Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Implementasi Ibadah Haji dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

Sabtu, 02 Juli 2022 - 14:52 | 55.30k
Implementasi Ibadah Haji dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
Kukuh Santoso, M.Pd.I, Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA).
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Saat ini haji tidak lagi dianggap sebagai ibadah yang berat atau sulit untuk dilaksanakan, ya mungkin dulu masyarakat beranggapan untuk melaksanakan haji membutuhkan kesiapan yang besar, khususnya dalam hal financial. Di zaman sekarang anggapan ini dikikis dengan adanya kemudahan kemudahan yang ditawarkan oleh lembaga-lembaga yang mengelola pemberangkatan haji. Haji merupakan salah satu ibadah yang dilakukan di tempat tertentu (Kota Makkah) dengan melakukan rukun-rukun tertentu. Haji tertera pada rukun Islam, yang artinya menjadi salah satu ibadah yang wajib untuk dilaksanakan oleh orang muslim. Lantas bagaimana dengan orang yang tidak mampu baik dari segi fisik ataupun financial?  Allah berfirman dalam Q.S Ali Imran:97

“Mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah.”

INFORMASI SEPUTAR PENDAFTARAN UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.pmb.unisma.ac.id

Ditinjau dari firman Allah SWT tersebut perlu digaris bawahi ‘orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah’, maka bagi kita yang secara strategis jauh dari Baitullah yang dimaknai sanggup tidak hanya dari segi fisik tetapi juga financial, karena dari tempat kita berada (Indonesia) ke Baitullah membutuhkan biaya yang tidak sedikit dan tidak semua orang mampu melakukannya, kecuali atas seizin Allah SWT.  Keadaan mampu baik secara fisik dan financial disebut Istita’ah, sedangkan orang yang mampu dalam hal keduanya dinamakan Mustati. Namun sanggup atau tidaknya orang tersebut melaksanakan ibadah haji tidak menjadikan hukum berhaji menjadi sunnah, adapun hukum haji menjadi sunnah ketika seseorang telah melaksanakan haji dan berniat untuk melaksanakannya kembali.

Berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah pernah berkata di tengah-tengah khutbahnya “Seandainya aku berkata ya (melaksanakan haji setiap tahun) maka kalian tiak akan sanggup.”(H.R. Muslim)

Oleh karena itu ketika seseorang telah melaksanakn haji satu kali maka gugurlah kewajiban ibadah haji bagi orang tersebut dan apabila orang tersebut ingin melaksanakannya lagi hal itu akan dicatat sebagai kebaikan oleh Allah SWT dan mendapat pahala sesuai dengan kelipatan. Namun niat seperti ini perlu ditata dengan benar, apabila orang tersebut melakukannya semata-mata untuk mengharap ridho Allah SWT maka pahala akan dicatat untuknya, dan apabila niatnya berhaji bahkan lebih dari satu kali untuk menunjukkan kepada orang lain bahwa ia mampu bisa jadi niatnya jatuh kepada sombong. Karena yang diharapkan Allah SWT setelah seseorang melakukan haji dalam dirinya tertanam rasa takut kepada Allah SWT, sehingga orang tersebut bertaqwa, dapat menahan niat-niat atau hawa nafsu yang bertentangan dengan ajaran Islam, dan dapat membersihkan hati dari penyakit hati seperti sombong, iri, dengki, benci, dll. Orang yang bisa menyembuhkan penyakit hatinya maka ia akan memiliki rasa saling peduli kepada sesama manusia termasuk makhluk Allah yang lainnya dan juga akan menjaga Ukhuwah Islamiyah (Persaudaraanya).

INFORMASI SEPUTAR PENDAFTARAN UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.pmb.unisma.ac.id

Di era yang telah terjadi globalisasi seperti saat ini ibadah haji seharusnya bisa menjadi benteng bagi kita semua dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara, dimana kebebasan terbuka luas sehingga banyak terjadi penyalahgunaan Islam oleh orang –orang yang tidak bertanggung jawab dan ingin menghancurkan regenerasi Islam yang semakin berkembang dan banyaknya manusia yang mulai menyadari keberadaan Islam ini sebagai kebenaran. Selain itu terlihat jelas kesenjangan sosial dalam kehidupan masyarakat, yang kaya semakin asyik dalam mengejar kekayaan duniawi dan orang yang kekurangan secara ekonomi sibuk mencari cara untuk mempertahankan hidup. Dengan maraknya kehidupan manusia yang materialistis menjadi hilangnya rasa kepedulian terhadap sesama yang mana terbukti banyaknya kasus korupsi yang dilakukan aparat negara yang seharusnya amanah yang itu berikan untuk kesejahteraan masyarakatnya.

