Pemerintahan

Resmikan Tempat Pengolahan Sampah Modern, Ketua DPR Dengarkan Keluhan Pemulung di Mojokerto

Kamis, 16 Juni 2022 - 21:29 | 17.66k
Resmikan Tempat Pengolahan Sampah Modern, Ketua DPR Dengarkan Keluhan Pemulung di Mojokerto
Ketua DPR RI Puan Maharani saat meriung sambil minum teh dengan pemulung di TPA Karangdiyeng, Mojokerto. (FOTO: dok DPR RI)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTAKetua DPR RI Puan Maharani meresmikan Kawasan Green Technology dan Inovasi yang berada di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Karangdiyeng, Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (16/6/2022). Di lokasi ini, ia mendengarkan keluh kesah pemulung yang sehari hari bekerja di TPA Karangdiyeng.

Kawasan Green Technology dan Inovasi di TPA Karangdiyeng merupakan fasilitas pengolahan sampah modern yang digagas oleh anggota fraksi PDI Perjuangan (PDIP) dari tingkat nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Pengolahan sampah di kawasan ini menerapkan teknologi penghijauan dan lingkungan hidup berbasis modern. 

"Apa yang sedang terjadi di TPA Karangdiyeng ini menurut saya luar biasa karena dari TPA Karangdiyeng ini kita menunjukkan bahwa inovasi bisa terjadi dan datang dari mana saja," kata Puan Maharani di TPA Karangdiyeng, Kutorejo, Mojokerto, dalam keterangan tertulisnya.

Puan Maharani sempat berkeliling di kawasan Green Technology dan Inovasi TPA Karangdiyeng untuk melihat proses pengelolaan sampah. Selain itu, kawasan yang memiliki nilai ekonomi ini memanfaatkan pengolahan sampah untuk dijadikan pakan budidaya ikan seperti larva.

Pemanfaatan sampah di TPA Karangdiyeng dilakukan dengan menghasilkan pupuk cair untuk membantu mengembangkan produksi pertanian, perkebunan, peternakan. Daur ulang sampah di kawasan tersebut dilakukan dalam bidang konstruksi bangunan dengan memproses genting dan paving block.

"Proses pengolahan sampah secara modern itu bisa menghasilkan nilai ekonomis yang tinggi dan bermanfaat bagi rakyat," kata Puan sambil melihat budidaya ikan Lele yang berada di Kawasan Green Technology dan Inovasi TPA Karangdiyeng.

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu juga melakukan penanaman pohon kelapa di TPA yang berkonsep seperti taman itu. Usai menaman pohon, Puan menemui sejumlah pemulung untuk berdialog.

Ketua DPR duduk meriung dengan posisi melingkar bersama para pemulung sambil minum teh dan jajanan khas Mojokerto. Puan menanyakan bagaimana proses pengolahan sampah berbasis modern yang diterapkan di Kawasan Green Technology dan Inovasi TPA Karangdiyeng.

"Di sini bagaimana proses sampah dari saat pertama dipilah sampai didaur ulang?," tanya Puan.

Pemulung menjelaskan bagaimana proses pengolahan sampah yang selama ini mereka kerjakan. Selain itu, para pemulung menyampaikan harapannya mengenai kebutuhan sarana penunjang di TPA Karangdiyeng seperti fasilitas MCK dan peralatan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).

Mendengar kebutuhan pemulung, Puan Maharani langsung memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan MCK dan tempat istirahat. Ia juga memberi bantuan 50 pasang sepatu boot.

"Saya melihat bahwa pekerjaan pemulung sejatinya adalah pekerjaan yang mulia, karena ketika banyak orang itu membuang barang atau sampah, pemulung-lah yang mengumpulkan, menyortir, serta membawanya ke TPA seperti ini sehingga bisa didaur ulang," ungkap Puan.
 
"Coba bayangkan kalau tidak ada pemulung, kalau semua orang hanya mau membuang tetapi tidak mau memulung, maka barang bekas atau sampah akan berserakan," lanjut Ketua DPP PDIP itu.

Ketua DPR menyebut, pemulung menjadi satu mata rantai yang penting dalam kerja besar bangsa merawat lingkungan. Ia bernjanji akan membawa aspirasi pemulung sehingga kesejahteraan pemulung semakin meningkat.
 
