Kopi TIMES

Tanaman Hias Bukan Sekadar Hiasan

Selasa, 24 Mei 2022 - 01:44 | 66.44k
Tanaman Hias Bukan Sekadar Hiasan
Nova Anggraeni, Mahasiswa Magister Agribisnis Direktorat Program Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Malang.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, MALANG – Geliat perkembangan tanaman hias dewasa ini menunjukan tren positif. Bukan hanya sekedar tanaman yang ditanam di lahan kosong. Tanaman hias sudah masuk ke berbagai lini ruang masyarakat. Bukan pula komoditas buangan, tanaman hias bertransformasi menjadil ladang ekonomi baru.

Apa yang menyejukan mata ketika pertama datang ke suatu tempat baru? Misal bandara, stasiun, hotel, tempat wisata atau kafe. Suasana hijau dan gerak gemulai tanaman yang bergoyang mengikuti angin. Terkadang juga dalam ruangan yang pebuh sesak tumpukan kertas, tanaman adalah objek untuk cuci mata sejenak dan merilekskan pikiran.

Tanaman hias dalam rumpun pertanian biasa disebut florikultura, yaitu disiplin ilmu terkait pembudidayaan tanaman berbunga dan tanaman hias. Rumpun ini masuk dalam sektor hortikultura. Biasanya tanaman memang memiliki nilai lebih ketika memiliki bunga, misal anggrek, mawar, krisan dan sebagainya. Namun tanaman berdaun saja, juga sudah bisa digunakan untuk menambah nilai estetika misal tanaman dari sanseviera, aglonema, palm, keladi, kuping gajah dan sebagainya.

Jika rajin berselancar, banyak berita terkait tanaman hias yang memiliki nilai fantastis. Bahkan beberapa publik figur secara terang-terangan juga memosting tanaman hiasnya di sosial media mereka. Ada pula yang rela barter kendaraan mewah dengan tanaman. 

Hal ini dikarenakan tananam hias memang memiliki daya tarik tersendiri sehingga ada kepuasan apabila dapat mengkoleksinya. Memiliki tanaman hias juga bisa pertanda kelas sosial di masyarakat. Manfaat lain berdasar beberapa kajian tanaman memiliki berbagai kandungan untuk mengobati penyakit pernapasan dan antibodi seseorang. Seperti halnya hobi lain. Hobi tanaman hias juga selalu berkembang.

Meski demikian tanaman hias sering dipandang sebelah mata. Dikarenakan harganya yang semakin tinggi, seolah tanaman hias hanya bisa dimiliki oleh kalangan tertentu. Pemerintah juga belum memposisikan florikultura sebagai sektor prioritas dalam pertanian. Terbukti selalu sektor ketahanan dan kemandirian pangan mendapat prioritas tinggi dalam penetuan kebijakan.

Padahal tahun 2020 lalu Pendapatan domestik Bruto (PDB) sektor hortikultura (yang didalamya juga florikultura) mencapai Rp. 250.457,8 M atau berkontribusi terhadap 15,90 persen terhadap sektor pertanian. Sektor ini juga mampu menyerap 3.162.242 orang tenaga kerja (Dirjen Hortikultura Kementan RI, 2020). Padahal kita tahu bersama ditahun tersebut Indonesia memasuki tahun pertama pandemi Covid-19.

Komoditas tanaman hias yang memiliki kontribusi besar dalam sektor hortikultura adalah anggrek. Di tahun 2020 produksi nasional anggrek mencapai 11,68 juta tangkai dan luas panen mencapai 95,38 hektar dengan Provinsi Jawa Timur sebagai daerah terbesar produksi yakni 36,38 persen dari nasional dengan prduksi mencapai 4,08 juta tangkai dan luas panen 47,88 hektar. 

Permintaan tanaman hias juga semakin besar. Terbukti dari naiknya nilai ekspor tanaman hias sebesar 69,7 persen yeor on year (YOY) menjadi 10,77 juta Dollar Amerika Serikat pada 2021 lalu. Negara Jepang tercatat sebagai tujuan utama pangsa ekspor sebesar 32,23 persen dari data tersebut ada sekitar 70 eksportir tanaman hias Indonesia, Provinsi Jawa Barat adalah Provinsi dengan jumlah eksportir terbanyak yaitu 25 eksportir (Kompas.com,29/12/2021).

Bisnis tanaman hias selama pandemi memang menggiurkan. Kegiatan tetap tinggal di rumah atau stay at home selama pandemi yang memang digalakan dunia, mau tidak mau membuat kejenuhan. Tanaman hias lah yang menjadi komoditas stress release yang banyak diburu. Entah sekedar iseng bertanam atau keterusan menjadi bisnis. 

