Pendidikan

Ferdiansyah: Kurikulum Merdeka Tidak Boleh Dipaksakan

Senin, 18 Juli 2022 - 21:18 | 50.68k
Ferdiansyah: Kurikulum Merdeka Tidak Boleh Dipaksakan
Sekretaris Fraksi Partai Golkar di MPR RI, Ferdiansyah. (foto: dok Partai Golkar)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sekretaris Fraksi Partai Golkar di MPR RI, Ferdiansyah, mengatakan Kurikulum Merdeka tidak boleh dipaksakan. Hal demikian disampaikan saat diskusi Ngopi Seksi yang bertema ‘Wajibkah Kurikulum Merdeka Diimplementasikan Pada Tahun Ajaran Baru?,” 17 Juli 2022. Ferdiansyah menyebut banyak catatan mengapa kurikulum tersebut tidak boleh dipaksakan.

Dalam diskusi yang menghadirkan Ketua MGMP PPKn Kota Bandung, Dr, Ida Rohayani; Psikolog Pendidikan, Karina Adistiana; Ketua Umum Matematika Nusantara, Moch Fatkoer Rohman;  Pakar Pendidikan Lingkungan Hidup, Aulia Wijiasih; dan Pendiri Ikatan Guru Indonesia, Ahmad Rizali; Ferdiansyah mengungkap banyak pemangku kepentingan atau pihak terkait dalam posisi gamang atau bingung terhadap rencana Kurikulum Merdeka. “Sehingga Kurikulum Merdeka ini tidak boleh dipaksakan dan diimplementasikan,” ujarnya.

“Bila dipaksakan hal demikian tidak baik, tidak elok,” tambahnya.

Ditegaskan tidak semua bidang pendidikan harus dipaksakan.

Anggota Komisi X DPR ini mengimbau kepada semua apabila ada tindakan yang sifatnya memaksakan sesuatu dalam dunia pendidikan agar melaporkan kepada Komisi X DPR.

“DPR yang akan mengawasi,” tuturnya.

Ferdiansyah menyatakan berdasarkan kesepakatan rapat yang digelar di DPR bahwa kurikulum tidak boleh dipaksakan. DPR mengambil langkah yang demikian karena sudah tahu kondisi lapangan selain juga mendapat informasi saat rapat dengar pendapat umum dengan masyarakat dan pemangku kepentingan. “Juga berdasarkan informasi dan temuan di lapangan,” ungkapnya.

Oleh karena itu DPR mengambil sikap Kurikulum Merdeka tidak boleh dipaksakan implementasinya di tahun ajaran baru.

Dalam klasifikasi Kurikulum Merdeka, pria yang pernah aktif di KNPI itu menyebut ada 3. Terhadap klasifikasi yang ada pun, disebut pemangku kepentingan juga pada masih bingung. Dirinya meminta agar masalah ini segera diklarifikasikan kepada Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, dan Ristek.

“Supaya tidak menimbulkan kegaduhan,” tuturnya. Tak hanya itu, mengenai bahan ajar bagi siswa dan guru, hal demikian juga telat sampai dan belum sempurna.

Mantan aktivis Angkatan Muda Partai Golkar itu mengatakan dirinya tidak alergi dengan perubahan. Ia mempersilahkan perubahan namun hal demikian harus dipersiapkan baik. Langkah ini dikatakan penting sebab jangan sampai guru dan siswa dijadikan korban.

“Korban mungkin tidak terlihat sekarang tetapi akan terlihat pada masa yang akan datang,” ujarnya. Bentuk dari salah langkah itu menurutnya membuat siswa tidak bisa melakukan apa-apa dan bingung. Apa yang sudah terjadi harus menjadi pelajaran bersama bahwa perubahan kurikulum ke kurikulum ternyata sudah membuktikan itu.

“Perubahan kurikulum tidak bisa dilakukan cepat-cepat,” tegasnya. Perubahan yang ada harus dilakukan secara matang, perlahan tapi pasti, dengan tingkat presisi yang lebih baik.

