Pemerintahan

Formappi Desak Penunjukan Penjabat Kepala Daerah dari TNI/Polri Aktif Dihentikan

Minggu, 29 Mei 2022 - 12:58 | 19.91k
Formappi Desak Penunjukan Penjabat Kepala Daerah dari TNI/Polri Aktif Dihentikan
Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus - (FOTO: ist)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Penunjukan TNI/Polri aktif sebagai penjabat kepala daerah (Pj kepala daerah) harus segera dihentikan. Hal itu menyusul penunjukan Brigjen TNI Andi Chandra As’aduddin sebagai Pj Bupati Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku. 

"Saya kira ini babak yang di tahun 1998 lalu juga ditakutkan oleh publik ketika kemudian TNI/Polri menduduki jabatan sipil," kata Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus dalam keterangannya yang diterima, Minggu 29 Mei 2022.

Ia mengingatkan pemerintah dan DPR harus segera memastikan jabatan sipil tidak disandang oleh anggota TNI/Polri aktif. Ia juga mengungkap potensi bahaya yang muncul jika anggota TNI/Polri aktif semakin bebas menduduki jabatan sipil.

Sebab penunjukan itu tidak sesuai dengan semangat dan amanat reformasi serta melanggar aturan. Ia khawatir penunjukan itu menjadi awal dari penunjukan Pj kepala daerah yang tidak sesuai aturan. Ia juga menduga hal tersebut tidak lepas hubungannya dengan konsolidasi jelang Pemilu 2024.

Formappi mendorong penunjukan itu harus dihentikan karena tidak ada keuntungan dalam penunjukan penjabat kepala daerah dari anggota TNI/Polri aktif. Bahkan justru mencederai demokrasi di Indonesia.

"Otonomi jadi hilang dalam 2-3 tahun. Kebijakan yang diambil akan menjadi kebijakan pemerintah pusat. Semua akan jadi tumpang-tindih, tidak jelas lagi konsep otonomi daerah, berdemokrasi, dan lain sebagainya," ucap Lucius.

Sementara itu, Ray Rangkuti, pendiri Lingkar Madani menyatakan pengangkatan anggota TNI aktif melanggar Undang-Undang Nomor 5 tahun 2015 pasal 20 ayat 3 tentang jabatan sipil yang boleh diemban adalah yang berada pada instansi pusat. 

Ada juga UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang Tentara Nasional Indonesia. UU melarang TNI menduduki jabatan sipil, di luar 10 institusi. Institusi yang tertuang diantaranya Kemenkopolhukam, Kemenhan Lembaga Sandi Nasional, dan Mahkamah Agung.

"Setidaknya 8 dari 10 yang diberikan untuk duduk di posisi masih berkaitan dengan fungsi mereka sebagai pertahanan. Pelibatan TNI aktif dalam Jabatan sipil tidak boleh jauh dari fungsi pokok mereka sebagai lembaga yang berurusan dengan pertahanan negara," sebut Ray. 

Pemerintah juga mengabaikan  UU NO.34 tahun 2004, pasal 47  yang dengan tegas pada semua prajurit TNI yang menduduki jabatan sipil harus terlebih dahulu dimundurkan dari dinas aktif mereka di TNI. Dan terakhir, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 15/PUU-XX/2022 yang terbit pada 20 April 2022. 

"Penjabat ini dijadikan sebagai bagian dari memperkuat kekuasaan, bukan proses demokratisasi. Tetapi memperkuat konsolidasi pemerintah pusat, dengan cara begitu mereka menempatkan orang-orang yang mendapatkan resistensi cukup kuat, karena tidak menyumbang terhadap peningkatan kualitas demokrasi," kata Ray.

Ketua DPR RI Puan Maharani sebelumnya meminta pemerintah melakukan proses seleksi penjabat kepala daerah secara transparan dan terbuka bagi partisipasi publik. Puan Maharani menekankan agar proses tersebut bebas dari kepentingan politik. "Siapkan sarana yang memadai apabila masyarakat hendak memberi masukan dan lakukan penyaringan secara terukur dan terbebas dari kepentingan politik," pesannya.(*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Persik Kediri Juara Trofeo, Ronaldinho Tampil 30 Menit
    Persik Kediri Juara Trofeo, Ronaldinho Tampil 30 Menit
    26/06/2022 - 23:36
  • Tabrakan Melibatkan 17 Kendaraan di Tol Cipularang
    Tabrakan Melibatkan 17 Kendaraan di Tol Cipularang
    26/06/2022 - 23:01
  • Trofeo Ronaldinho, Arema FC Kalah Adu Penalti dari Persik Kediri
    Trofeo Ronaldinho, Arema FC Kalah Adu Penalti dari Persik Kediri
    26/06/2022 - 22:46
  • Tes SKD Jalur Polbit di Poltekbang Surabaya Diikuti 1.780 peserta
    Tes SKD Jalur Polbit di Poltekbang Surabaya Diikuti 1.780 peserta
    26/06/2022 - 22:11
  • Diperkuat Ronaldinho, Rans Nusantara Kalah Adu Penalti
    Diperkuat Ronaldinho, Rans Nusantara Kalah Adu Penalti
    26/06/2022 - 22:00

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • n-JAWA-ni: Kolaborasi Holobis Kuntul Baris
    n-JAWA-ni: Kolaborasi Holobis Kuntul Baris
    26/06/2022 - 11:36
  • Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    25/06/2022 - 13:24
  • Penghapusan Tenaga Honorer, Menyelesaikan atau Membuat Masalah?
    Penghapusan Tenaga Honorer, Menyelesaikan atau Membuat Masalah?
    25/06/2022 - 11:18
  • Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    25/06/2022 - 00:51
  • Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    24/06/2022 - 09:32
  • Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    23/06/2022 - 14:12
  • Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    23/06/2022 - 12:18
  • Terorisme dan Kritisisme
    Terorisme dan Kritisisme
    23/06/2022 - 01:34

KULINER

  • Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    25/06/2022 - 12:02
  • Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    25/06/2022 - 01:36
  • Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    24/06/2022 - 05:31
  • Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    24/06/2022 - 00:17
  • JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    23/06/2022 - 21:32