resah
    Kali ini Bagong yang Resah
    10/08/2022 - 09:13
  • Jangan Gampang Mengkafirkan
    Jangan Gampang Mengkafirkan
    10/08/2022 - 00:51
  • Tantangan Pariwisata di Sumba Timur
    Tantangan Pariwisata di Sumba Timur
    08/08/2022 - 23:11

KULINER

  • Resep Ayam Popcorn Renyah, Cocok Buat Bekal Anak
    Resep Ayam Popcorn Renyah, Cocok Buat Bekal Anak
    12/08/2022 - 04:00
  • Kembange Kopi, Inovasi Banyuwangi Kembangkan Ekonomi Kopi Rakyat
    Kembange Kopi, Inovasi Banyuwangi Kembangkan Ekonomi Kopi Rakyat
    11/08/2022 - 16:21
  • Es Krim Rasa Saos Tomat atau Jadi Incaran Warga Inggris
    Es Krim Rasa Saos Tomat atau Jadi Incaran Warga Inggris
    11/08/2022 - 05:17
  • Kakiage, Bakwan Sayur Ala Jepang, Asik Buat Cemilan Sore
    Kakiage, Bakwan Sayur Ala Jepang, Asik Buat Cemilan Sore
    09/08/2022 - 17:32
  • Cafe Ubar, Tawarkan Sensasi Nikmatnya Kopi Majalengka di Tengah Panorama Alam
    Cafe Ubar, Tawarkan Sensasi Nikmatnya Kopi Majalengka di Tengah Panorama Alam
    09/08/2022 - 15:49