Advertisement
Peristiwa Daerah

Grand Final Duta Genre 2022, Diharapkan Jadi Penggerak Cegah Pernikahan Anak

Pemilihan Duta Generasi Berencana (Genre) Tahun 2022 Kabupaten Bondowoso, digelar di Inpari Ballroom Grand Padis Hotel, Kamis (7/7/2022). ... ...

TIMES Indonesia,
Grand Final Duta Genre 2022, Diharapkan Jadi Penggerak Cegah Pernikahan Anak
Grand Final Duta Genre Kabupaten Bondowoso Tahun 2022 yang diselenggarakan di Hotel Grand Padis. (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

BONDOWOSO Pemilihan Duta Generasi Berencana (Duta Genre) Tahun 2022 Kabupaten Bondowoso, digelar di Inpari Ballroom Grand Padis Hotel, Kamis (7/7/2022). Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Sosial Perlindungan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AKB).

Ketua Panitia Duta Genre, Untung Khusairi mengatakan, kegiatan Pemilihan Duta Genre ini bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada remaja, agar dapat menjadi contoh dan teladan yang baik, dalam hal pola pikir, penampilan dan sikap bagi sebayanya. 

Advertisement

"Duta Genre juga bertugas mensosialisasikan Program Bangga Kencana agar lebih dikenal di masyarakat pada umumnya, dan khususnya pada remaja," kata dia.

Adapun yang mendaftar sebanyak 63 peserta, kemudian setelah diseleksi diambil 30 peserta di semifinal, 15 putra dan 15 putri. Selanjutnya untuk finalis ada 20 peserta, yaitu 10 putra dan 10 putri.

Menurutnya, ada beberapa penilaian. Diantaranya video profil, penilaian program inovasi, penilaian presentasi program inovasi.

"Tes wawancara, penilaian sebagai fasilitator, tes penyuluhan, penilaian pemahaman materi (post test) dan penampilan talent," paparnya.

Sementara Kepala Dinsos P3AKB, Anisatul Hamidah mengatakan, ketika usia Indonesia nanti memasuki satu abad atau 100 tahun, diharapkan memiliki generasi yang berkualitas.

Advertisement

"Kita ingin, Indonesia ke depan dipimpin oleh orang-orang hebat. Untuk menyiapkan generasi hebat itu harus kita rencanakan dari sekarang," kata dia.

Menurutnya, kondisi bangsa pada 20-30 tahun yang akan datang ditentukan oleh apa yang dilakukan hari ini. 

"Kalau kita menyiapkannya biasa-biasa saja. Maka generasi kita akan biasa-biasa saja. Kalau kita ingin generasi ke depan luar biasa, maka kita harus menyiapkannya dengan luar biasa," paparnya.

Salah satu caranya, kata dia, yakni membuktikan bahwa generasi muda Bondowoso bukan generasi yang suka minum, bukan generasi yang suka corat-coret baju. Tetapi generasi yang keren sebagaimana ditampilkan oleh Duta Genre.

Pihaknya berharap Duta Genre bisa menjadi role model dan teladan dalam mencegah pernikahan dini. "Kita tahu angka perkawinan anak di Bondowoso cukup tinggi. Maka di tangan kalian para pemuda, masa depan Bondowoso ini akan dilanjutkan," tegas dia. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Moh Bahri
PenulisMoh BahriSarjana Sosial (S.Sos) Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq atau UIN KHAS Jember (2018). Bergabung di TIMES Indonesia sejak 2018 (Tugas di Kabupaten Bondowoso). Meliput berbagai topik: Politik, peristiwa, hukum, ekonomi, budaya, kuliner dan isu-isu lainnya di daerah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia