Politik

Nasdem Jaring Tiga Nama Capres, Pakar Politik UMY Sebut Sebagai Daya Pikat Perhatian Masyarakat

Kamis, 23 Juni 2022 - 20:36 | 21.95k
Nasdem Jaring Tiga Nama Capres, Pakar Politik UMY Sebut Sebagai Daya Pikat Perhatian Masyarakat
Pakar politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr Tunjung Sulaksono SIP M Si. (Foto: Humas UMY)

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Pakar politik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr Tunjung Sulaksono SIP M Si menanggapi bahwasannya kemunculan nama-nama tokoh yang dianggap berpeluang untuk menjadi calon presiden ke permukaan merupakan hal yang wajar.

Menurutnya, pada pemilihan presiden, seorang figur atau ketokohan lebih berperan dibandingkan dengan partai politik.

Meski pemilihan presiden Indonesia baru akan dimulai dua tahun mendatang pada tahun 2024, namun terlihat isu-isu seputar pesta demokrasi terbesar itu telah tumpah ruah di kalangan masyarakat di antaranya adalah isu siapa sosok yang akan diusung bakal calon presiden Indonesia. Dari berbagai informasi yang dihimpun media pun, baru-baru ini partai politik Nasional Demokrat (NasDem) merekomendasi tiga nama calon sebagai presiden.

“Tiga nama tersebut adalah Anies Baswedan sebagai gubernur DKI Jakarta, lalu Ganjar Pranowo sebagai gubernur Jawa Tengah dan Jenderal Andika Perkasa sebagai Panglima TNI. Jadi partai NasDem dalam hal ini menjadi partai politik pertama yang mendeklarasikan calon presidennya,” ujar Tunjung, Kamis (23/6/2022).

Kendati demikian, sesuai dengan Undang-Undang Pemilu No.7 Tahun 2017 jelas tertulis bahwa calon presiden harus diajukan oleh partai politik yang memiliki minimal 20% kursi di DPR atau 25% suara sah secara nasional. Tentunya hal ini berarti ketokohan tersebut harus mendapat dukungan dari partai politik.

“Mungkin saja melalui deklarasinya ini, NasDem secara politis berharap adanya implikasi masyarakat untuk melihat NasDem sebagai partai dan memberikan keuntungan dalam pemilu legislatif. Dari ketiga nama yang diusung itu, tidak ada satupun yang merupakan kader partai NasDem. Loh, terus kenapa direkomendasikan? Bisa saja agar partai NasDem tercatat sebagai partai yang berani memunculkan capres pertama. Jadi bias dikatakan untuk menarik perhatian masyarakat,” jelasnya.

Menariknya di sini, lanjut Tunjung, dua nama yang diusung NasDem adalah tokoh yang masih menjabat sebagai kepala daerah di daerah masing-masing. Mereka berdua adalah Anies Baswedan serta Ganjar Pranowo di mana kedua sosok tersebut bisa dikatakan cukup populer dalam bursa bakal calon presiden.

Bagi dosen Ilmu Pemerintahan ini, posisi Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo saat ini dapat dikatakan sebagai sebuah investasi dalam dunia politik. Secara tidak langsung saat menjalankan kepemimpinannya, seorang kepala daerah telah menanamkan pengaruhnya atau melakukan kampanye.

“Paling tidak jika menjabat dalam satu periode, lima tahun dekat dengan masyarakat sudah merupakan kampanye gratis. Artinya jika kepemimpinannya berhasil maka simpatisan dari daerah akan dating dengan sendirinya. Lalu, pengalaman dalam pemerintahan pada tingkat daerah dengan seluk beluk yang ada sudah cukup untuk menjadi bekal. Mudah sekali untuk dilihat, jika memimpin daerah saja awut-awutan ya perlu dipertanyakan,” katanya.

Terkhusus nama Jenderal Andika Perkasa yang juga turut diusung oleh partai NasDem, Tunjung menilai dalam aturan seseorang yang masih aktif di TNI tidak boleh berpolitik bahkan tidak memiliki hak untuk dipilih dan memilih dalam pemilihan umum. Untuk itu, jika pencalonan Jenderal Andika Perkasa ini benar-benar terjadi, maka dirinya perlu melepaskan status kemiliterannya.

“Perjalanan karir yang panjang dan berpindah-pindah tempat tentu saja memperdalam pengalaman serta pemahaman seorang militer mengenai sebuah daerah. Sosok dengan latar belakang militer ini juga kerap dikenal sebagai sosok yang tegas. Ketegasannya itu pun bisa dianggap oleh sebagian masyarakat sebagai sebuah keuntungan,” imbuh pria yang juga sebagai Kepala Prodi Ilmu Pemerintahan UMY ini.

