Peristiwa Internasional

Belanja Senjata Nuklir Sembilan Negara di Dunia Meningkat Mencapai $82,4 miliar

Kamis, 16 Juni 2022 - 10:16 | 17.72k
Belanja Senjata Nuklir Sembilan Negara di Dunia Meningkat Mencapai  $82,4 miliar
Kampanye Internasional untuk Menghapuskan Senjata Nuklir mengatakan negara-negara nuklir kembali meningkatkan persenjataan mereka. (FOTO: Al Jazeera/Reuters)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Sembilan negara di dunia yang memiliki senjata nuklir telah menghabiskan $82,4 miliar untuk pembelanjaan persenjataan nuklirnya pada tahun 2021 atau meningkat delapan persen dari tahun sebelumnya.

Sebuah Kampanye Internasional untuk Menghapuskan Senjata Nuklir (ICAN) menyatakan dalam laporannya, pembelanja terbesar adalah Amerika Serikat yang menyumbang lebih dari setengah total pengeluaran, diikuti oleh China, Rusia, Inggris dan Prancis.

ICAN adalah koalisi organisasi non-pemerintah yang mempromosikan kepatuhan dan implementasi perjanjian larangan senjata nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Laporan “Squandered: 2021 Global Nuclear Weapons Spending” merinci pengeluaran sembilan negara ini untuk persenjataan mereka, perusahaan yang diuntungkan, serta pelobi yang disewa untuk mempertahankan bisnis senjata nuklir.

Pengeluaran ini tidak melakukan apa pun untuk menghalangi invasi Rusia ke Ukraina.

Sebaliknya, kegagalan selama puluhan tahun untuk mengejar perlucutan senjata yang efektif telah menempatkan dunia ke dalam jurang nuklir satu negara.

Sementara itu, sembilan negara telah memprioritaskan pengeluaran $ 156.841 per menit untuk senjata nuklir, disaat jutaan warganya berjuang untuk mengakses perawatan kesehatan, memanaskan rumah mereka, dan bahkan membeli makanan. Pengeluaran untuk senjata nuklir adalah kekerasan yang merenggut nyawa

Dilansir Al Jazeera, ICAN juga mencatat bahwa produsen senjata nuklir menghabiskan jutaan dolar untuk melobi pertahanan, dengan setiap $1 yang dihabiskan untuk melobi menghasilkan rata-rata $256 dalam kontrak baru yang melibatkan senjata nuklir.

AS menghabiskan tiga kali lebih banyak daripada yang berikutnya  yakni mencapai $ 44,2 miliar. China adalah satu-satunya negara lain yang melewati batas sepuluh miliar, yang menghabiskan $ 11,7 miliar.

Rusia memiliki pengeluaran tertinggi ketiga hingga $ 8,6 miliar. Inggris $ 6,8 miliar, Perancis $ 5,9 miliar tidak terlalu jauh di belakangnya. India, Israel, Pakistan juga masing-masing menghabiskan lebih dari satu miliar dolar untuk persenjataan mereka. Korea Utara menghabiskan $ 642 juta. 

"Negara-negara bersenjata nuklir menghabiskan sejumlah uang yang dinilai tidak senonoh itu untuk senjata pemusnah massal ilegal pada tahun 2021, sementara sebagian besar negara di dunia mendukung larangan senjata nuklir global,” kata kelompok itu dalam laporannya.

Pengeluaran ini gagal mencegah perang di Eropa dan menyia-nyiakan sumber daya berharga yang sebenarnya dapat digunakan dengan lebih baik untuk mengatasi tantangan keamanan saat ini, atau mengatasi akibat dari pandemi global yang masih berkecamuk. Siklus korup dari pengeluaran boros ini harus diakhiri.

"Pertukaran uang dan pengaruh, dari negara ke perusahaan hingga pelobi dan think tank, menopang dan memelihara gudang senjata global yang sangat merusak,” kata laporan itu.