"Pemulung adalah salah satu pahlawan lingkungan hidup yang tidak boleh dilupakan. Tentu apa yang menjadi aspirasi mereka akan menjadi perhatian kami di tingkat anggota Dewan dan juga di Partai untuk kami perjuangkan," ungkap Puan.

Lebih lanjut, mantan Menko PMK itu memberi apresiasi jajaran PDIP yang bekerja sama dengan Forkopimda Mojekorto dalam pengelolaan sampah modern lewat Kawasan Green Technology dan Inovasi. Langkah ini dinilai harus banyak ditiru elemen bangsa lainnya.
 
"Menurut saya inovasi pengelolaan sampah di sini bisa seperti peribahasa ‘sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui’. Karena sampah plastik yang didaur ulang dapat menjadi sumber penghasilan tambahan dan juga sekaligus sambil kita merawat lingkungan," ujarnya.

"Dari sini ada pupuk cair lalu genteng dan batako yang dibuat dari daur ulang sampah. Kemudian sampah organik juga diolah kembali menjadi pakan maggot, yang bisa untuk pakan ikan lele, ayam atau bebek dan menjadi pupuk organik," imbuh Puan.

Pemanfaatan sampah menjadi pupuk cair disebut dapat menjadi bagian dari solusi atas bahan baku pakan impor yang harganya masih terlalu mahal. Puan menilai, inovasi di kawasan pengolahan sampah TPA Karangdiyeng sebagai bentuk inovasi kerakyatan.
 
"Yang dapat menyejahterakan rakyat dan juga turut menyelamatkan lingkungan tempat tinggal rakyat," tegas cucu Proklamator RI Bung Karno tersebut.

Ketua DPR mendorong pemuda-pemudi untuk membantu pengembangan kawasan ini. Khususnya, mahasiswa yang mengambil studi di bidang pertanian atau yang terkait dengan lingkungan hidup. Bila perlu, mereka magang supaya bisa membuat inovasi serupa. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • These 3 Groups of Pilgrim Get Previlege with Badal Hajj for Free from Kemenag RI
    These 3 Groups of Pilgrim Get Previlege with Badal Hajj for Free from Kemenag RI
    25/06/2022 - 07:11
  • 7 Film Aksi Korea, Dijamin Seru Menegangkan Temani Akhir Pekan
    7 Film Aksi Korea, Dijamin Seru Menegangkan Temani Akhir Pekan
    25/06/2022 - 06:41
  • Mendaki Gunung Cara Asik Isi Liburan, Ini Rekomendasi Gunung untuk Anak-Anak
    Mendaki Gunung Cara Asik Isi Liburan, Ini Rekomendasi Gunung untuk Anak-Anak
    25/06/2022 - 06:17
  • 4 Crazy Benefits of Basil Seeds for Your Health
    4 Crazy Benefits of Basil Seeds for Your Health
    25/06/2022 - 05:34
  • These Beverages Recipe will Take You to the Cloud Nine
    These Beverages Recipe will Take You to the Cloud Nine
    25/06/2022 - 04:31

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    25/06/2022 - 00:51
  • Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    24/06/2022 - 09:32
  • Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    23/06/2022 - 14:12
  • Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    23/06/2022 - 12:18
  • Terorisme dan Kritisisme
    Terorisme dan Kritisisme
    23/06/2022 - 01:34
  • Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    22/06/2022 - 17:46
  • Refleksi Hari Krida Pertanian: Pemulihan Ekonomi Melalui Pertanian
    Refleksi Hari Krida Pertanian: Pemulihan Ekonomi Melalui Pertanian
    22/06/2022 - 14:36
  • Bahaya Laten AKM dan Alternatif Mitigasinya
    Bahaya Laten AKM dan Alternatif Mitigasinya
    21/06/2022 - 15:56

KULINER

  • Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    25/06/2022 - 01:36
  • Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    24/06/2022 - 05:31
  • Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    24/06/2022 - 00:17
  • JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    23/06/2022 - 21:32
  • 10 Kuliner Khas Arab Saudi, JCH Indonesia Wajib Coba
    10 Kuliner Khas Arab Saudi, JCH Indonesia Wajib Coba
    23/06/2022 - 03:33