Peristiwa Nasional

Gerakan Penghijauan Jangan Seperti Kembang Api, Meriah di Awal Lalu Redup Tanpa Jejak

Senin, 20 Juni 2022 - 20:48 | 18.71k
Gerakan Penghijauan Jangan Seperti Kembang Api, Meriah di Awal Lalu Redup Tanpa Jejak
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mencanangkan Gerakan Penghijauan di Bangka Belitung. (FOTO: dok DPR RI)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani bersama Penjabat Gubernur Bangka Belitung Ridwan Djamaluddin memimpin penghijauan di Pangkalpinang, Senin (20/6/2022). Dalam acara itu, ia mengingatkan agar program rehabilitasi di bekas lokasi tambang harus berjalan secara berkelanjutan.

"Rawatlah alam yang sudah memberikan begitu banyak kepada kita. Jangan habis manis, sepah dibuang," katanya saat mencanangkan Gerakan Penghijauan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bertajuk 'Hijau Biru Babel-ku' sebagaimana keterangan tertulis.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini mengingatkan agar semua pihak yang memanfaatkan Sumber Daya Alam (SDA) di Indonesia harus bertanggung jawab untuk pemulihannya kembali. Menurut Puan, gerakan penghijauan seperti yang dilakukan hari ini mutlak dilakukan.

"Kita jangan hanya berpikir tentang menerima atau mengambil Sumber Daya Alam saja, tetapi kita juga harus berpikir bagaimana memberi kembali kepada alam Indonesia," tuturnya.

Puan mengatakan, sejak awal usaha tambang dilakukan harus sudah dipersiapkan kegiatan rehabilitasinya. Penghijauan yang dilakukan, termasuk reklamasi pada bekas lahan tambang, tidak boleh hanya sekadar bentuk pemenuhan syarat perizinan.

"Karena ini adalah sebuah tangungjawab kita kepada keberlanjutan alam, keberlanjutan bangsa Indonesia. Alam Indonesia adalah bagian tidak terpisahkan dari keberlangsungan kehidupan kita dan identitas kebangsaan serta kesatuan manusia dan tempatnya," papar Puan.

Untuk itu, Ketua DPR mengapresiasi Gerakan Penghijauan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Puan menegaskan, Pemerintah punya kewajiban turun tangan dalam merawat alam, apalagi penambangan ilegal marak terjadi di Babel.
 
"Dengan merawat alam kita berharap dapat memperbaiki kualitas lingkungan/ekologi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan tetap mendorong produktivitas lahan," ujarnya.

Disampaikan pula bahwa Pemerintah tidak bisa sendirian dalam menjaga alam. Diperlukan kerja sama dan gotong royong dari berbagai pihak untuk menjaga alam Indonesia secara berkelanjutan dan dilaksanakan secara konsisten. Bukan hanya menjadi seremonial, melainkan kegiatan nyata.

"Dan saya minta dipastikan bahwa Gerakan Penghijauan ini tidak menjadi seperti ‘kembang api’ yang meriah di awal tapi lalu meredup dan menghilang tanpa jejak," tambah mantan Menko PMK itu.

Disebutkan, Indonesia terlibat dalam usaha global untuk menekan pemanasan global. Dimana saat ini Bumi sudah lebih panas 1,1 derajat Celsius dibandingkan dengan awal abad lalu. Jika emisi dunia tidak berkurang 7,6 persen per tahun mulai 2020 hingga 2030, maka dunia tidak akan mencapai target pemanasan Bumi 1,5 hingga 2 derajat celsius.
 
"Harapan kita adalah apa yang dilakukan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini menjadi penyemangat bagi gerakan penghijauan yang perlu dilakukan di seluruh penjuru Indonesia," ucap cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.

Sementara itu, Pj Gubernur Babel Ridwan Djamaluddin mengatakan pihaknya akan terus mengawal gerakan penghijauan tersebut agar menjadi program rehabilitasi berkelanjutan.

"Kami akan pelihara secara intens pohon-pohon yang hari ini ditanam selama 3 bulan ke depan," ungkap Ridwan. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Beda dengan Sawit, Krisis Ekonomi Dunia Bisa Berdampak pada Kelapa
    Beda dengan Sawit, Krisis Ekonomi Dunia Bisa Berdampak pada Kelapa
    30/06/2022 - 23:28
  • Tanyakan Transparansi Dana CSR, Ratusan Massa Demo Pupuk Kaltim
    Tanyakan Transparansi Dana CSR, Ratusan Massa Demo Pupuk Kaltim
    30/06/2022 - 23:03
  • Jumat Besok Gaji ke-13 ASN di Kota Gorontalo Cair
    Jumat Besok Gaji ke-13 ASN di Kota Gorontalo Cair
    30/06/2022 - 22:11
  • Nippon Paint Gelar Program Ayda Awards 2022 
    Nippon Paint Gelar Program Ayda Awards 2022 
    30/06/2022 - 22:04
  • RSUD Pandega Pangandaran Punya Alat Canggih Pemeriksaan Gigi
    RSUD Pandega Pangandaran Punya Alat Canggih Pemeriksaan Gigi
    30/06/2022 - 21:59

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Gus Dur Bukan Pahlawan Siapa-siapa
    Gus Dur Bukan Pahlawan Siapa-siapa
    30/06/2022 - 19:17
  • DR. KH. Mustain Romly, Ulama Besar di Masanya
    DR. KH. Mustain Romly, Ulama Besar di Masanya
    30/06/2022 - 04:25
  • Menyoal Praktik Dromologi pada Masyarakat Digital
    Menyoal Praktik Dromologi pada Masyarakat Digital
    29/06/2022 - 00:09
  • Kita yang Non-Tionghoa dan Konghucu di Bangka Belitung Semestinya Mendukung!
    Kita yang Non-Tionghoa dan Konghucu di Bangka Belitung Semestinya Mendukung!
    28/06/2022 - 17:00
  • Menelisik Peluang Keberhasilan Jokowi Mendamaikan Rusia dan Ukraina
    Menelisik Peluang Keberhasilan Jokowi Mendamaikan Rusia dan Ukraina
    28/06/2022 - 13:41
  • Mendorong Pemantau Pemilu di Daerah
    Mendorong Pemantau Pemilu di Daerah
    28/06/2022 - 01:06
  • Nguri-Nguri Tradisi Sebagai Sarana Batiniah Silaturrahim Kepada Nenek Moyang
    Nguri-Nguri Tradisi Sebagai Sarana Batiniah Silaturrahim Kepada Nenek Moyang
    27/06/2022 - 21:49
  • Sudah Usangkah MSP?
    Sudah Usangkah MSP?
    27/06/2022 - 17:43

KULINER

  • Resep Aneka Sambal Rumahan
    Resep Aneka Sambal Rumahan
    30/06/2022 - 15:24
  • Bikin Japchae, Bihun Sayuran Ala Korea yang Nikmat
    Bikin Japchae, Bihun Sayuran Ala Korea yang Nikmat
    30/06/2022 - 12:14
  • Sate Bulayak Nusa Tenggara Barat, Lebih Sip Dengan Sajian Lontong Lokal
    Sate Bulayak Nusa Tenggara Barat, Lebih Sip Dengan Sajian Lontong Lokal
    30/06/2022 - 06:11
  • De'yons Coffee and Eatery Hadirkan Beragam Kopi Nikmat di Pusat Kota Garut
    De'yons Coffee and Eatery Hadirkan Beragam Kopi Nikmat di Pusat Kota Garut
    29/06/2022 - 16:04
  • Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    25/06/2022 - 12:02