Politik

KIB Bakal Lanjutkan Nawacita Periode Pertama atau Lima Visi Periode Kedua Jokowi?

Minggu, 17 Juli 2022 - 09:14 | 51.77k
KIB Bakal Lanjutkan Nawacita Periode Pertama atau Lima Visi Periode Kedua Jokowi?
Presiden Joko Widodo dan Menko Airlangga Hartarto yang juga Ketua Umum Partai Golkar. (FOTO: dok KabarGolkar)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Peneliti utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro mengatakan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sepatutnya memperjelas pernyataan melanjutkan legacy Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagaimana disampaikan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.

Airlangga sebelumnya menyebut KIB yang dibentuk Golkar bersama PAN dan PPP adalah koalisi yang akan melanjutkan legacy atau warisan pemerintahan Presiden Jokowi. Menurutnya, ada pekerjaan dan visi Jokowi yang perlu dilanjutkan ke depan dan KIB berkomitmen melanjutkannya.

Menurut Siti Zuhro dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/07/2022), Pemerintahan Jokowi saat ini masih mempunyai beberapa program yang belum kelar. Salah satunya adalah proyek besar yakni pemindahan ibu kota negara (IKN) dan pembangunan infrastruktur.

"Jadi harus dicek dulu apa yang dimaksudkan dengan melanjutkan warisan. Apakah yang dimaksudkan adalah the whole story, keseluruhan dari kebijakannya Jokowi, mulai Nawa Cita sampai 5 visi besar itu?," kata Siti Zuhro.

Disebutkan dia, pemerintahan Jokowi pada periode pertama mempunyai 9 program prioritas dalam Nawacita. Sementara pada pemerintahan periode kedua, Presiden Joko Widodo mengetengahkan 5 visi.

Kelima visi itu adalah pembangunan infrastruktur, pembangunan sumber daya manusia (SDM), mengundang investasi seluas-luasnya dalam rangka membuka lapangan pekerjaan, reformasi birokrasi, dan menjamin penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang fokus dan tepat sasaran. 

Dari semua visi dan program Jokowi, Zuhro mempertanyakan warisan yang akan dilanjutkan oleh KIB. "Pertama itu Nawacita. yang terakhir ini periode kedua itu hanya 5 visi besar, membangun infrastruktur, SDM, investasi, tentang APBN dan formasi birokrasi. Atau hanya secara umum?," ujarnya.

Siti Zuhro menyatakan banyak warisan Jokowi yang bagus dan patut dilanjutkan. Namun demikian, ia juga menyebut adanya peninggalan pemerintahan Jokowi yang kurang elok dilanjutkan yakni polarisasi masyarakat yang muncul sejak Pilpres 2019. 

"Contoh legacy buruknya adalah konflik di tengah masyarakat, terjadi pembelahan. Apa itu legacy? Apakah itu yang dimaksudkan? Karena tidak bisa dituntaskan oleh Jokowi. Sampai saat ini tidak ada greget, gregetnya cuma IKN, infrastruktur," ungkapnya.

Untuk itu, Siti Zuhro menekankan pentingnya KIB untuk memperjelas program yang akan dilanjutkan dari pemerintahan Jokowi. Apalagi, publik pada era ini sudah mengedepankan rasionalitas, dibanding hanya menerima program yang masih samar-samar.

"Kita sudah say good bye dengan era analog, era yang cuma dicekokin saja. Itu era dulu. Saat ini enggak bisa lagi hal-hal yang seperti diberlakukan," tambahnya.

Pada Pemilu 2024, mayoritas adalah pemilih berusia muda. Para pemilih itu tentu akan mengedepankan rasionalitas. "Orang-orang muda berusia 45 ke bawah, usia 17 tahun pemilih pemula sampai 45 itu mendominasi nanti, mayoritas. Masak diberikan suguhan - suguhan yang tidak rasional," pungkasnya.

Pembangunan Berkelanjutan

Sementara itu, Direktur Eksekutif Para Syndicate Ari Nurcahyo mengungkapkan, setiap tradisi pemerintahan dari presiden ke presiden punya corak dan warna tersendiri yang mestinya dalam konteks pembangunan nasional harus berlanjut dan kontinyu. 

"Harus ada kontinuitas. Sehingga KIB dalam rangka itu adalah hal yang konstruktif. Memang harus berlanjut," jelasnya.

Ari Nurcahyo mengatakan, program kerja presiden harus berpatokan pada arah dasar pembangunan nasional yakni Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN). 

"Visi misi presiden juga harus sejalan dengan konstitusi dan garis besar haluan negara (GBHN) dalam undang-undang," tegasnya.

Ari menegaskan banyak program kerja Presiden Jokowi yang belum selesai dari mulai pembangunan infrastruktur, sumber daya manusia, hingga investasi. Dimana pada periode pertama Jokowi fokus pada infrastruktur. 

