Kopi TIMES

Quovadis Minyak Goreng Indonesia

Selasa, 21 Juni 2022 - 10:06 | 25.69k
Quovadis Minyak Goreng Indonesia
Drs. Raswan Udjang MSiDosen FE Prodi Manajemen, Universitas Mercu Buana Yogyakarta. (FOTO: AJP TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Amar Riyadi

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat harga minyak goreng meningkat sejak Oktober 2021 hingga Maret 2022. Hal ini terjadi pada minyak goreng curah dan kemasan. Kenaikan harga minyak goreng mempengaruhi inflasi bulanan di dalam negeri. Maklum, minyak goreng masuk dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Rinciannya, andil minyak goreng ke inflasi bulanan sebesar 0,05 persen pada Oktober 2021, 0.08 persen pada November dan Desember 2021, serta 0,01 persen pada Januari 2022.  Kemudian, minyak goreng sempat menyumbang deflasi sebesar 0,11 persen pada Februari 2022.  

Hal ini seiring dengan kebijakan pemerintah yang menetapkan harga eceran teratas (HET) minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp 13.500 per liter, premium Rp 14 ribu per liter, dan curah Rp 11.500 per liter.

Namun, pemerintah mencabut aturan HET untuk minyak goreng kemasan sederhana dan premium pada Maret 2022. Alhasil, harga komoditas itu akan ditentukan lewat mekanisme pasar. Tak ayal, harga minyak goreng kembali melonjak. Hal ini mempengaruhi andil minyak goreng ke inflasi bulanan yang mencapai 0,04 persen per Maret 2022.

Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan sehari setelah dilantik Presiden Joko Widodo, langsung tancap gas blusukan ke pasar tradisional. Zulhas akan mengganti kemasan minyak goreng curah ke kemasan sederhana. 

Penyebab Minyak Goreng Mahal

Hingga saat ini, minyak goreng masih menjadi barang langka di pasaran. Sehingga, kenapa harga minyak goreng mahal dan langka menjadi pertanyaan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. 

Pertama, harga Minyak Nabati Dunia Meningkat. Salah satu penyebab harga minyak goreng meroket ternyata karena adanya kenaikan harga minyak nabati dunia. Kedua, adanya Peningkatan CPO untuk Program Biodiesel dan ketiga, dampak Pandemi Covid-19.

Kenaikan harga minyak goreng telah terjadi sejak akhir 2021 dan sampai saat ini belum terselesaikan. Dimulai sejak November 2021, harga minyak goreng kemasan bermerek sempat naik hingga Rp 24.000 per liter.  

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan  mengatakan, kenaikan harga minyak goreng lebih dikarenakan harga internasional yang naik cukup tajam.

Selain itu, faktor yang menyebabkan harga minyak di Indonesia mahal adalah turunnya panen sawit pada semester kedua. Sehingga,   suplai CPO menjadi terbatas dan menyebabkan gangguan pada rantai distribusi (supply chain) industri minyak goreng. 

Penyebab lain yang menyebabkan naiknya harga minyak goreng yakni adanya kenaikan permintaan Crude Palm Oil (CPO) untuk pemenuhan industri biodiesel seiring dengan penerapan kebijakan B30. Faktor lainnya, yaitu gangguan logistik selama pandemi Covid-19, seperti berkurangnya jumlah kontainer dan kapal.

Usulan Solutif Pengandalian Harga Minyak Goreng. Banyak usulan solutif diantaranya, pemerintah harus berani dan tegas mengendalikan harga CPO, karena harganya memang sangat tinggi. 

Jika tidak dikendalikan, sulit untuk membuat harga minyak goreng turun, untuk kepentingan dalam negeri, CPO perlu ada pembagian untuk kepentingan dalam dan luar negeri sesuai ketentuan dari pemerintah sehingga tidak merugikan petani/produsen dan juga tidak memberatkan bagi konsumen. (*)  

*)Penulis, Drs. Raswan Udjang, MSi adalah Dosen Fakultas Ekonomi, Prodi Manajemen, Universitas Mercu Buana Yogyakarta.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Kasus Stunting di Pangandaran Turun Selama 2 Tahun Terakhir
    Kasus Stunting di Pangandaran Turun Selama 2 Tahun Terakhir
    25/06/2022 - 07:24
  • These 3 Groups of Pilgrim Get Previlege with Badal Hajj for Free from Kemenag RI
    These 3 Groups of Pilgrim Get Previlege with Badal Hajj for Free from Kemenag RI
    25/06/2022 - 07:11
  • 7 Film Aksi Korea, Dijamin Seru Menegangkan Temani Akhir Pekan
    7 Film Aksi Korea, Dijamin Seru Menegangkan Temani Akhir Pekan
    25/06/2022 - 06:41
  • Mendaki Gunung Cara Asik Isi Liburan, Ini Rekomendasi Gunung untuk Anak-Anak
    Mendaki Gunung Cara Asik Isi Liburan, Ini Rekomendasi Gunung untuk Anak-Anak
    25/06/2022 - 06:17
  • 4 Crazy Benefits of Basil Seeds for Your Health
    4 Crazy Benefits of Basil Seeds for Your Health
    25/06/2022 - 05:34

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    25/06/2022 - 00:51
  • Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    24/06/2022 - 09:32
  • Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    23/06/2022 - 14:12
  • Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    23/06/2022 - 12:18
  • Terorisme dan Kritisisme
    Terorisme dan Kritisisme
    23/06/2022 - 01:34
  • Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    22/06/2022 - 17:46
  • Refleksi Hari Krida Pertanian: Pemulihan Ekonomi Melalui Pertanian
    Refleksi Hari Krida Pertanian: Pemulihan Ekonomi Melalui Pertanian
    22/06/2022 - 14:36
  • Bahaya Laten AKM dan Alternatif Mitigasinya
    Bahaya Laten AKM dan Alternatif Mitigasinya
    21/06/2022 - 15:56

KULINER

  • Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    25/06/2022 - 01:36
  • Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    24/06/2022 - 05:31
  • Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    24/06/2022 - 00:17
  • JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    23/06/2022 - 21:32
  • 10 Kuliner Khas Arab Saudi, JCH Indonesia Wajib Coba
    10 Kuliner Khas Arab Saudi, JCH Indonesia Wajib Coba
    23/06/2022 - 03:33