Kurikulum Merdeka menurut Ferdiansyah juga membutuhkan anggaran. Soal anggaran ini diungkapkan belum terjawab. Bila kurikulum ini hendak diimplementasikan maka harus mendapat anggaran yang sesuai.

“Bila anggaran tidak sesuai membuat gagal,” ucapnya. Ditekankan jangan sampai kebijakan ini terkesan tidak transparan dan akuntable. Dirinya mengajak kepada semua untuk sama-sama megawasi dan menyampaikan masalah ini secara objektif supaya kebijakan di bidang edukasi harus ada persiapan dan kesiapan. “Yuk kita sama-sama mengawasi iplementasi Kurikulum Merdeka supaya tidak timbul sesal di saat ini dan masa yang akan datang,” tegasnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Mengenal Keistimewaan Batu Mulia Langka Asal Garut
    Mengenal Keistimewaan Batu Mulia Langka Asal Garut
    02/10/2022 - 06:16
  • Gas Air Mata Penyebab Tragedi Stadion Kanjuruhan pernah Terjadi Tahun 2018
    Gas Air Mata Penyebab Tragedi Stadion Kanjuruhan pernah Terjadi Tahun 2018
    02/10/2022 - 05:59
  • Kim Jung Hyun Comeback Lewat Season of Kokdu
    Kim Jung Hyun Comeback Lewat Season of Kokdu
    02/10/2022 - 05:24
  • Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jatim Sebut 127 Orang Meninggal
    Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolda Jatim Sebut 127 Orang Meninggal
    02/10/2022 - 05:14
  • Top 4 Wonders of the Underwater World in Malang
    Top 4 Wonders of the Underwater World in Malang
    02/10/2022 - 04:26

TIMES TV

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

Jelajah Kopi Nusantara: Kopi Taji Dulu Kini dan Nanti

11/08/2022 - 17:08

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022

Aremania Jemput Juara Piala Presiden 2022
Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud

Mengenang Sejarah Nabi di Jabal Uhud
Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi

Friendly Match PSIS vs Arema FC, Suporter Nyanyi ke Stadion Lagi
Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

Petugas Haji Gelar Gladi Posko, Siap Sambut JCH Indonesia

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    Diseminasi Nilai Kearifan Lokal Sebagai Upaya Mitigasi Risiko Bencana
    01/10/2022 - 16:19
  • Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    Perkuat SRA, Menekan Banyaknya Tingkat Kekerasan pada Anak
    01/10/2022 - 15:14
  • Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    Urgensi Strategi Komunikasi Pemasaran bagi Petani Milenial
    01/10/2022 - 14:00
  • Pancasila Sakti
    Pancasila Sakti
    01/10/2022 - 06:01
  • Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    Praktik Diktator Konstitusional dan Bayang-bayang Komunisme
    30/09/2022 - 09:01
  • Dampak Limbah Peternakan
    Dampak Limbah Peternakan
    29/09/2022 - 20:43
  • Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    Gerakan Moral Petruk Jadi Raja
    29/09/2022 - 12:12
  • Konsep Manajemen Dalam Islam
    Konsep Manajemen Dalam Islam
    29/09/2022 - 11:10

KULINER

  • Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    Hangatkan Tubuh dengan Peuyeum Bandung, Yuk Rasakan Nikmatnya
    30/09/2022 - 06:04
  • Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    Menyicip Kuliner Nasi Ayam Kungpao dan Nasi Ayam Rempah ala Depot 2 Legenda
    29/09/2022 - 04:38
  • 6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    6 Jajanan Berbahan Aci yang Enak di Bandung
    29/09/2022 - 02:21
  • Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    Ulen Juara, Jajanan Tradisional Rasa Kekinian
    26/09/2022 - 16:32
  • BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    BBQ Seafood Luminor Hotel Jember, Menu Hasil Laut yang Menggugah Selera
    26/09/2022 - 10:01