Peristiwa Daerah

Fakta Baru Soal Konflik Puskesmas Ngadirojo Pacitan

Kamis, 23 Juni 2022 - 13:53 | 66.22k
Fakta Baru Soal Konflik Puskesmas Ngadirojo Pacitan
Tampak dari depan gedung Puskesmas Ngadirojo Pacitan (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, PACITAN – Fakta baru keberadaan Puskesmas Ngadirojo Kabupaten Pacitan, Jawa Timur yang saat ini menjadi perbincangan Dinas Kesehatan Pacitan soal biaya tanah yang ditempati saat ini milik aset Pemerintah Desa Cokrokembang.

Kepala Desa Cokrokembang Gunandi menegaskan hingga saat ini pihaknya tak pernah mempersoalkan terkait perjanjian kerjasama kontribusi Puskesmas untuk Pemerintah Desa. Dari segi besaran uang yang diberikan maupun tanah yang saat ini digunakan.

Secara gamblang Gunandi menceritakan awal kerja sama Dinas Kesehatan Pacitan dengan pihak Pemerintah Desa Cokrokembang berawal sejak tahun 2010 lalu nomor: 181/10/408.21/2010 pada pasal 6 bahwa Dinkes memiliki kewajiban bayar biaya sewa sebesar Rp5 juta per tahun, setelah sekian lama berdirinya Puskesmas 1971 tak ada kontribusi.

"Keberadaan Puskesmas (Ngadirojo) sudah berdiri sejak tahun 1971 dibangun oleh Pemkab Pacitan di tanah aset Desa. Dari tahun 1971 tersebut hingga 2010 belum ada kontribusi PAD, sejak itulah kami mengajukan permohonan adanya kompensasi untuk desa yang akhirnya disetujui sebesar Rp5 juta," katanya, Kamis (3/6/2022).

Gunandi menjelaskan, dalam dokumen perjanjian kerjasama pun terjadi klausul setiap dua tahun dapat diperbaruhi kedua belah pihak. Namun selama ini pihak Desa Cokrokembang mengajukan pembaharuan tiap 5 tahun sekali.

Berjalannya waktu pada tahun 2015 lalu pihaknya mengajukan kenaikan kompensasi kembali dengan menimbang potensi PAD dan lain sebagainya. Yang akhirnya disepakati oleh Pemkab. Pacitan Rp20 juta pertahunnya tertuang dalam dokumen kerjasama pada pasal 6 nomor: 440/2183.A/406.36/2015 dan nomor: 593.3/584/408.74.009/2015.

"Per tahun di dalam kerjasama itu kan ada klausul setiap 2 tahun ada pembaruan, berjalan dari tahun 2010 sampai pembaruan yang keduanya ini tahun 2015, selama 5 tahun ini kami juga dalam rangka pembaharuan kerjasama kami mohon ada kenaikan kompensasi dan disepakati oleh Kabupaten tahun 2015 ini sebesar 20Juta," imbuhnya.

Selama itu pula pihaknya tak pernah mempermasalahkan dan menyerahkan sepenuhnya kepada Dinkes Pacitan jika mau menambah fasilitas yang ada demi pelayanan yang baik untuk masyarakat. Sementara alasan pihaknya mengajukan kenaikan kontribusi tak lain guna meningkatkan pendapatan desa mengingat aset lain Cokrokembang hanya tanah tegalan, sekaligus pendapatan Puskesmas Ngadirojo cukup besar.

Terakhir mengajukan pembaharuan pada tahun 2021 lalu, memang lanjut Gunandi menambahkan pihaknya pada tahun 2021 lalu sempat mengajukan sebesar Rp250 juta, akan tetapi dalam berjalannya waktu telah disepakati sebesar Rp50 juta per tahunnya sesuai tertuang dalam dokumen kerjasama nomor: 001/II.Sewa/408.36/2021 dan nomor: 181/653/408.71.04/2021. Kades Cokrokembang Gunandi menegaskan jumlah demikian pun pihaknya tak pernah mempermasalahkan, tak seperti kabar yang beredar.

Surat.jpgDokumen bagian depan perjanjian kerjasama terakhir antara Dinkes Pacitan dengan Desa Cokorkembang  (Foto: Rojihan/TIMES Indonesia)

"Terakhir kami mengajukan tahun 2021 lalu dan disepakati Rp50 juta, itu pun tak utuh kami terima Rp50 juta karena harus dipotong pajak Rp10 juta. Dan selama ini kami tidak ada masalah dengan jumlah segitu, kalau soal permintaan Rp250 juta itukan wajar sifatnya masih permintaan 2021 silam. Kalau disetujuai Rp50 juga ya tidak masalah," terangnya.

Sementara soal  tanah tersebut dibeli atau tukar aset yang akan dikembangkan menjadi Rumah Dakit tipe D oleh Pemkab Pacitan, pihaknya pun tak mempersoalkan selama sesuai prosedur yang ada. Sebab hingga saat ini Pemdes Cokrokembang belum pernah menerima surat resmi dari Dinas Kesehatan. Sebab surat tersebut yang akan menjadi landasan Gunandi melakukan Musyawarah Desa Kusus (Musdessus).

