Gaya Hidup

Bagaimana Cara Mengatasi Kebosanan ketika Berada di Rumah

Minggu, 01 Mei 2022 - 18:51 | 31.85k
Bagaimana Cara Mengatasi Kebosanan ketika Berada di Rumah
Hikmah Islamiyati, M.Psi., Psikolog
Pewarta: | Editor: Amar Riyadi

TIMESINDONESIA, YOGYAKARTA – style="text-align:justify">Rubrikasi Konsultasi Psikologi ini hasil kolaborasi antara TIMES Indonesia dengan Komunitas Psikologi Psycho Education Centre (PEC).

Terima kasih Konsultasi Psikologi TIMES Indonesia sudah berkenan menerima kami.

Sebelumnya, kami mohon maaf.

Perkenalkan bapak/ibu, saya adalah seorang remaja yang sekarang duduk dibangku SMA di Semarang, Jawa Tengah. Saya anak terakhir dari 5 bersaudara. Orang tua saya usianya di atas 60 tahun.

Sejak adanya pandemi virus Corona, saya oleh orang tua dilarang keluar rumah, berkumpul dengan teman-teman. Orang tua saya takut, saya kalau keluar rumah nanti tertular virus corona dan membawa virus ketika pulang ke rumah. Padahal, saya itu orangnya tidak biasa diam di rumah. Saya terbiasa kumpul-kumpul bareng teman di warung, main bola, jalan-jalan termasuk mengerjakan tugas sekolah. Karena sering di rumah terus, saya jadi tertekan karena saya tidak mendapatkan hiburan. Sedangkan saya sendiri tidak suka main game atau nonton film?

Oya, sebagai tambahan informasi, kami sekeluarga sudah mengikuti anjuran pemerintah yaitu suntuk vaksin sampai dosis 2.

Bagaimana caranya saya menjelaskan kepada orang tua bahwa saya biasa menjaga diri bahwa saya tidak akan membawa virus corona ketika pulang ke rumah dan saya masih tetap bergaul dan berkomunikasi dengan teman-teman?

Bagaimana caranya agar saya tidak mudah merasa bosan dan kesepian di rumah?

Demikian yang ingin saya tanyakan, terima kasih.

Fn,

Pelajar SMA di Semarang, Jawa Tengah

Wassalamu’alaikum w.w

 

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Terimakasih telah menghubungi, dan berbagi pengalamannya kepada kami. Selanjutnya, saya akan mencoba menjawab pertanyaan saudara. Terdapat dua hal yang menjadi fokus pertanyaan, pertama berkaitan dengan cara berkomunikasi mengenai fenomena pandemi covid-19 kepada orang tua. Kedua, berkaitan dengan cara mengatasi kejenuhan selama di rumah saja (stay at home).

Dua tahun lebih fenomena pandemi covid-19 ini terjadi di seluruh dunia. Ada beberapa dampak yang diakibatkan pandemi ini. Di antaranya adalah menimbulkan stres dan kecemasan pada beberapa orang. Salah satu yang mengalami yaitu saudara dan orang tua. Sehingga, saya dapat memahami kondisi saudara maupun orang tua yang merasa jenuh, khawatir maupun perasaan tidak nyaman lainnya.

Hal tersebut juga suadara alami dikarenakan adanya kekhawatiran dari orang tua yang melarang saudara untuk keluar rumah. Sehingga, membuat saudara tidak nyaman. Lalu bagaimana cara mengkomunikasikan hal tersebut?. Saya punya istilah yang biasa saya berikan kepada klien yaitu “AKSI” (Akui, Konkrit, Situasi, Inisitif).

Pertama yaitu Akui. Ketika berbeda pendapat dengan orang tua, yang dapat dilakukan adalah akui / validasi  terlebih dahulu perasaan orang tua. (dalam hal ini, perasaan orang tua saudara adalah rasa takut atau khawatir). Saudara dapat mengkomunikasikan bahwa saudara dapat memahami perasaan takut tersebut.

Kedua yaitu Konkrit. Penjelasan yang diberikan ke orang tua biasanya lebih bersifat nyata dan konkrit serta jelas. Tentu hal tersebut sejalan dengan adanya perkembangan otak pada lansia yang tidak lagi optimal. Sehingga, perlu dijelaskan secara lebih jelas dan kongkrit. Saudara dapat memberikan pendapat seputar covid dan pencegahannya, serta berikan bukti nyata seperti video atau artikel.

Ketiga yaitu situasi. Ketika berkomunikasi dengan siapapun salah satunya orang tua, alangkah baiknya perhatikan situasi dan kondisinya agar lebih tepat dalam menyampaikan pendapat.

Keempat yaitu Inisiatif. Jika telah diobrolkan, selanjutnya saudara dapat mengambil tindakan (yaitu berinisiatif untuk bersama sama mengajak orang tua untuk mulai perlahan keluar rumah sesuai prokes).

Selain itu, saudara juga merasa berat karena harus tinggal di rumah saja (stay at home). Padahal, disisi lain, sesuai usia perkembangan saudara sebagai remaja adalah masa dimana saat nya mengeksplor kemampuan diri maupun menjalin sosial dengan lingkungan sekitar. Oleh karena hal itu wajar jika saudara merasa tidak nyaman jika terus-terusan berada di rumah saja.