"Kita lihat pembangunan masif dalam infrastruktur. Itu perlu dilanjutkan apa yang sudah direncanakan. Pak Jokowi juga sebenarnya melaksanakan apa yang sudah ada pada roadmap pembangunan. Termasuk pembangunan IKN. Itu perlu dilanjutkan. Kan relevansinya ke sana," kata Ari.

"Ini yang saya pikir hal niscaya yang harus dilanjutkan. Karena ke depan untuk membangun Indonesia Emas 2024 harus menjadi fokus kita bersama siapapun presiden yang akan menggantikan Pak Jokowi," sambungnya.

Ari menegaskan Presiden Jokowi pastinya punya warisan yang baik dan patut dilanjutkan oleh presiden berikutnya. Visi misi presiden yang nanti akan terpilih harus punya irisan yang sifatnya kontinyu dengan apa yang sudah dicapai oleh Presiden Jokowi. 

"Pak Jokowi pasti punya legacy dan presiden selanjutnya harus melanjutkan," pungkasnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Matte Tetap Lembab, Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint Solusinya
    Matte Tetap Lembab, Y.O.U Cloud Touch Fixing Tint Solusinya
    16/08/2022 - 05:01
  • Bola-Bola Nasi Keju, Menu Bekal Enak Pasti Kenyang
    Bola-Bola Nasi Keju, Menu Bekal Enak Pasti Kenyang
    16/08/2022 - 05:00
  • Seoul Vibe, Film Aksi Drifting Berlatar Tahun 1988
    Seoul Vibe, Film Aksi Drifting Berlatar Tahun 1988
    16/08/2022 - 04:22
  • Heat Stroke Wasn't the Main Cause of Death for the Pilgrims
    Heat Stroke Wasn't the Main Cause of Death for the Pilgrims
    16/08/2022 - 03:36
  • Keren, Film Pendek Taylor Swift Masuk Nominasi Oscar  
    Keren, Film Pendek Taylor Swift Masuk Nominasi Oscar  
    16/08/2022 - 02:45

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Perlukah 'Motif' dalam Kasus Irjen Ferdy Sambo?
    Perlukah 'Motif' dalam Kasus Irjen Ferdy Sambo?
    15/08/2022 - 17:14
  • Retrospeksi 77 tahun Kemerdekaan di Sektor Pendidikan
    Retrospeksi 77 tahun Kemerdekaan di Sektor Pendidikan
    15/08/2022 - 16:11
  • KKN di Perguruan Tinggi: Sebuah Pengabdian atau Sekadar Penggugur Kewajiban?
    KKN di Perguruan Tinggi: Sebuah Pengabdian atau Sekadar Penggugur Kewajiban?
    15/08/2022 - 15:29
  • Peran Strategis Pemuda dalam Mengusung Semangat Nasionalisme di Era Society 5.0
    Peran Strategis Pemuda dalam Mengusung Semangat Nasionalisme di Era Society 5.0
    15/08/2022 - 14:28
  • Pers Perjuangan di Era Klik
    Pers Perjuangan di Era Klik
    13/08/2022 - 19:12
  • Idealitas Ruang Publik dalam Citayam Fashion Week
    Idealitas Ruang Publik dalam Citayam Fashion Week
    11/08/2022 - 16:16
  • Diskresi SKB 4 Menteri di Tengah Pandemi
    Diskresi SKB 4 Menteri di Tengah Pandemi
    11/08/2022 - 15:58
  • Bergerak dengan Hati hingga Menjadi Dambaan Hati
    Bergerak dengan Hati hingga Menjadi Dambaan Hati
    11/08/2022 - 13:29

KULINER

  • Bola-Bola Nasi Keju, Menu Bekal Enak Pasti Kenyang
    Bola-Bola Nasi Keju, Menu Bekal Enak Pasti Kenyang
    16/08/2022 - 05:00
  • Dijual di Pusat Perbelanjaan, Jajanan Jadul Khas Gresik Naik Kelas
    Dijual di Pusat Perbelanjaan, Jajanan Jadul Khas Gresik Naik Kelas
    15/08/2022 - 19:04
  • Resep Tumpeng Merah Putih, Sajian Lezat Saat Tujuh Belasan
    Resep Tumpeng Merah Putih, Sajian Lezat Saat Tujuh Belasan
    14/08/2022 - 07:12
  • Bancakan Sak Tempeh di Java Lotus Hotel, Sajian Ragam Kudapan Pandhalungan
    Bancakan Sak Tempeh di Java Lotus Hotel, Sajian Ragam Kudapan Pandhalungan
    13/08/2022 - 16:56
  • Berlumur 15 Bumbu Rahasia, Rasakan Kelezatan Mih Kocok Mang Dadeng di Kota Bandung
    Berlumur 15 Bumbu Rahasia, Rasakan Kelezatan Mih Kocok Mang Dadeng di Kota Bandung
    13/08/2022 - 12:56