Kopi TIMES

Kant Sarungan, ACT dan Begal Kelamin (2)

Sabtu, 23 Juli 2022 - 07:56 | 50.05k
Kant Sarungan, ACT dan Begal Kelamin (2)
Ach Dhofir Zuhry.
Editor: Yatimul Ainun

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Bechi ketitk ala ketara adalah plesetan dari ajaran klasik Jawa: Becik Ketitik Ala Katara yang maknanya lebih-kurang adalah segara bentuk kebaikan kelak akan menemukan jalannya dan tercium wanginya. Pun juga kejahatan, sepandai-pandai menutup bangkai akan tercium juga. Sepandai-pandai tupai melomoat akhirnya jalan kaki juga dan meringkuk di tahanan pula. 

Kasus ini ngeri-ngeri tak sedap, berdasarkan data kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan yang diadukan ke Komnas Perempuan periode 2015-2020, pesantren menempati urutan kedua setelah universitas. Tak menutup kemungkinan ini fenomena es cendol, maksud saya gunung es. Pesantren dan lembaga pendidikan agama lambat-laun (setelah dicitrakan sebagai sarang teroris) menjadi sarang para predator anak. Karena nila setitik rusak susu Sebelanga. Karena Herry Wirawan (HW), Julianto Eka Putra (JEP) dan Bechi setitik merusak citra pesantren dan sekolah se-Indonesia Raya.

Demikian akhir pelarian sang DPO, anak kiai Pesantren Shiddiqiyah ini puncaknya tertangkap juga setelah viral video jihad pembelaan dari para relawan Shiddiqiyah, plus drama pengepungan selama 15 jam di markasnya yang tak lain adalah pesantren ayahnya sendiri. 

Entah sudah sekian purnama korps penegak hukum gagal menyeret sang predator selangkangan ke jeruji besi. Sudah gonta-ganti Kapolres, bahkan Kapolda, tak mempan juga menerobos barikade sang DPO, dihalangi ratusan warga, ribuan simpatisan dan santri, bahkan polisi mendapatkan intimidasi dan kekerasan, termasuk dari sang ayah Bechi sendiri, yakni kiai MM yang terang-terangan pasang badan melindungi sang penjahat kelamin saat hendak digelandang pihak berwajib. Nyaris sama dengan penangkapan JEP, siluman kelamin lebih dari 40 siswi SMA, motivator sekaligus pendiri sekolah SPI Batu yang juga dilindungi keluarganya dan bahkan oknum aparat.

Ada sebilah tanya menyeruak dalam dada masing-masing kita: Mengapa banyak pihak justru seolah bekerja sama menjadi relawan untuk melindungi sang begal kelamin, perusak masa depan perempuan yang tak lain adalah santri-santri Bechi sendiri, murid-murid JEP dan HW sendiri bahkan sebagian besar yatim-piatu? Bukankah puluhan santriwati/siswi yang dicabul-mesumi secara ugal-ugalan serta dirudapaksa itu berangkat dari rumah dengan tujuan ingin manjadi baik, lha kok malah di rusak oleh putra sang Kiai, oleh guru dan sang motivator perompak kelamin?

Nah, pada denyut ini berlalu dua hukum moral dari Kant, yakni: "bertindaklah sedemikian rupa hingga ketika orang-orang mengikutimu, dunia akan menjadi lebih baik!" atau "bertindaklah sedemikian gila hingga manakala orang-orang di sekelilingmu mengikuti, dunia akan semakin kacau!". Kelihatannya Bechi, JEP, HW, dll juga para pendukungnya, berada pada posisi/hukum moral terakhir. Bechi Ketitik Ala Ketara, Bechi Ketitik Setan Ketawa.

Nun di balik pencitraannya sebagai pemuka agama dan pengasuh pesantren, ternyata banyak fakta mengejutkan di balik sosok asli sang begal kelamin, contoh kasus Bechi, sekaligus wakil Rektor dan pemilik perusahaan rokok ST, mewajibkan santriwatinya merokok. Sang predator kelamin juga mendaku boleh menikahkan dirinya sendiri dengan perempuan manapun yang ia sukai, termasuk alien, hehe. Ia juga merayu dan bahkan mamaksa korban untuk dirudapaksa (saya tidak sependapat menggunakan kata digagahi, karena gagah konotasinya positif) dengan pendekatan musik dan ilmu metafakta. 

Tak kepalang tanggung, semua jemaah/simpatisan yang tadinya loyalis tapi kemudian menyeberang, segera distempel sebagai "gerombolan" yang diboikot usahanya, difetakompli gerak-geriknya, diintimidasi oleh para relawan robot sang penyamun kelamin, malah pengakuan seorang karyawati bank swasta di Jombang, terpaksa dikeluarkan oleh pimpinan karena diancam oleh Bechi bahwa semua uang nasabah/jemaah Shiddiqiyah akan ditarik bila si karyawati yang dicap gerombolan tidak dipecat. Wuih...

Oleh karena setiap filsuf tak hanya memiliki visi agung tentang kebahagiaan, tetapi juga tentang kebenaran, maka MSAT alias Bechi, JEP, HW, dan predator sebangsanya—yang dengan relasi kuasa—memperdaya belasan santriwati dan siswi demi memuaskan hasrat pribadi yang tak ada ujungnya, sekali lagi, sepupu jauh saya, Immanuel Kant, mengingatkan: 

"Bahwa orang-orang yang menduga mampu menerabas segala batasan dan norma, bertindak tanpa batas demi gelegak nafsunya, ia sedang menjerumuskan dirinya pada pseudo kebahagiaan, kepuasan palsu, suka-cita semu yang justru merendahkan martabat eksistensinya."

