Peristiwa Nasional

Gus Jazil: Konstitusi Harus Ditegakkan untuk Kesejahteraan Rakyat

Senin, 23 Mei 2022 - 17:09 | 35.40k
Gus Jazil: Konstitusi Harus Ditegakkan untuk Kesejahteraan Rakyat
Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid pada acara Doa Bersama Ulama dan Habaib Halalbihalal di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (22/5/2022). (foto: dok MPR RI)

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengatakan konstitusi memandatkan bahwa tujuan utama bernegara adalah melindungi segenap tumpah darah Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa, memajukan kesejahteraan umum, dan ikut mewujudkan perdamaian dunia. 

Mandat konstitusi ini harus diwujudkan sekuat tenaga dan diperjuangkan agar menjadi kenyataan.

”Konstitusi seharusnya mampu menghadirkan kesejahteran kepada rakyat. Kita negara besar, sumber alam kita melimpah. Batubara, nikel, timah, emas, minyak, semuanya ada. Konstitusi kita sudah memandatkan bahwa aset perekonomian kita harus dibangun dengan asas kekeluargaan, bukan hanya untuk segelintir orang,” ujar Gus Jazil pada acara Doa Bersama Ulama dan Habaib Halalbihalal Bersama Gus Muhaimin di Dyandra Convention Center, Surabaya, Minggu (22/5/2022).

Dikatakan Gus Jazil, dalam berbagai forum, tema soal ketuhanan, moralitas, persatuan maupun demokrasi sangat sering didengungkan. Tetapi lebih dari itu, ada hal yang tidak kalah penting untuk diangkat yakni bagaimana mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

”Kita butuh keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” ungkapya. 

Menurutnya, salah satu masalah terbesar yang dihadapi bangsa ini adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kekayaan alam Indonesia yang luar biasa belum bisa menjadi sumber kesejahteraan bagi sebagian besar rakyat.

MPR-RI-Jazilul-Fawaid-2.jpg

”Kesenjangan sosial masih kita rasakan. Yang kaya makin kaya, yang miskin maskin miskin. Kesenjangan jarak kesejahteraan antara si kaya dan miskin masih sangat jauh,” katanya. 

Gus Jazil mengingatkan apa yang disampaikan Ibnu Khaldun bahwa salah satu sebab runtuhnya sebuah negara karena mengabaikan hukum dan tidak tegaknya keadilan. ”Undang-Undang Dasar yang kita sebut sebagai norma tertinggi konstitusi kita, terkadang dikalahkan dengan UU yang lain, yakni UUD, ujung-ujungnya duit,” urainya. 

Menurutnya, bangsa ini tidak boleh dikelola dengan cara-cara yang tidak benar. ”Kita harus ingatkan bahwa bangsa ini sudah memiliki landasan hukum Pasal 33 Undang-Undang 1945 yang menjadi dasar sistem perekonomian nasional. Pasal 33 ayat 3, bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat,” paparnya. 

Namun, diakuinya perjuangan untuk mewujudkan keadilan sosial bukanlah perkara mudah. Perjuangan politik dan ekonomi, sesungguhnya muaranya adalah untuk mewujudkan kesejahteraan sosial. ”Tasharruf imam ala ra'iyyah manuthun bil maslahah. Kebijakan seorang pemimpin terhadap rakyatnya mestinya hendak didasarkan pada kemaslahatan umum,” tutur Gus Jazil.

Gus Jazil mengatakan bahwa perjuangan para ulama, para santri dalam mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) hingga hari ini sungguh luar biasa jasanya. Namun peran santri, baik dari sisi ekonomi maupun politik masih sangat minim bahkan segelintir. ”Hanya sedikit sekali para santri yang kemudian lahir menjadi pengusaha, menjadi politisi yang andal atau menguasai asset-aset besar atau mampu menggerakkan ekonomi yang lebih besar,” katanya. 