Pihaknya meyakini ketiga nama tersebut sama-sama memiliki kesempatan untuk benar-benar naik menjadi calon presiden pada tahun 2024 mendatang dengan kompetensi serta kapabilitas yang dimiliki. Namun, hal ini akan dikembalikan lagi kepada partai politik sebagai kendaraan politik untuk bisa mencalonkan diri.

“Pemerintah yang terbentuk nantinya adalah pemerintah koalisi dari berbagai partai politik. Ini disebabkan oleh tidak adanya partai politik yang dapat meraih suara mayoritas. Pencarian partner koalisi yang tepat menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan pilpres ke depannya,” tandasnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Yandri Susanto Dilantik Menjadi Wakil Ketua MPR RI
    Yandri Susanto Dilantik Menjadi Wakil Ketua MPR RI
    30/06/2022 - 20:35
  • Menang 3-0, Ponpes Darul Huda Juara Liga Santri Piala KASAD 2022 Wilayah Kodim Ponorogo
    Menang 3-0, Ponpes Darul Huda Juara Liga Santri Piala KASAD 2022 Wilayah Kodim Ponorogo
    30/06/2022 - 20:30
  • Upgrading Skill, Penyandang Difabel Jombang Dibekali Ilmu Membatik
    Upgrading Skill, Penyandang Difabel Jombang Dibekali Ilmu Membatik
    30/06/2022 - 20:25
  • Kreatif! Ini Inovasi Pemkab Banyuwangi untuk Permudah Pelayanan Adminduk
    Kreatif! Ini Inovasi Pemkab Banyuwangi untuk Permudah Pelayanan Adminduk
    30/06/2022 - 20:17
  • Universitas Brawijaya Deklarasi Anti Radikalisme
    Universitas Brawijaya Deklarasi Anti Radikalisme
    30/06/2022 - 20:08

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Gus Dur Bukan Pahlawan Siapa-siapa
    Gus Dur Bukan Pahlawan Siapa-siapa
    30/06/2022 - 19:17
  • DR. KH. Mustain Romly, Ulama Besar di Masanya
    DR. KH. Mustain Romly, Ulama Besar di Masanya
    30/06/2022 - 04:25
  • Menyoal Praktik Dromologi pada Masyarakat Digital
    Menyoal Praktik Dromologi pada Masyarakat Digital
    29/06/2022 - 00:09
  • Kita yang Non-Tionghoa dan Konghucu di Bangka Belitung Semestinya Mendukung!
    Kita yang Non-Tionghoa dan Konghucu di Bangka Belitung Semestinya Mendukung!
    28/06/2022 - 17:00
  • Menelisik Peluang Keberhasilan Jokowi Mendamaikan Rusia dan Ukraina
    Menelisik Peluang Keberhasilan Jokowi Mendamaikan Rusia dan Ukraina
    28/06/2022 - 13:41
  • Mendorong Pemantau Pemilu di Daerah
    Mendorong Pemantau Pemilu di Daerah
    28/06/2022 - 01:06
  • Nguri-Nguri Tradisi Sebagai Sarana Batiniah Silaturrahim Kepada Nenek Moyang
    Nguri-Nguri Tradisi Sebagai Sarana Batiniah Silaturrahim Kepada Nenek Moyang
    27/06/2022 - 21:49
  • Sudah Usangkah MSP?
    Sudah Usangkah MSP?
    27/06/2022 - 17:43

KULINER

  • Resep Aneka Sambal Rumahan
    Resep Aneka Sambal Rumahan
    30/06/2022 - 15:24
  • Bikin Japchae, Bihun Sayuran Ala Korea yang Nikmat
    Bikin Japchae, Bihun Sayuran Ala Korea yang Nikmat
    30/06/2022 - 12:14
  • Sate Bulayak Nusa Tenggara Barat, Lebih Sip Dengan Sajian Lontong Lokal
    Sate Bulayak Nusa Tenggara Barat, Lebih Sip Dengan Sajian Lontong Lokal
    30/06/2022 - 06:11
  • De'yons Coffee and Eatery Hadirkan Beragam Kopi Nikmat di Pusat Kota Garut
    De'yons Coffee and Eatery Hadirkan Beragam Kopi Nikmat di Pusat Kota Garut
    29/06/2022 - 16:04
  • Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    25/06/2022 - 12:02