Eksesnya, sang juru mesum profesional terus berbohong untuk menutupi kebohongan sebelumnya, memerdaya untuk menyamarkan tipu-daya sebelumnya, demikian seterusnya menghalalkan segala cara untuk mencabuli sekian santriwati/siswi yang tak berdaya karena relasi kuasa dan hegemoni wibawa hingga sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jalan kaki juga, becik ketitik ala ketara, Bechi ketitik ala ketara.

Lain halnya, masih dalam pandangan sepupu jauh saya, jika kita bertindak demi orang lain sepenuhnya setulusnya, kadang tampak menyiksa diri, sebagai permisalan: mangajar tanpa dibayar laiknya para Kiai yang saleh, menolong tanpa pamrih, menerima orang lain dan siapapun yang berbeda sebagaimana adanya. Inilah kasih tak bersyarat. Inilah tindakan yang layak, unik, tak ternilai, menerabas batas personal tapi mengindahkan batas-batas sosial. Inilah tindakan baik yang das ding an sich, ini komitmen kemanusiaan, ini komitmen spiritual. Inilah kabahagiaan. Sekali lagi, karena kebahagiaan yang timbul dari perbuatan baik bukanlah sesuatu yang turun dari langit, maka kita harus dengan tekun mengupayakannya. (*)

 

*) Penulis: Ach Dhofir Zuhry

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

________
*)
 Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

*) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

*) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Tol Samarinda-Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Bontang: Kita Harus Berjuang
    Tol Samarinda-Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Bontang: Kita Harus Berjuang
    08/08/2022 - 22:36
  • Ketua DPR RI: ASEAN Para Games Bukti Penyandang Disabilitas Masih Bisa Berprestasi
    Ketua DPR RI: ASEAN Para Games Bukti Penyandang Disabilitas Masih Bisa Berprestasi
    08/08/2022 - 21:41
  • Polres Banjar Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak Berkebutuhan Khusus
    Polres Banjar Tangkap Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak Berkebutuhan Khusus
    08/08/2022 - 21:32
  • Mbah Supani Penari Seblang Bangkungan Banyuwangi Tutup Usia
    Mbah Supani Penari Seblang Bangkungan Banyuwangi Tutup Usia
    08/08/2022 - 21:25
  • Cakupan BIAN 2022, Majalengka Urutan Kedua di Jabar
    Cakupan BIAN 2022, Majalengka Urutan Kedua di Jabar
    08/08/2022 - 21:13

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Kelindan Environment Ethic di Bumi Wonosalam, Jombang
    Kelindan Environment Ethic di Bumi Wonosalam, Jombang
    08/08/2022 - 19:28
  • Balada Santribritis: Momentum untuk Dakwah atau Sekedar Lifestyle Semata
    Balada Santribritis: Momentum untuk Dakwah atau Sekedar Lifestyle Semata
    08/08/2022 - 18:48
  • Dr. Ahmad Basarah dan Ijtihad Pengujian Undang-Undang Berdasarkan Pancasila
    Dr. Ahmad Basarah dan Ijtihad Pengujian Undang-Undang Berdasarkan Pancasila
    08/08/2022 - 17:33
  • Menakar Peta Radikalisme di Malang
    Menakar Peta Radikalisme di Malang
    08/08/2022 - 11:32
  • Pemasyarakatan Semakin PASTI, Wujudkan Keadilan Restoratif dan SPPT 
    Pemasyarakatan Semakin PASTI, Wujudkan Keadilan Restoratif dan SPPT 
    06/08/2022 - 17:48
  • Polemik Legalisasi Ganja di Indonesia
    Polemik Legalisasi Ganja di Indonesia
    06/08/2022 - 15:27
  • Catatan dari Makkah: Dukun VS Pesulap, Kapitalisasi Agama Berkedok Kearifan Lokal
    Catatan dari Makkah: Dukun VS Pesulap, Kapitalisasi Agama Berkedok Kearifan Lokal
    06/08/2022 - 14:03
  • Nasib Kapolri Diujung Tanduk
    Nasib Kapolri Diujung Tanduk
    06/08/2022 - 04:28

KULINER

  • Terapkan Metode Hygiene Sanitasi, Kuliner Cimplung Banyuwangi Jadi Makin Berkelas
    Terapkan Metode Hygiene Sanitasi, Kuliner Cimplung Banyuwangi Jadi Makin Berkelas
    07/08/2022 - 19:29
  • Yuk Incip Nusantara Buffet Kaya Rasa di ASTON Jember
    Yuk Incip Nusantara Buffet Kaya Rasa di ASTON Jember
    07/08/2022 - 12:08
  • Ini Hidden Gem Rujak Soto yang Patut di Datangi Saat Berkunjung ke Banyuwangi
    Ini Hidden Gem Rujak Soto yang Patut di Datangi Saat Berkunjung ke Banyuwangi
    07/08/2022 - 07:42
  • Bakso 'Mak Bedil' Bertabur Sayur, Rasanya Bikin Kedap Kedip
    Bakso 'Mak Bedil' Bertabur Sayur, Rasanya Bikin Kedap Kedip
    07/08/2022 - 02:16
  • Bakso M. Iko, Kuliner Legendaris yang Tetap Hits
    Bakso M. Iko, Kuliner Legendaris yang Tetap Hits
    06/08/2022 - 18:01