"Sampai saat ini belum ada surat resmi dari Pemkab Pacitan atau Dinkes, berkaitan dengan pembelian tanah atau sistem tukar aset, nanti jika memang sudah ada surat ya kami kan musdeskan, Namun jika tukar aset harus ada dulu tanah yang mau ditukarkan agar saya mudah menyampaikan ke masyarakat," jelasnya.

Gunandi berharap semua pihak jangan sampai memahami ini secara sepisahk, sebab selama ini dia tak pernah mempermasalahkan soal biaya kontribusi dari Pemkab Pacitan untuk Desa Cokrokembang.

Sementara Anggota DPRD Pacitan Dapil 5 Hariawan meminta Kepala Dinkes Pacitan mempelajari surat perjanjian kerja sama dari awal, sehingga memahami proses selama ini sebelum melakukan langkah sehingga paham alurnya. Sebab dirinya sangat faham proses dari awal terlebih pada saat itu dia menjabat Ketua BPD Desa Cokrokembang.

"Saya mohon Kepala Dinkes Pacitan dipelajari terlebih dahulu surat perjanjian kerjasama dari tahun 2010 sampai yang terakhir, dan juga saya tegaskan selama ini tidak ada konflik, menurut saya logis jika pihak desa mengajukan permohonan Rp250 juta, toh memang disetujui Rp50 juta tidak menjadi masalah," tegasnya.

Jika masih bisa dikerjasamakan Hari mengatakan rasanya tak perlu Pemkab Pacitan menambah aset. Bahkan Dinkes jika ingin merenovasi untuk menyempurnakan fasilitas pihaknya sangat mempersilahkan terlebih didalam surat perjanjian tak ada klausul larangan untuk membangun.(*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Amirul Hajj Puji Pelayanan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia
    Amirul Hajj Puji Pelayanan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia
    03/07/2022 - 07:36
  • 46 WNI Batal Haji karena Tidak Terdaftar, Kemenag: Mereka Dipulangkan
    46 WNI Batal Haji karena Tidak Terdaftar, Kemenag: Mereka Dipulangkan
    03/07/2022 - 06:45
  • Romantisme Jember, ada Lovers Escapade dan Lovers Getaway di Java Lotus Hotel Jember
    Romantisme Jember, ada Lovers Escapade dan Lovers Getaway di Java Lotus Hotel Jember
    03/07/2022 - 06:09
  • Liburan Sekolah, Keceriaan Bersama Keluarga di Jembar Waterpark Majalengka
    Liburan Sekolah, Keceriaan Bersama Keluarga di Jembar Waterpark Majalengka
    03/07/2022 - 05:56
  • These Facilities of UIN Malang will Elevate Your Way of  Study
    These Facilities of UIN Malang will Elevate Your Way of  Study
    03/07/2022 - 04:00

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Perestroika Kapital Demokrasi
    Perestroika Kapital Demokrasi
    02/07/2022 - 17:12
  • Implementasi Ibadah Haji dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    Implementasi Ibadah Haji dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    02/07/2022 - 14:52
  • Penerapan Inovasi ETLE
    Penerapan Inovasi ETLE
    02/07/2022 - 12:12
  • Dinamika dan Dilema Siswa Masuk Perguruan Tinggi
    Dinamika dan Dilema Siswa Masuk Perguruan Tinggi
    02/07/2022 - 11:19
  • Dampak Perubahan Nama Jalan Terhadap Legalitas Dokumen
    Dampak Perubahan Nama Jalan Terhadap Legalitas Dokumen
    01/07/2022 - 18:22
  • Islam dan Sains Teknologi Modern
    Islam dan Sains Teknologi Modern
    01/07/2022 - 14:04
  • Balang Keris
    Balang Keris
    01/07/2022 - 11:38
  •  Inisiatif Indonesia Mengakhiri  Eskalasi Ketidakpastian Global
     Inisiatif Indonesia Mengakhiri  Eskalasi Ketidakpastian Global
    01/07/2022 - 10:35

KULINER

  • ‎Pizza Hits Majalengka, Lezatnya Tidak Bikin Kantong Jebol
    ‎Pizza Hits Majalengka, Lezatnya Tidak Bikin Kantong Jebol
    02/07/2022 - 17:36
  • Ada Raja Sambal di The Sultan Food Mataram, Pedasnya Paripurna!
    Ada Raja Sambal di The Sultan Food Mataram, Pedasnya Paripurna!
    01/07/2022 - 15:07
  • Cicipi Mendoan Jumbo Baturetno Wonogiri, Satu Porsi Rp10 Ribu
    Cicipi Mendoan Jumbo Baturetno Wonogiri, Satu Porsi Rp10 Ribu
    01/07/2022 - 13:34
  • Nu_Normal, Resto Khas Bandeng Sidoarjo 
    Nu_Normal, Resto Khas Bandeng Sidoarjo 
    30/06/2022 - 23:18
  • Resep Aneka Sambal Rumahan
    Resep Aneka Sambal Rumahan
    30/06/2022 - 15:24