Meskipun di era sekarang gencar mengenai problematika dalam perbedaan agama, suku maupun budaya, tetapi hal itu juga diimbangi dengan banyaknya kelompok-kelompok yang menyerukan untuk menjaga perdamaian antar sesama manusia, sikap tersebut termasuk salah satu untuk mempertahankan integritas bangsa Indonesia. Jadi ketika masyarakat berbondong-bondong untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia, membantu orang-orang fakir dan miskin guna memberantas kemiskinan di Indonesia, melestarikan budaya Indonesia tanpa menonjolkan ia yang terbaik, dan mulai mengkikis perbedaan status sosial, secara otomatis sikap itu sudah menunjukkan implementasi dari nilai-nilai haji untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. ***

INFORMASI SEPUTAR PENDAFTARAN UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.pmb.unisma.ac.id

*)Penulis: Kukuh Santoso, M.Pd.I, Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Islam Malang (UNISMA)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Tantangan Pariwisata di Sumba Timur
    Tantangan Pariwisata di Sumba Timur
    08/08/2022 - 23:11
  • Sehari Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi di Majalengka, Ini Lokasinya
    Sehari Dua Peristiwa Kebakaran Terjadi di Majalengka, Ini Lokasinya
    08/08/2022 - 23:04
  • HUT ke-77 RI, Bupati Blora Izinkan Masyarakat Gelar Karnaval
    HUT ke-77 RI, Bupati Blora Izinkan Masyarakat Gelar Karnaval
    08/08/2022 - 22:57
  • Tol Samarinda-Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Bontang: Kita Harus Berjuang
    Tol Samarinda-Bontang Dicoret dari PSN, DPRD Bontang: Kita Harus Berjuang
    08/08/2022 - 22:36
  • Kapolri Akan Umumkan Tersangka Baru Terkait Kasus Kematian Brigadir J 
    Kapolri Akan Umumkan Tersangka Baru Terkait Kasus Kematian Brigadir J 
    08/08/2022 - 22:03

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Tantangan Pariwisata di Sumba Timur
    Tantangan Pariwisata di Sumba Timur
    08/08/2022 - 23:11
  • Kelindan Environment Ethic di Bumi Wonosalam, Jombang
    Kelindan Environment Ethic di Bumi Wonosalam, Jombang
    08/08/2022 - 19:28
  • Balada Santribritis: Momentum untuk Dakwah atau Sekedar Lifestyle Semata
    Balada Santribritis: Momentum untuk Dakwah atau Sekedar Lifestyle Semata
    08/08/2022 - 18:48
  • Dr. Ahmad Basarah dan Ijtihad Pengujian Undang-Undang Berdasarkan Pancasila
    Dr. Ahmad Basarah dan Ijtihad Pengujian Undang-Undang Berdasarkan Pancasila
    08/08/2022 - 17:33
  • Menakar Peta Radikalisme di Malang
    Menakar Peta Radikalisme di Malang
    08/08/2022 - 11:32
  • Pemasyarakatan Semakin PASTI, Wujudkan Keadilan Restoratif dan SPPT 
    Pemasyarakatan Semakin PASTI, Wujudkan Keadilan Restoratif dan SPPT 
    06/08/2022 - 17:48
  • Polemik Legalisasi Ganja di Indonesia
    Polemik Legalisasi Ganja di Indonesia
    06/08/2022 - 15:27
  • Catatan dari Makkah: Dukun VS Pesulap, Kapitalisasi Agama Berkedok Kearifan Lokal
    Catatan dari Makkah: Dukun VS Pesulap, Kapitalisasi Agama Berkedok Kearifan Lokal
    06/08/2022 - 14:03

KULINER

  • Terapkan Metode Hygiene Sanitasi, Kuliner Cimplung Banyuwangi Jadi Makin Berkelas
    Terapkan Metode Hygiene Sanitasi, Kuliner Cimplung Banyuwangi Jadi Makin Berkelas
    07/08/2022 - 19:29
  • Yuk Incip Nusantara Buffet Kaya Rasa di ASTON Jember
    Yuk Incip Nusantara Buffet Kaya Rasa di ASTON Jember
    07/08/2022 - 12:08
  • Ini Hidden Gem Rujak Soto yang Patut di Datangi Saat Berkunjung ke Banyuwangi
    Ini Hidden Gem Rujak Soto yang Patut di Datangi Saat Berkunjung ke Banyuwangi
    07/08/2022 - 07:42
  • Bakso 'Mak Bedil' Bertabur Sayur, Rasanya Bikin Kedap Kedip
    Bakso 'Mak Bedil' Bertabur Sayur, Rasanya Bikin Kedap Kedip
    07/08/2022 - 02:16
  • Bakso M. Iko, Kuliner Legendaris yang Tetap Hits
    Bakso M. Iko, Kuliner Legendaris yang Tetap Hits
    06/08/2022 - 18:01