Kopi TIMES

Gerakan Credit Union: Suatu Upaya Kemandirian Ekonomi

Selasa, 24 Mei 2022 - 02:00 | 54.20k
Gerakan Credit Union: Suatu Upaya Kemandirian Ekonomi
Efrial Ruliandi Silalahi, Peneliti Gerakan Credit Union.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Credit union adalah lembaga keuangan yang 100 persen dimiliki anggota dan dikelola oleh putra-putri bangsa. Pemerintah perlu memberikan perhatian lebih besar terhadap perkembangan credit union. Apalagi di tengah derasnya investasi asing di industri keuangan, peran credit union di tanah air seharusnya terus diperkuat dan diperluas sebagai penyeimbang.

Sebagai gerakan kemandirian ekonomi rakyat sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945, negara wajib melindungi gerakan credit union di Indonesia, seperti di negara lain (Filipina, Thailand, Korea Selatan, Kanada, Spanyol dan lainnya) yang telah meletakkan gerakan credit union sebagai pilar utama ekonomi negara, serta dapat mengakses fasilitas negara seperti subsidi perumahan dan lain-lain. 

Berbagai inisiatif dan kreativitas bentuk layanan keuangan yang diberikan credit union sangat dirasakan manfaatnya oleh anggota. Misalnya saya  berbicara credit union yang juga berperan penting dalam mewujudkan perdamaian dan rekonsiliasi pasca konflik horizontal di Kalimantan Barat tahun 1999 lalu. Begitu juga anggota credit union saat ini berasal dari semua suku, agama, dan etnis yang ada di Indonesia. Dengan situasi yang aman dan kondusif maka kegiatan ekonomi di Indonesia dapat berjalan dengan baik dan lancar. Credit union menyesuaikan kebijakan dan program sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Gerakan credit union pada prinsipnya merupakan salah satu bentuk sistem perekonomian kerakyatan. Karena di dalam credit union seluruh anggota adalah pemilik, sebagai pemilik tentunya ikut menentukan arah dan kebijakan dari credit union tersebut. Dengan sistem satu anggota satu suara, sangat jelas bahwa program-program kerja, arah kebijakan, serta hal yang terkait dengan produk dan jenis usahanya sudah melalui proses kekeluargaan dan demokratis. 

Credit union memiliki anggota dan modal usaha yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap perekonomian masyarakat. Pada prinsipnya, pertumbuhan uang yang beredar harus lebih banyak di masyarakat. Semakin berkembangnya sebuah credit union, maka semakin baik juga dampaknya. Bahkan diharapkan bisa banyak lagi unit usaha yang dapat dibiayai, yang sebelumnya dilakukan pengkajian oleh pihak credit union. Misalnya, pengembangan unit usaha pada suatu komunitas adat. Setelah dilakukan pengkajian, unit usaha tersebut ternyata bagus. Namun, mereka memerlukan modal untuk meningkatkan usaha, maka disinilah peran credit union untuk membantu.

Usaha yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi harus dijaga, terlebih untuk seluruh komponen masyarakat. Kepercayaan sangat diperlukan dalam perkembangan usaha dan harus melihat manfaatnya yang lebih besar agar dapat menjangkau masyarakat luas. Ketika solidaritas dinilai sebagai asuransi maka akan terjadi kekeliruan (kesalahpahaman) dalam masyarakat. Dana solidaritas yang dihimpun dari para anggotanya untuk diberikan kembali kepada anggotanya yang mengalami musibah seperti sakit dan kematian, dianggap oleh Polisi sebagai praktik asuransi. Hal inilah yang terjadi di Credit Union Kalimantan Barat beberapa waktu lalu.

Lebih detailnya credit union menyelenggarakan program solidaritas anggota yaitu solidaritas kesehatan yaitu bantuan pengobatan dan solidaritas kedukaan untuk sumbangan duka kepada anggota yang meninggal dunia. Sumbangan-sumbangan itu hanya diperuntukkan bagi anggota semata. Sumbangan ini dinilai tepat sasaran karena sangat membantu anggota lantaran adat setempat, proses yang berkaitan dengan upacara kematian bisa diselenggarakan hingga beberapa hari. Program solidaritas ini sesuai dengan pilar credit union dan tidak bermotif ekonomi tetapi bersifat sosial semata. Jadi tidak benar bahwa credit union menjalankan praktik asuransi.

Kita dapat menilai dengan objektif bahwa yang dapat menyelamatkan rakyat (masyarakat) adalah mereka sendiri dengan mengedepankan prinsip kemandirian. Perlunya menggalang dana dimana para anggota mengumpulkan uang yang mereka miliki dan meminjam dari dana tersebut serta diimbangi dengan rangkaian pendidikan bagi anggota seperti pendidikan dasar, literasi keuangan dan literasi usaha.

Credit union harus berkembang secara inklusif tanpa memandang latar belakang apapun. Salah satu prinsip yang mesti diketahui oleh pihak lain adalah solidaritas. Tidak hanya berurusan dengan menabung dan meminjam, credit union juga mengajak anggota peduli kepada anggota lain. Kepedulian tersebut diwujudkan dalam skema iuran solidaritas untuk meringankan beban anggota lain apabila mengalami musibah. 

***

*) Oleh: Efrial Ruliandi Silalahi, Peneliti Gerakan Credit Union.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Kasus Stunting di Pangandaran Turun Selama 2 Tahun Terakhir
    Kasus Stunting di Pangandaran Turun Selama 2 Tahun Terakhir
    25/06/2022 - 07:24
  • These 3 Groups of Pilgrim Get Previlege with Badal Hajj for Free from Kemenag RI
    These 3 Groups of Pilgrim Get Previlege with Badal Hajj for Free from Kemenag RI
    25/06/2022 - 07:11
  • 7 Film Aksi Korea, Dijamin Seru Menegangkan Temani Akhir Pekan
    7 Film Aksi Korea, Dijamin Seru Menegangkan Temani Akhir Pekan
    25/06/2022 - 06:41
  • Mendaki Gunung Cara Asik Isi Liburan, Ini Rekomendasi Gunung untuk Anak-Anak
    Mendaki Gunung Cara Asik Isi Liburan, Ini Rekomendasi Gunung untuk Anak-Anak
    25/06/2022 - 06:17
  • 4 Crazy Benefits of Basil Seeds for Your Health
    4 Crazy Benefits of Basil Seeds for Your Health
    25/06/2022 - 05:34

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    25/06/2022 - 00:51
  • Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    24/06/2022 - 09:32
  • Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    23/06/2022 - 14:12
  • Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    23/06/2022 - 12:18
  • Terorisme dan Kritisisme
    Terorisme dan Kritisisme
    23/06/2022 - 01:34
  • Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    22/06/2022 - 17:46
  • Refleksi Hari Krida Pertanian: Pemulihan Ekonomi Melalui Pertanian
    Refleksi Hari Krida Pertanian: Pemulihan Ekonomi Melalui Pertanian
    22/06/2022 - 14:36
  • Bahaya Laten AKM dan Alternatif Mitigasinya
    Bahaya Laten AKM dan Alternatif Mitigasinya
    21/06/2022 - 15:56

KULINER

  • Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    25/06/2022 - 01:36
  • Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    24/06/2022 - 05:31
  • Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    24/06/2022 - 00:17
  • JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    23/06/2022 - 21:32
  • 10 Kuliner Khas Arab Saudi, JCH Indonesia Wajib Coba
    10 Kuliner Khas Arab Saudi, JCH Indonesia Wajib Coba
    23/06/2022 - 03:33