Keadaan santri yang dipinggirkan oleh kekuatan besar di luar santri, kata Gus Jazil, harus menjadi kesadaran para santri untuk terus berjuang agar memiliki kemampuan dan kemandirian dalam setiap gerak. Dalam setiap upaya untuk dapat memberikan sumbangan yang terbaik kepada bangsa ini. 

”Politik hari ini lebih bercorak dan condong pada pasar dan transaksi dimana kekuasaan bercorak traksaksional. Ini benar-benar sangat mengkhawatirkan, Praktik money politics begitu marak. Kami berkeyakinan jika kondisi seperti ini terus berlanjut maka para santri akan terpinggirkan,” katanya. 

Menurutnya, untuk memenangkan keadaan, para santri harus memiliki tekad yang sama, kekuatan dan satu barisan untuk mobilisasi kekuatan politik. Kekuatan yang dapat melawan keadaan melawan kapitalisme dan oligarki. Harus kita akui bahwa sejak era Reformasi, kaum santri, kaum nahdliyin sudah dapat menduduki posisi-posisi strategis. Baik menjadi menteri, pimpinan MPR, pimpinan DPR, gubernur dan wali kota. 

Di hadapan para kiai para ulama para hababib, Gus Jazil mengajak kalangan santri untuk meneguhkan keyakinan bahwa pada suatu sat nanti, kaum santri akan dapat memimpin negeri ini. ”Mudah-mudahan dengan keyakinan dan doa serta perjuangan kita semua, kepemimpinan Indonesia dapat kita rebut menjadi kekuatan yang mampu memberikan kesejahteraan, kemakmuran untuk rakyat Indonesia,” tuturnya.

Gus Jazil mengaku sangat optimistis bahwa dengan integritas dan moralitasnya, para santri akan mampu memimpin Indonesia yang berpihak kepada rakyat, bukan berpihak kepada “orang-orang kuat”, orang-orang kaya, dan orang-orang yang menyalahgunakan konstitusi. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Budayawan dan Pelaku Spiritual Surabaya Jagokan Erick Thohir di Pilpres 2024 
    Budayawan dan Pelaku Spiritual Surabaya Jagokan Erick Thohir di Pilpres 2024 
    25/06/2022 - 14:53
  • Kebar Gembira! Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Majalengka
    Kebar Gembira! Ada Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor di Majalengka
    25/06/2022 - 14:47
  • Mogok di Tengah Rel, Pengendara Motor Meninggal Ditabrak Kereta Api
    Mogok di Tengah Rel, Pengendara Motor Meninggal Ditabrak Kereta Api
    25/06/2022 - 14:41
  • Semarakkan Porprov Jatim, Java Lotus Hotel Hadirkan Live Music di Sky Lounge Rooftop
    Semarakkan Porprov Jatim, Java Lotus Hotel Hadirkan Live Music di Sky Lounge Rooftop
    25/06/2022 - 14:27
  • Kemenag Belum Terima Informasi Resmi Terkait Penambahan Kuota Haji
    Kemenag Belum Terima Informasi Resmi Terkait Penambahan Kuota Haji
    25/06/2022 - 14:20

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    25/06/2022 - 13:24
  • Penghapusan Tenaga Honorer, Menyelesaikan atau Membuat Masalah?
    Penghapusan Tenaga Honorer, Menyelesaikan atau Membuat Masalah?
    25/06/2022 - 11:18
  • Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    25/06/2022 - 00:51
  • Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    24/06/2022 - 09:32
  • Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    23/06/2022 - 14:12
  • Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    23/06/2022 - 12:18
  • Terorisme dan Kritisisme
    Terorisme dan Kritisisme
    23/06/2022 - 01:34
  • Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    22/06/2022 - 17:46

KULINER

  • Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    25/06/2022 - 12:02
  • Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    25/06/2022 - 01:36
  • Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    24/06/2022 - 05:31
  • Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    24/06/2022 - 00:17
  • JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    23/06/2022 - 21:32