Pada hari Senin, Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm (SIPRI) memperingatkan bahwa kesembilan negara bersenjata nuklir meningkatkan atau meningkatkan persenjataan mereka , dan bahwa risiko senjata semacam itu dikerahkan tampak lebih tinggi sekarang daripada kapan pun sejak puncak Perang Dingin.

Rusia, yang menginvasi Ukraina pada Februari, secara terbuka juga mengancam akan menggunakan senjata nuklirnya. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Laga Liga Santri Jombang Berakhir Ricuh
    Laga Liga Santri Jombang Berakhir Ricuh
    03/07/2022 - 13:02
  • Pertama di Majalengka, Bebek Madura Menyapa Orang Sunda
    Pertama di Majalengka, Bebek Madura Menyapa Orang Sunda
    03/07/2022 - 12:15
  • Renungan Minggu; Marah, EFESUS 4: 26-27
    Renungan Minggu; Marah, EFESUS 4: 26-27
    03/07/2022 - 12:04
  • Pembalap Mario Aji Sampaikan Permintaan Keberlanjutan Dukungan ke Menko Perekonomian RI
    Pembalap Mario Aji Sampaikan Permintaan Keberlanjutan Dukungan ke Menko Perekonomian RI
    03/07/2022 - 11:32
  • Tren Minuman 2022, Konsumen Beralih Ke Gaya Hidup Sehat Pasca Pandemi Covid-19
    Tren Minuman 2022, Konsumen Beralih Ke Gaya Hidup Sehat Pasca Pandemi Covid-19
    03/07/2022 - 11:01

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Perestroika Kapital Demokrasi
    Perestroika Kapital Demokrasi
    02/07/2022 - 17:12
  • Implementasi Ibadah Haji dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    Implementasi Ibadah Haji dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
    02/07/2022 - 14:52
  • Penerapan Inovasi ETLE
    Penerapan Inovasi ETLE
    02/07/2022 - 12:12
  • Dinamika dan Dilema Siswa Masuk Perguruan Tinggi
    Dinamika dan Dilema Siswa Masuk Perguruan Tinggi
    02/07/2022 - 11:19
  • Dampak Perubahan Nama Jalan Terhadap Legalitas Dokumen
    Dampak Perubahan Nama Jalan Terhadap Legalitas Dokumen
    01/07/2022 - 18:22
  • Islam dan Sains Teknologi Modern
    Islam dan Sains Teknologi Modern
    01/07/2022 - 14:04
  • Balang Keris
    Balang Keris
    01/07/2022 - 11:38
  •  Inisiatif Indonesia Mengakhiri  Eskalasi Ketidakpastian Global
     Inisiatif Indonesia Mengakhiri  Eskalasi Ketidakpastian Global
    01/07/2022 - 10:35

KULINER

  • Pertama di Majalengka, Bebek Madura Menyapa Orang Sunda
    Pertama di Majalengka, Bebek Madura Menyapa Orang Sunda
    03/07/2022 - 12:15
  • ‎Pizza Hits Majalengka, Lezatnya Tidak Bikin Kantong Jebol
    ‎Pizza Hits Majalengka, Lezatnya Tidak Bikin Kantong Jebol
    02/07/2022 - 17:36
  • Ada Raja Sambal di The Sultan Food Mataram, Pedasnya Paripurna!
    Ada Raja Sambal di The Sultan Food Mataram, Pedasnya Paripurna!
    01/07/2022 - 15:07
  • Cicipi Mendoan Jumbo Baturetno Wonogiri, Satu Porsi Rp10 Ribu
    Cicipi Mendoan Jumbo Baturetno Wonogiri, Satu Porsi Rp10 Ribu
    01/07/2022 - 13:34
  • Nu_Normal, Resto Khas Bandeng Sidoarjo 
    Nu_Normal, Resto Khas Bandeng Sidoarjo 
    30/06/2022 - 23:18