Advertisement
Indonesia Positif

Disnakkan Bondowoso Ajukan Anggaran Rp4 Miliar untuk Penanganan PMK

Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Bondowoso terus meningkat setiap hari. Pemkab melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) sudah mengajukan anggar ...

TIMES Indonesia,
Disnakkan Bondowoso Ajukan Anggaran Rp4 Miliar untuk Penanganan PMK
Bupati Bondowoso Bersama pihak Disnakkan saat melihat langsung kondisi sapi terpapar PMK (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)
A-AA+

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia

Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

BONDOWOSO Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Bondowoso terus meningkat setiap hari. Pemkab melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) sudah mengajukan anggaran untuk penanganan penyakit yang menyerang ternak tersebut.

Kepala Disnakan Bondowoso, Moh Halil mengatakan, pihaknya tengah mengajukan Rp4 miliar untuk penanganan wabah PMK.

Advertisement

Menurutnya, dana tersebut nanti untuk berbagai kebutuhan. Diantaranya obat-obatan. "Serta tindak lanjut penanganan lainnya," kata dia.

Dalam penanganan ternak terpapar PMK, pihaknya memaksimalkan 5 Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) dengan menyebarkan kontak person. Kontak tersebut bisa dihubungi oleh masyarakat yang ternaknya butuh penanganan. Sementara Disnakkan sebagai posko utama.

"Kami akan segera ke provinsi untuk mengusulkan populasi ternak yang bisa segera divaksinasi. Karena dari provinsi diutamakan daerah sapi penghasil susu," paparnya, Jumat (17/6/2022).

Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin bersama Disnakan sudah meninjau kondisi sapi yang terpapar PMK.

Bupati mengaku turut prihatin dengan adanya wabah PMK tersebut. Pihaknya pun sedang mengupayakan segera menangani kasus yang terjadi di Bondowoso. Seperti vaksinasi dan sebagainya.

Advertisement

Ia mengimbau warga, jika terdapat ternak yang terpapar PMK untuk segera meminta penanganan kepada dinas terkait. "Lebih baik diobati jangan malah dijual, karena harganya sangat murah," imbuh dia.

Adapun data PMK di Kabupaten Bondowoso per Tanggal 15 Juni 2022 total ada 1.976 hewan ternak atau sapi terpapar PMK dari total populasi 237.407. Adapun 1.955 masih sakit, dijual/dipotong 13 ekor, mati 7 ekor dan sembuh 1 ekor.(*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia