Peristiwa Internasional

Taliban Perkenalkan Seragam Baru Polisi Afghanistan

Kamis, 09 Juni 2022 - 09:49 | 30.54k
Taliban Perkenalkan Seragam Baru Polisi  Afghanistan
Wakil Kepala Kementerian Dalam Negeri Taliban Afghanistan Mawlawi Noor Jalal Jalali berbicara pada konferensi pers tentang seragam polisi Afghanistan yang baru, di Kabul, Afghanistan, 8 Juni 2022. (FOTO: Reuters)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, JAKARTATaliban yang kini berkuasa di Afghanistan, Rabu (8/6/2022) memperkenalkan seragam baru kepolisian nasionalnya, dalam upayanya meningkatkan keamanan di negaranya yang dilandasi konflik itu.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri, Abdul Nafi Takor kepada wartawan yang juga disiarkan televisi di ibukota Afghanistan mengatakan untuk tahap pertama sudah didistribusikan 20.000 seragam di provinsi Kabul dan Kandahar.

"Diharapkan dua minggu ke depan sudah terdistribusikan 100.000 seragam," katanya.

Dilansir VOA, sejak kembali berkuasa 10 bulan lalu, Taliban mengandalkan pasukan keamanan mereka yang berubah menjadi pemberontak yang ditakuti secara luas untuk menangani hukum dan ketertiban di seluruh Afghanistan.

Ditengah kritik terus-menerus bahwa tidak adanya seragam polisi dan kurangnya pelatihan polisi mendorong para pria itu untuk terlibat dalam kegiatan kriminal atau penyalahgunaan kekuasaan.

"Seragam khusus yang anda lihat hari ini akan membantu melawan perusak keamanan dan memberikan keamanan yang lebih baik kepada sesama warga kita,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri, Noor Jalal Jalali kepada wartawan dengan beberapa petugas polisi yang mengenakan seragam baru berbaris di belakangnya.

Seragam hijau tua itu membawa bendera putih Taliban dengan tulisan Arab hitam yang menampilkan prinsip utama Islam di lengannya. Bunyinya, “Tidak ada Tuhan selain Allah. Muhammad adalah utusan Allah.”

Kelompok garis keras Islam menggunakan bendera tersebut selama pemerintahan sebelumnya di Afghanistan dari tahun 1996 hingga 2001, ketika hanya Pakistan, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab yang mengakui pemerintah Taliban, di tengah meluasnya pelanggaran hak asasi manusia dan pengucilan perempuan dari kehidupan publik.

Pasukan polisi Afghanistan yang dilatih dan didanai AS yang dibubarkan menggunakan seragam abu-abu-biru, dengan bendera republik triwarna tradisional di lengannya.

Taliban merebut kekuasaan Agustus lalu ketika pemerintah Afghanistan saat itu dan pasukan keamanan nasionalnya yang didukung Barat runtuh dalam menghadapi kemajuan medan perang Taliban hanya beberapa hari sebelum pasukan asing pimpinan AS mundur dari negara itu.

Hingga kini belum ada negara yang mengakui pemerintahan baru Taliban, yang dikenal sebagai Imarah Islam Afghanistan, terutama karena masalah hak asasi manusia dan terorisme.

Kabinet Taliban yang semuanya laki-laki telah mengembalikan banyak hak asasi manusia yang dinikmati warga Afghanistan selama 20 tahun terakhir, terutama perempuan.

Mereka telah menghapus Kementerian Urusan Perempuan dan menggantinya dengan Kementerian Kebajikan yang bertugas menafsirkan dan menegakkan Islam versi kelompok tersebut di negara tersebut.

Para penguasa Islam itu telah melarang gadis-gadis melanjutkan pendidikan sekolah menengah di sebagian besar Afghanistan dan karyawan wanita kembali ke pekerjaan mereka di beberapa departemen pemerintah.

Wanita Afghanistan telah diperintahkan untuk menutupi sepenuhnya di depan umum, termasuk wajah mereka, dan tidak melakukan perjalanan jauh atau meninggalkan Afghanistan kecuali ditemani kerabat dekat pria.

Pembela hak asasi manusia mendesak Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya untuk menekan Taliban untuk membalikkan aturan baru mereka bagi perempuan jika mereka menginginkan legitimasi, rasa hormat, bantuan keuangan dan keringanan dari sanksi internasional.

Heather Barr dengan Human Rights Watch menekankan dalam sebuah pernyataan hari Selasa bahwa selama hal-hal yang diinginkan Taliban, ada pengaruh yang dapat digunakan masyarakat internasional untuk menekan kelompok tersebut agar meninjau kembali kebijakan terkait hak asasi manusianya.

Apa yang terjadi sekarang di Afghanistan adalah krisis hak-hak perempuan paling serius di dunia saat ini, dan krisis hak-hak perempuan paling serius sejak 1996, ketika Taliban mengambil alih terakhir kali. "Tidak ada waktu untuk kalah, ”kata Barr.

Taliban menolak kritik atas keputusan terkait pemerintahan mereka sebagai tidak menghormati nilai-nilai agama dan budaya Afghanistan, bersikeras bahwa tindakan mereka benar-benar sejalan dengan Islam. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • HKTI Banyuwangi: Sony Bukan Ketua atau Pengurus
    HKTI Banyuwangi: Sony Bukan Ketua atau Pengurus
    25/06/2022 - 23:50
  • Airlangga: Soliditas KIB Ibarat Tim Bola yang Sudah Saling Memahami
    Airlangga: Soliditas KIB Ibarat Tim Bola yang Sudah Saling Memahami
    25/06/2022 - 23:43
  • Perempuan Penjual Arak Bali di Paiton Digrebek, Sekardus Arak Ditemukan di atas Pohon
    Perempuan Penjual Arak Bali di Paiton Digrebek, Sekardus Arak Ditemukan di atas Pohon
    25/06/2022 - 23:08
  • DPD KNPI Kota Cirebon Siap Sukseskan Pelaksanaan Pemilu 2024
    DPD KNPI Kota Cirebon Siap Sukseskan Pelaksanaan Pemilu 2024
    25/06/2022 - 22:57
  • Ulang Tahun Almarhum Eril, Ridwan Kamil Ajak Pemuda Tebar Kebaikan
    Ulang Tahun Almarhum Eril, Ridwan Kamil Ajak Pemuda Tebar Kebaikan
    25/06/2022 - 22:53

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    25/06/2022 - 13:24
  • Penghapusan Tenaga Honorer, Menyelesaikan atau Membuat Masalah?
    Penghapusan Tenaga Honorer, Menyelesaikan atau Membuat Masalah?
    25/06/2022 - 11:18
  • Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    25/06/2022 - 00:51
  • Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    24/06/2022 - 09:32
  • Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    23/06/2022 - 14:12
  • Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    23/06/2022 - 12:18
  • Terorisme dan Kritisisme
    Terorisme dan Kritisisme
    23/06/2022 - 01:34
  • Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    22/06/2022 - 17:46

KULINER

  • Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    25/06/2022 - 12:02
  • Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    25/06/2022 - 01:36
  • Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    24/06/2022 - 05:31
  • Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    24/06/2022 - 00:17
  • JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    23/06/2022 - 21:32