Beberapa hal yang dapat dilakukan saudara yaitu; pahami dulu bahwa perasaan jenuh, bosan, stres dan lain-lain adalah perasaan yang wajar (dapat dilakukan dengan sejenak berdiam, menarik napas agar ritme organ tubuh lebih stabil).

Lakukan kurang lebih 5-10 menit saja. Selanjutnya, jika perasaan sudara telah lebih terkendali, silakan lanjutkan aktivitas di rumah yang sesuai hobi (misal, dapat menelpon teman dan saling mengobrol). Atau saudara juga sesekali dapat mengundang teman ke rumah (tentu dengan izin orang tua, setelah saudara terapkan tips berkomunikasi seperti penjelasan saya di atas tadi).

Semoga jawaban diatas dapat bermanfaat dan membantu saudara. Semoga saudara dan keluarga diberi kesehatan di tengah wabah pandemi Covid-19 yang masih terus berjalan ini.

Salam sehat jiwa.

Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh.

Salam hormat,

Hikmah Islamiyati, M.Psi., Psikolog

Bagi TIMES Lovers yang ingin berkonsultasi dapat mengirimkan materi tertulis melalui email yaitu timesjogja@gmail.com dan psychoeducationcenter@gmail.com serta saluran WA 081882860588. Rubrikasi Konsultasi Psikologi ini akan hadir seminggu sekali yaitu setiap hari Sabtu. (*)

**) Dapatkan update informasi pilihan setiap hari dari TIMES Indonesia dengan bergabung di Grup Telegram TI Update. Caranya, klik link ini dan join. Pastikan Anda telah menginstal aplikasi Telegram di HP.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Harkitnas 2022, Ketua DPR RI Serukan Semangat Gotong Royong Bangkit dari Covid-19 
    Harkitnas 2022, Ketua DPR RI Serukan Semangat Gotong Royong Bangkit dari Covid-19 
    20/05/2022 - 12:15
  • Beri Tempat untuk Suporter PSIS di Kanjuruhan, Panpel Arema FC Sediakan 400 Tiket
    Beri Tempat untuk Suporter PSIS di Kanjuruhan, Panpel Arema FC Sediakan 400 Tiket
    20/05/2022 - 12:03
  • Ketua DPR RI Puan Maharani: Tidak Ada Pencapaian Tanpa Kerja Keras
    Ketua DPR RI Puan Maharani: Tidak Ada Pencapaian Tanpa Kerja Keras
    20/05/2022 - 11:51
  • Berikut 6 Lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta
    Berikut 6 Lokasi Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta
    20/05/2022 - 11:44
  • Gus Halim: SDGs Desa Bisa Kembangkan Desa Berbasis Data dan Mumpuni
    Gus Halim: SDGs Desa Bisa Kembangkan Desa Berbasis Data dan Mumpuni
    20/05/2022 - 11:39

TIMES TV

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

Nyaman dan Aman, Yuk Belanja ke Matos

10/11/2021 - 09:39

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena

Suara Merdu Dipikat Label Maia Estianty- Ninaya Ilena
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji

Jelajah Kopi Nusantara : Sukron, Anak Desa Bangkitkan Kopi Taji
Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

Pemkot Malang Kuatkan Infrastruktur Digital Penunjang Smart City Melalui Wifi Gratis

iGuides

  • Tawarkan Konsep Baru, Saygon Hotel and Cottage Terekomendasi Iguides 5 Star
    20/03/2022 - 18:00
  • Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    Skipjack, Kuliner Seafood Murah Rasa Bintang Lima, iGuides Recommended!
    28/01/2022 - 10:38
  • Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    Miliki Kolam Ombak Ikonik, Saygon Waterpark Iguides Recommended
    07/12/2021 - 20:06
  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05

KOPI TIMES

  • Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    Bidan Praktik Mandiri Harus Profesi Bidan
    19/05/2022 - 19:24
  • Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    Catatan Atas Pembentukan Partai Mahasiswa Indonesia
    19/05/2022 - 17:11
  • Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    Urgensi Budaya Literasi di Era Digital
    19/05/2022 - 05:35
  • Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    Kongres III PERGUNU: Perlu Keberanian Menata Sistem Organisasi Profesi Guru
    19/05/2022 - 03:33
  • Cintai Pekerjaan
    Cintai Pekerjaan
    18/05/2022 - 17:51
  • Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    Profesi Jurnalis Sangat Penting Bagi Kaum Perempuan
    17/05/2022 - 09:17
  • Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    Islam Untuk Kemanusiaan dan Kedamaian Dunia
    16/05/2022 - 06:28
  • Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    Di Balik Substansi dan Eksistensi Partai Mahasiswa Indonesia
    14/05/2022 - 16:00

KULINER

  •  4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
     4 Makanan Mahal Luar Negeri dengan Harga Terjangkau di Indonesia
    19/05/2022 - 08:25
  • Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    Pesona Cafe Laut Semare Binaan Potensial HCML
    18/05/2022 - 20:34
  • Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    Menikmati Suasana Kupatan Ala Ijen Suites Resort & Convention Malang
    18/05/2022 - 01:33
  • Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    Emil Dardak Penasaran Paru Babat Nggongso Probolinggo
    16/05/2022 - 19:38
  • Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    Di Banyuwangi Ada Sajian Kuliner Nusantara dalam Nuansa Pulau Santorini Yunani
    16/05/2022 - 17:12