Banyak individu yang menangkap peluang tersebut. Misal seorang pengusaha asal Cirebon yang awalnya hanya sekedar habi melepas penat selama PPKM, sekarang berhasil meraup jutaan Rupiah dari bisnis tanaman hias (Times Indonesia, 26/2/2022). Lebih lama misalnya, bisnis tanaman hias di Tangerang yang sudah berdiri sejak 2017 lalu mampu mencapai omzet Rp 40 Juta per bulan sejak pandemi lalu (Kompas, 9/1/2021).

Kelebihan bisnis tanaman hias adalah bukan merupakan makanan pokok sehingga elastisitas permintaannya lebih tinggi dari makanan. Secara historis permintaan tanaman hias memang cenderung meningkat pada momen tertentu berkaitan keagamaan seperti Idul Fitri, Natal, Nyepi dan Imlek. Selain itu permintaan juga akan tinggi ketika peringatan tertentu seperti hari valentine, pernikahan, wisuda, menjenguk orang yang sakit, pilkada, pemilu dan karangan bunga ucapan ( Wahyudi dkk, 2017).

Oleh karena itu sektor tanaman hias layak diusahakan menjadi sektor bisnis Artinya tanaman hias kini bukan hanya sekedar hiasan. Sektor ini bisa menciptakan peluang kerja juga menyerap tenaga kerja dan tentu berkontribusi terhadap perekonomian nasional.

Nah, anda tertarik mengkoleksi tanaman hias atau malah berkeinginan menjadi pebisnis tanaman hias?   

***

*) Oleh: Nova Anggraeni, Mahasiswa Magister Agribisnis DPPM Universitas Muhammadiyah Malang.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Cara Mencuci Cobek Batu yang Tepat agar Bebas Belatung 
    Cara Mencuci Cobek Batu yang Tepat agar Bebas Belatung 
    25/06/2022 - 14:12
  • Pj Bupati Morotai: Mencegah Stunting Butuh Dukungan Semua Pihak
    Pj Bupati Morotai: Mencegah Stunting Butuh Dukungan Semua Pihak
    25/06/2022 - 13:42
  • Ponpes Darul Hikam Undang Mahasiswa Washington State University Berbagi Tips Raih Beasiswa LPDP
    Ponpes Darul Hikam Undang Mahasiswa Washington State University Berbagi Tips Raih Beasiswa LPDP
    25/06/2022 - 13:36
  • Hasil Latihan Bebas MXGP Samota 2022: Tim Gajser Tercepat
    Hasil Latihan Bebas MXGP Samota 2022: Tim Gajser Tercepat
    25/06/2022 - 13:30
  • Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    25/06/2022 - 13:24

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    Ziarah (Imajiner) Makam Bung Karno: 'Gerakan Hidup Baru'
    25/06/2022 - 13:24
  • Penghapusan Tenaga Honorer, Menyelesaikan atau Membuat Masalah?
    Penghapusan Tenaga Honorer, Menyelesaikan atau Membuat Masalah?
    25/06/2022 - 11:18
  • Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    Sketsa TWKM ke-32 Mahasiswa Pecinta Alam se-Indonesia
    25/06/2022 - 00:51
  • Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    Catatan Ketua MPR RI: Stunting, Anak Putus Sekolah dan Endapan Dana Pemda
    24/06/2022 - 09:32
  • Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    Koalisi Parpol, Upaya Membatasi Gerak Politik PDIP Pada Pilpres 2024?
    23/06/2022 - 14:12
  • Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    Memaknai Burung Enggang dalam Motif Batik Suku Dayak Kalimantan Tengah
    23/06/2022 - 12:18
  • Terorisme dan Kritisisme
    Terorisme dan Kritisisme
    23/06/2022 - 01:34
  • Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    Konstitusionalitas Durasi Kampanye Pemilu 2024
    22/06/2022 - 17:46

KULINER

  • Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    Resep Cobek Bakar, Aromanya Bikin Keluarga Ngumpul
    25/06/2022 - 12:02
  • Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    Bosan dengan Olahan Sapi Biasa? Yuk Intip Resep Satu Ini!
    25/06/2022 - 01:36
  • Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    Watermelon Lemonade Smoothie, Si Semangka Merah Penghilang Dahaga
    24/06/2022 - 05:31
  • Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    Martabak Black Ajipp, Cemilan Inovatif Bandung yang Tak Kalah Legit
    24/06/2022 - 00:17
  • JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    JW Marriott Surabaya Buka Gerai Wine & Co
    23/06/2022 - 21:32