Peristiwa Nasional

Penolakan UAS oleh Singapura, Ulama Madura: Sangat Menggambarkan Islamofobia

Kamis, 26 Mei 2022 - 14:42 | 53.22k
Ustaz Abdul Somad (UAS). Beberapa waktu lalu ia ditolak masuk oleh Singapura. (FOTO: Republik)
Ustaz Abdul Somad (UAS). Beberapa waktu lalu ia ditolak masuk oleh Singapura. (FOTO: Republik)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Penolakan Ustaz Abdul Somad (UAS) oleh Singapura menuai atensi banyak pihak. Termasuk ulama Madura. Mereka menyatakan, negara tersebut adalah gambaran Islamofobia.

Sikap itu tercantum dalam pernyataan sikap yang terdiri dari para ulama, habaib, kiai dan tokoh masyarakat di Madura.

"Sikap resmi pemerintah Singapura yang disampaikan Ministry Home Affairs (Mendagri) of Singapore yang melakukan pencekalan terhadap UAS sangat menggambarkan Islamofobia negara Singapura," bunyi pernyataan itu yang dibacakan perwakilan Ulama Madura seperti dikutip di YouTube Hai Guys dikutip Kamis (26/5/2022).

Mereka menyebut Singapura telah melanggar resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tentang Anti-Islamofobia.

Ulama Madura pun mendesak Kementerian Luar Negeri RI agar proaktif menjaga warga negaranya tak terkecuali UAS yang dianggap sebagai ulama besar. Mereka juga menyayangkan sikap pemerintah Singapura atas UAS tersebut.

"(Ini) bisa menimbulkan rasa ketidakadilan di hati warga Indonesia dan selama ini warga negara Singapura sangat bebas keluar masuk ke Indonesia," jelasnya.

Kemarin, UAS menjadi perhatian publik usai mengklaim dirinya dideportasi Singapura. "UAS di ruang 1x2 meter seperti penjara di imigrasi, sebelum dideportasi dari Singapore," tulisnya di Instagram.

UAS mengaku pergi ke Singapura untuk berlibur bersama keluarga dan sahabatnya. Setiba di negara itu keluarga dan sahabatnya diperkenankan masuk. Namun, seorang petugas menarik UAS. Padahal, kata dia, mereka sudah melengkapi seluruh dokumen. (*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Editor : Faizal R Arief
Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES